Saat malam sosok aku selalu hadir dalam benak pikiran kalian, dimana saat kalian sedang tidak bersama siapa - siapa. Saat di kamar dengan cahaya gelap usai kalian mematikan lampu kamar itu. Sering kali aku menggerutu untuk memberi tahu kehadiran diriku, aku pun terkadang tertawa melihat kalian mencari ku dimana. Padahal aku tidak begitu jauh dari hadapan kalian.
Bahkan sering kali dekat dengan telinga kalian atau bahkan tidak berjarak sedikit pun. Sambil membasuh pundak yang gemetar, dan tetesan keringat yang keluar dari tubuh kalian.
Kala itu pada suatu malam, aku melihat kalian dalam sebuah kamar yang sedang asik memutar musik yang tenang untuk menemani kalian berpikir dalam menulis cerita.
Aku pun ikut.
Ikut merasakan apa yang kalian rasakan, suasana yang kalian hadapi dengan dingin dan hembusan angin yang dayang dari sisi lain di hadapan kalian. Aku bermaksud hanya ingin ikut membaca, akan tetapi tak sengaja aku meniup tengkuk leher kalian.
Maaf.
Namun malam semakin larut, kalian lupa menutup pintu kamar dan jendela. Aku berlarian melewati pintu kamar kalian sambil tertawa dengan keras. Dan saat kalian tersadar dan melihat pintu kamar itu. Aku mengintip dengan pelan, dengan rambut panjang ku dan pakaian putihku yang penuh bercak tanah.
Kalian mengalihkan pandangan dari pintu itu, aku pun pergi ke luar jendela dengan memanggil kalian.
Tolong...hihi
Aku tertawa atas diri kalian, usai itu kalian tertidur. karena diriku dan bersama ku malam itu. Berdua, dalam peluk, dan kasih sayang ku.
Kuku-ku panjang, badan ku membiru dingin, dan aroma ruangan berubah menjadi bunga melati yang harum.
aku bahagia melihat kalian terlelap tak menyadari kalian tidak tidur seorang diri. Aku sabar menunggu kalian melihat ku dengan seksama, melihat wajah cantik ku dengan pupil mata yang mengecil dan wajah cantik yang hancur terlindas kendaraan besar kala itu. Aku sabar sampai novel ku selesai di review. Apa mungkin aku harus ke sana, sambil meminta tolong melalui ketukan pintu kamar atau berdiri di atas lemari dan kadang di sudut kamar yang gelap. Di saat kalian memejamkan mata, di sana aku berada.