Dia adalah anak yang terkutuk! Ya namanya adalah teri, dirinya sudah terkutuk sejak lahir menjadi siluman ular,yang bisa berubah kapan saja saat dirinya terancam, ayah dan anak kesayangannya ingin membunuhnya namun karna istrinya jadi dirinya mengurungkan niatnya, ibunya memiliki anak perempuan kembar teri dan tara, keduanya di besarkan dengan kasih sayang yang tulus
Beberapa tahun kemudian ibu meninggal, tapi lebih dulu ayah yang meninggalkan mereka
Siapa anak kesayangannya? Tentu kembarannya sendiri yaitu tara!jadi anak perempuan yang akan mengabulkan keinginan ayahnya yaitu tara
Dirinya juga tidak mau mempunyai kembaran yang sangat terkutuk, apalagi harinya selalu sial
Teri adalah anak baik, namun hanya saja tara yang tidak menyukainya
Tara mempunyai suatu ide untuk mengajaknya berjalan ke hutan, kerumah kosong yang kebetulan dia mengetahui tempatnya
Disana tara juga membawa pisau dari dapur bibi nya sendiri, karna sejak orang tuanya meninggal, dirinya di urus oleh bibinya, mereka sekarang ber usia 7tahun
"Teri bagaimana kalo besok aku ajak jalan jalan?"ajak tara
"Kemana?" Tanya teri
"Anggap saja surprise untukmu, oh ya bukankah kita juga besok ulang tahun?" Ucap tara
"Oh iya, aku hampir lupa, ku bilang bibi dulu"ucap teri
"Emm kita rahasiakan saja gimana?" Tanya tara
"Emang kenapa? Bukannya hari yang bagus?"tanya teri
"Aku melihat bibi sedang butuh uang, kita tidak mungkin ingin membebaninya dengan membeli kue kan?" Ucap tara
"Iya sih, tapi gak minta kue kok, cuman mau bilang aja" ucap teri
"Jangan deh,jangan buat orang jadi kepikiran" ucap tara
Emm.. oke deh
-//-
Teri sebelah sini ayo ikuti aku!!
" eh bukankah ini hutan?" Tanya teri
"Kita hanya bermain saja disini, kebetulan disana ada rumah yang sangat indah"ucap tara
"Benarkah? Aku tidak pernah tau kalau di hutan ada rumah" ucap teri
"Sssst .., tidak usah banyak bicara, langsung saja ke tempatnya
Mereka berjalan lumayan jauh hanya butuh setengah jam untuk sampai disana
Nah.. sudah sampai, ucap tara melihat rumah itu, dulu dirinya suka berburu dengan ayahnya lalu ke tempat ini untuk berteduh, lumayan luas!
"Katamu indah, kenapa sepertinya sangat seram.." ucap teri takut
"Itu hanya bagian luar, percayalah dalamnya benar benar sangat indah"ucap tara menarik tangan teri
Emm iya deh
-//-
Di ruangan sangat luas mereka berhenti, tara mulai melepas gandengannya lalu menatap teri dengan mata tajam, senyumannya hilang seketika, itu terlihat jelas karna adanya lampu yang menyala di sekelilingnya, walaupun tidak terlalu terang
Bagaimana rumah lama mempunyai lampu? Tara sudah kesana sebelumnya membawa lampu hasil curiannya, tara adalah pencopet handal, walaupun berumur 7tahun dirinya mencopet di berbagai toko untuk perutnya
Suasana benar benar menakutkan, tara tertawa terbahak bahak, lalu mengeluarkan pisau di sakunya
Teri..,,teri.,, teri,, ucap tara mendekat perlahan
Teri langsung berubah menjadi ular lalu kabur ke tempat yang sangat kecil
"Mau kabur kemana teri, kamu tidak bisa lariiii.." ucap tara mendekat dengan pisaunya
Tara terus mengejar teri sampai tempat (terakhir) yaitu sebuah kamar paling pojok, yaitu kamar pembantu dulunya, tidak terlalu luas (kecil)
"Mau kemana kau! Kena kau!" Ucap tara menyudutkan teri
Saat hendak menusukan pisau ke ekor teri, teri sudah berubah menjadi manusia kembali
"Hm, lebih gampang hahaha" ucap tara
Teri hanya tersenyum licik "ck ck ck" seharusnya kamu juga tidak bisa kabur (sambil membawa kunci kamar)
"Ka.. kapan kamu membawanya!?, disini tidak mempunyai jendela aku tidak bisa bernafas!"ucap tara
"Bukan hanya kamu, tapi kita hahahahaha hahahahaha" suara tertawa teri begitu keras dan sangat menakutkan lebih dari tara hingga beberapa tembok atas ingin runtuh
"Cepat bawa sini kuncinya" sambil memegang pisaunya ke perut teri
"Kunci? Maaf sudah bengkok" ucap teri memperlihatkan
Tara langsung kaget dan benar benar ketakutan, dirinya mengira kembarannya adalah anak polos, ternyata sama kejamnya lebih kejam teri dari pada dirinya
"Bagaimana ini!!! Kenapa kamu membengkok kannya?! Keterlaluan"
"Karna aku punya surprise untukmu" sambil mengacungkan pistol ke kepala tara
"Pistol? Darimana datang pistol itu..!" Ucap tara mengeluarkan keringat
"Aku hanya mencuri di kantor polisi, tidak banyak aku hanya membawa dua"ucap teri
"Ma.. mana yang satunya?"tanya tara
"Maksutmu ini?" Ucap teri memperlihatkan pistolnya
Tapi terlambat tara sudah tertembak, Cerita juga belum berakhir teri juga sudah tertusuk pisau lebih dulu sampai terdalam
Tara melihat teri sudah mati duluan, jadi dirinya sudah mengabulkan keinginan ayahnya, hanya 1 peluru tara bisa bertahan beberapa saat saja, jadi dirinya bisa melihat teri terbaring
-beberapa menit kemudian
Teri bangun dengan senyum liciknya, lalu dia kembali membengkok kan kuncinya
Dirinya keluar dengan luka yang sudah mulai menghilang
-next ssn2
Sarannya apkh msh ada kata kurang jelas atau salah?mohon perhatiannya!
Tunggu season berikutnya, aku tunggu dukungan dari kalian -see yuu