Istriku satu tapi ada dua
Awalnya aku mengira istriku berkepribadian ganda,ternyata aku yang salah.
Ternyata ada sosok gaib yang menerupai istriku dan berlaku layaknya istriku. Dan ternyata dia adalah penghuni pohon besar belakang rumahku.
Adapun ceritanya adalah sebagai berikut,
Sebagai pasangan suami istri yang belum begitu lama berumah tangga, meski sudah punya satu baby yang lucu dan menggemaskan. Kehidupan rumah tanggaku boleh dibilang harmonis. Tidak pernah ada teriakan keras orang bertengkar apa lagi ada suara piring atau gelas dibanting karena pertengkaran.
Bukan gak pernah ada masalah, kalo masalah hampir tiap hari ada masalah tentunya. Namun komitment kami dengan istri. Setiap masalah harus diselesaikan dengan kepala dingin. Karena pengalaman saat pacaran kita dulu beberapa kali putus nyambung hanya karena hal sepele.
Dan Akhirnya sebelum kami memutuskan untuk menikah kami sepakat untuk selalu menyelesaikan masalah rumah tangga kami dengan kepala dingin. Tidak jarang ketika salah satu dari kami mengajak bertengkar, maka yang satunya akan menjawab.
“Janagn dibicarakan sekarang, aku masih marah padamu tapi aku juga gak mau ribut denganmu. Karena aku tetap mencintaimu.”
kalo sudah begitu maka mau gak mau harus cooling down dulu. Sampai dua duanya siap untuk berbicara tanpa emosi, tapi berdasarkan logika dan kenyataan.
Itu tadi gambaran kehidupanku dan Istriku.
Pada saat anak pertamaku Lahir cewek yang aku beri nama Ayu Nugrahaeni, yang maksutnya adalah paduan namaku dan nama istriku. Aku Nugraha dan istriku Ayu Nuraeni.
Aku semakin mencintai istriku Ayu, nama panggilanya, begitupun dia semakin mencintai aku. Meski kita sama sama membagi cinta kami juga untuk anak kami tentunya.
Istriku yang cantik alami tidak suka bersolek, bahkan sekedar lipstikpun jarang karena bibir istriku sudah merah alami tanpa lipstick sekalipun.
Suatu malam aku meras ada keanehan karena istriku memakai bedak yang menurutku berlebih bahkan sedikit menunjukan menor ( menurut aku ) sudah begitu aroma parfum yang dipakai sangat mengundang jiwa lelakiku. Padahal biasanya hampir gak pernah pakai parfum, dia bilang suka yang alami. Bahkan aklo aku pakai parfum pun saat berdua dia akan bilang gak usah pakai parfum mas. Aku lebih suka mencium aroma keringatmu lebih alami dan khas dan lebih sedap dari pada parfum.
“Ayu, kamu kenapa berpenampilan seperti ini.?” tanyaku pada Ayu istriku.
“Ya buat menyenangkan suami lah masak mau buat siapa “ jawab Ayu.
Aku yang sudah terbuai dengan segala penampilan Ayu waktu itupun tidak sempat lagi untuk menanyakan hal itu lebih jauh. Karena kemudian larut dalam paduan kasih kami berdua.
Pagi harinya aku beraktifitas seperti biasa, berangkat kerja pagi pulang menjelang malam dan sampai dirumah kemudian minum teh hangat buatan istri. Kemudian menggendong anakku dan bercanda dengan istriku.
“Mas biarin dede bobo, jangan digangguin terus !” kata istriku.
“Memangnya kenapa kalo gak bobok, kan aku juga kangen sama anak kita.” Jawabku.
“Iya sih, gak papa tapi kan ibunya juga kangen masak Cuma anaknya yang di peluk.” Jawab istriku member isyarat khusus.
“Iya deh, pakein pampers dulu biar boboknya nyaman gak bangun nanti kalo pipis.” Jawabku
Dan malam pun kami lewati berdua sebagai pasangan suami istri. Bedanya malam ini istriku tak lagi dandan. Istriku tak lagi pakai parfum seperti semalam.
Kejadian serupa itu berulang beberpa kali hingga aku berpikir, apakah istriku ini berkepribadian ganda ? Sehingga aku mencari cara untuk mencari penyebab keanehan tersebut. Dari datang ke psykiater sendirian maupun datang ke orang yang dianggap tahu hal hal gaib. Mau Tanya istri takut salah paham, nunggu timing yang tepat saja,pikirku.
Pada saat kegelisahanku memuncak, dan saat itu aku sedang libur kerja aku awalnya hanya iseng ikut jamaah maghrib di masjid.
