Noona adalah salah satu siwa magic school
Meskipun noona anak yang cerdas, namun ia belum menemukan kemmpuan spesialnya. Kerena belum menemukan kemampuanya ia sering di hina oleh teman teman seangkatanya.
Noona sempat depresi akan perbuatan teman temanya,
Setiap malam ia menangis serta menyalahkan dirinya.
Kenapa? Aku belum menemukan kemampuan spesialku,
Aku lelah diperlakukan seperti ini. Ucapnya sambil menangis
Noona tertidur sambil menangis
Keesokan harinya iya bersiap siap untuk pergi ke sekolahnya itu.
Ia berangkat dengan tatapan kosong seperti biasanya.
Noona pun masuk kedalam kelas, di dalam kelas belum ada seorang pun.
Noona duduk sambil melamu memikirkan dirinya.
Hana sahabat noona datang menyadarkanya dari lamunan.
Dorr....!! Pagi pagi udah ngelamun nihh, jangan ngelamun mulu dong.
Tugas hari ini kita disuruh mengamati hewan hewan stranger forest, semoga kita satu kelompok!! Ucap hana semangat
Iya jawab noona singkat
Pukul 8
~Ding.. ding...dong..~
Bel berbunyi tanda kelas segera di mulai
Hari ini kalian di tugaskan mengamati nuzia (hewan sihir) di stranger forest lalu tulis hasil pengamatan kalian, ini tugas individu!! Batas akhir mengumpukan besok ! Tegas yuri wali kelas Noona
Kok tugas inidividu sihhh!! Ucap hana sewot
Aku duluan yaa, byee!! Ucap noona senang karena menurutnya in tugas yang mudah
Noona mulai memasuki hutan, ia masuk jauh ke dalam hutan.
sinar matahari mulai terik tapi noona belum menemukan satupun hewan yang di carinya.
Aduhh,, ini udah siang kok belum liat satu pun nuzia ya gumamnya cemas
Noona berjalan tanpa memperhatikan jalan, noona jatuh terpeleset kedalam jurang.
Akhhh... Teriaknya kecang.
Noona terjatuh kedalam jurang, noona tidak sadarkan diri beberapa saat ia terbangun mendengar suara napas yang bergemuruh. Ternyata itu adalah suara nafas seekor griffin yang sedang tertidur.
Noon sangat panik, ia mengendap ngendap berusaha untuk tidak mengeluarkan sedikit pun suara.
Ketika noona mengendap ngendap berusaha meninggalkan griffin tersebut. Noona menginjak ranting pohon.
Kretakk....
Suara patahan ranting, sontak membangunkan sang griffin.
Hal itu membuat noon panik
Aku harus bagaimanaa.. Gumamnya sambil gemetar ketakutan
Graffin tersebut mulai mencari asal suara yang di buat noona, tidak lama graffin itu manemukan noona. Noona semakin panik di buatnya
Apakah hidupku akan berakhir di sini?....
Ternyata firasatnya benar, perjalanaan hidup noona berakhir disini.
Graffin itu menelan Noon hidup hidup.