Malam itu Ibuku baru saja pulang. namun anehnya Aku sama sekali tidak melihat barang belanjaan yang Ibuku bawa, padahal tadi ia pamit untuk berbelanja kebutuhan rumah. bajunya pun basah kuyup karena di luar sedang hujan deras.
" loh bu gak jadi belanja ya" tanyaku pada nya
Ibuku hanya menggelengkan kepala sambil matanya menatap tajam ke arahku. Aku pun merasa aneh dengan sikap ibuku.
" yaudah bu, ibu ganti baju dulu biar nanti aku buatkan ibu teh hangat". ujar ku
aku pun membuatkannya teh hangat dengan sedikit gula seperti biasa. setelah itu aku melihat Ibuku keluar dari kamarnya, Ibuku menggunakan daster berwarna putih panjang dengan rambutnya yang terurai. sebelumnya aku tak pernah melihat Ibuku menggunakan pakaian itu.
" ini buk tehnya" ujarku
Ibu hanya tersenyum sambil menatap ke arahku. akupun Bertanya Pada Ibuku tentang daster barunya.
" Ibu baru beli Daster ya, Kenapa warnanya putih polos begini, kan kesannya Jadi horor Bu". Tanyaku padanya
" kenapa sayang daster ini sangat cantik bukan" saut ibuku sambil meminum teh yang aku buat.
Aku merasa heran dengan selera fashion Ibuku saat ini. biasanya ia selalu suka pakaian yang bermotif dan berwarna.
Tak lama ibuku ku bangun dari tempat duduknya dan menuju kamarnya. aku merasa ibuku tidak seperti biasanya, biasanya sebelum tidur Ia selalu mengucapkan selamat malam padaku. Namun saat itu aku berpikir mungkin ibuku sudah lelah setelah kehujanan.
Lalu aku pun juga berjalan menuju kamarku untuk tidur, namun sofa yang tadi di ibuku duduki basah. Kukira itu adalah air hujan yang masuk melalui celah genteng. Namun saat aku cek baunya seperti bau air teh. Aku berpikir Apakah tadi Ibuku menumpahkan tehnya? tapi kenapa dia tidak bilang, Apakah tumpahan teh itu tidak membuat bajunya basah. aku pun langsung membersihkan tumpahan teh itu, dan langsung menuju kamarku untuk tidur.
Keesokan paginya aku terbangun oleh suara jeritan ayahku yang memanggil-manggil Namaku.
" Sella Selaaa kamu dimana nak" seru ayahku sampai mengagetkan ku
" iya ayah sella baru saja bangun tidur, kok ayah udah pulang bukanya ada tugas diluar kota" ujarku
Ayahku langsung memelukku sambil menangis, Aku pun bingung dengan ayahku saat ini.
" kenapa ayah menangis" ujarku
" ibumu nak" ujar ayahku
" Hah ibu, ibu ada dikamar ayah sepertinya ibu belum bangun" ujarku menjelaskan pada ayahku
" Tidak mungkin ibumu ada dikamar nak, ibumu sudah meninggal karena kecelakaan kemarin" jelas ayahku sambil menangis
" Hah gak mungkin Ayah, tadi malam Ibu pulang dalam keadaan basah kuyup, aku pun membuatkan Ibu teh dan ibu meminumnya". jelasku
" Mana mungkin nak, ibumu ditemukan dalam kondisi meninggal, mana mungkin dia pulang" jelas ayahku
Akupun tak percaya dengan perkataan ayahku, aku langsung pergi ke kamar Ibuku untuk melihat nya. namun aku tak menemukan ibuku di dalam kamar. aku memanggil-manggil ibuku namun tak ada jawaban. di kasurnya aku hanya menemukan sobekan kain yang bertuliskan
" MALAM INI IBU TEMANI"
TAMAT