Habis sholat pun aku tak langsung pulang tapi nongkrong dulu di masjid mungkin lebih tepatnya merenungi keanehan yang aku alami.
“Assalaamu’alaikum…” sapa seorang Ustadz kampong yang aku gak kenal karena memang jarang ke masjid. Bahkan Sholatpun hanya kadang kadang kalo lagi sempat dan lagi mau.
“Wa’alaikummussalaam pak Ustadz.” Jawabku.
“Jangan panggil saya Ustadz, saya hanya orang awam. Panggil saja nama saya Pak Dullah.” Jawab bapak itu.
“Baik pak Dullah, perkenalkan nama saya Nugraha maaf saya memang jarang ke masjid pak pergi pagi pulang sore tiap hari.” Kataku membuka obrolan.
“Iya gak papa, mencari nafkah buat anak istri juga wajib kok pak Nugraha.” Jawab bapak itu cukup menyejukkan. Kirainmau interogasi karena gak pernah kelihatan di masjid termasuk acara acara pengajian pun hampir gak pernah hadir.
“Makasih pak pengertianya.” Jawabku.
“Sebelumnya mohon maaf ya pak kalo saya lancang !” ucap pak Dullah.
“Ah gak papa pak, saya malah merasa bangga bisa ngobrol berdua dengan bapak.” Jawabku.
“Alhamdulillah, jadi begini pak Nugraha, menurut pengamatan saya, bapak itu disukai oleh jin perempuan.” Ucap bapak itu yang merubah simpatiku tadi menjadi benci, meski tidak aku tunjukan.
“Maksut bapak apa ya ?” tanyaku.
“Maaf sebelumnya, apakah Pak Nugrha pernah menjumpai istri bapak dengan pribadi yang berbeda dari biasanya. Nah ketika itu terjadi itu bukanlah istri bapak tapi Jin wanita yang menyerupai istri bapak. Maka hati hatilah jika itu terjadi, bacakan ayat kursy dengan cara seperti ini.” kemudian bapak itu mengajari aku meski aku gak begitu tertarik untuk mendengarnya.
Singkat cerita aku pulang, dan terttidur setelahnya. Tengah malam aku di bangunkan istriku yang meminta hak istri dari suaminya. Dan kali ini istriku kembali dengan penampilan dandanan dan parfum yang mencolok.
Aku jadi ingat pesan pak Dullah tadi, tapi sayangnya aku ayat kursy saja gak hafal jadi tidak bisa melaksanakan apa yang diajarkan tadi. Akhirnya aku bilang ke Istriku.
“Ayu, sekali kali gak dirumah dong. Kita ke hotel saja yuuk. Aeini titipin bi suprih dulu. Bilang kita ada acara sebentar saja.” Kataku.
“Iya boleh.” Jawab istriku.
Kemudian aku menitipkan Anakku pada bi Suprih ART kami. Kemudian aku dan Ayu meninggalkan rumah pakai motor biar lebih syahdu kataku ketika Ayu nanya kok gak pakai mobil.
Dan sesampai di hotel penginapan dekat dusunku, aku masuk ke receptionist. Dan booking kamar yang kosong. Sialnya pegawainya adalah tetanggaku di dusun.
“Loh mas, mau pesan kamar buat siapa ?” tanyanya.
Kepalang basah aku jujur saja lah, batinku.
“Buat aku sama istri dong pingin suasana lain bosen dirumah terus, kamu kerja disini Dit ?” tanyaku.
“Iya mas sudah lama kok saya kerja disini. Lah mbak Ayu mana ajak masuk saja.” Kata Aditya.
Kemudian aku keluar mencari Ayu tapi gak ketemu, aku jadi panik dan tiba tiba mencium aroma kemenyan. Dan aku saat itu tiba tiba pingsan, dan sadar sudah dibawa kerumah oleh Aditya.
Dan disitu sudah berkumpul banyak orang, aku jadi makin bingung dengan semua ini. setelah dijelaskan oleh pak Dullah dan minta ijin untuk mengadakan doa bersama. Besuk malamnya kami mengadakan doa bersama. Kemudian pak Dullah mengajakku ke belakang rumah dan membaca doa apa aku gak ngerti.
Kemudian dari pohon itu muncul sosok perempuan yang mirip istriku tapi dengan dandanan menor dan aroma wangi yang mengundang birahi. Berarti benar, jika selama ini aku telah berhubungan dengan makhluk halus…!
Semua jadi gelap dan aku pingsan algi untuk kedua kalinya…!???
Hati hatilah jika pasangamu teras aneh, bisa jadi itu bukan dia….!!!