Satu detik...
Dua detik...
"Ah, lama sekali." Seorang anak kecil mendesah kecewa kala melihat mata hari hampir terbenam dibagian barat dermaga sana. Ia sudah lama menunggu. Namun, kabar baik tak kunjung menjemput.
Antonio. Anak itu bernama Antonio. Ayahnya seorang kapten yang berlayar ke negara yang sangat jauh dari Amerika. Ibunya ikut dengan Ayahnya sebagai awak kapal. Antonio dititipkan disini bersama Pamannya, Jackson.
Ia selalu menunggu di dermaga. Disetiap kapal yang mendekati dermaga selalu ia tanyai. Jawabannya tetaplah sama.
"Kapal Ayahmu menabrak karam. Ia tidak selamat."
Hanya itu. Ia tidak menyetujui dan bersikeras untuk berada disana. Sehabis pulang dari sekolah, ia akan mandi dan pergi ke dermaga.
Sampai detik ini,
Ia menatap matahari terbenam dibagian barat dermaga. Menunggu kepastian dan bertanya-tanya kapan orangtuanya pulang.