•pada suatu hari ada seorang anak perempuan kecil yang sangat manis, dia bernama marcel, disuatu hari dia berangkat ke sekolah, dia adalah salah satu murid yang pandai dan sangat cerdas.
mennjelang SMA dia mulai terpengaruh oleh pergaulan bebas yang mengakibatkan dia berubah.
di suatu hari pada saat jam istirahat, dia sedang asik bercanda dengan teman"nya, lalu tak lama kemudian ada seorang nenek" sedang berjualan d sekolahnya, siswa siswi di sekolah itupun satu per satu datang membeli gorengan sang nenek•
|•gorengannya sangat enak sekali (ujar temannya)
|•iyaa kah masak enak si. ? (ujar marcel)
•kemudian marcel mengintip dari cendela kelasnya.•
|•emmm aku males keluar ah lagi mager (ujar marcel)
|•tumben kamu mager biasanya kamu suka usil (ujar temannya)
|• eee,, iyah lagi dapet akunya jadi males gerak takut bocor. (ujar marcel)
•jam pelajaranpun sudah habis, marcel bergegas pulang seletah sampai d rumah, marcel yang biasanya setiap masuk dan keluar rumah ucap salam, kali ini dia sangat" marah hingga pintu rumahnya d gedor" ibu marcelpun bergegas membuka pintu rumahnya.•
|•ada apa nak ko marah". ? (ujar si ibu)
|•ibu!! apa yang ibu lakukan tadi, ibu sengaja ya buat aku malu depan teman" haa!! iya!!? (ujar marcel sambir marah")
|•maafin ibu nak ibu tidak tau lagi harus jualan kemana, di sekolah sebelah ibu di usir sama salah satu pedagang disana.
|•halah. gak usa alesan lah bu, kan masi banyak tempat" di luar sana, kenapa harus di sekolahku. ? ( ujar marcel dengan nada yang lantang)
|•maafin ibuu nak... maafff. ibu sudah tidak kuat lagi berjalan jauh" kaki ibu cuma satu nak.. (ujar sang ibu yang merintih menahan pedih sambil menangis.)
|•alahh.. pokoknya ibu ga boleh jualan lagi di sekolah titik. malu"in tau ngghk.(ujar marcel yang geram)
|•iyaa nak iyaa maafin ibu.. (ujar ibu sambil menangis)
•singat crita sang ibupun sangat kebingungan dan sangat" terdesak dalam ekonomi yang sangat minim.•
•di tenga malam, sang ibu bangun dari tidurnya, beliau mendatangi anaknya yang sedang tidur pulas di kamarnya, dengan susah paya sang ibu bangun dari tempat tidurnya, menguat nguatkan tubuhnya yang sedang sakit dan hanya mempunyai 1 kaki dan 1 tongkat sebagai sanggahan.•
• beliau mengelus kening anaknya dengan sangat lembut dan berhati hati, karna takut mengganggu tidur anaknya.•
|• "maafin ibumu ya nak, ibu belum bisa membahagiakan kamu" (ujar sang ibu, sambil tersenyum sedih)
•lalu sang ibu mencium keningnya, sang ibu pun keluar dari kamarnya, ketika mau keluar sang ibu tersandung hingga beliau jatuh, sang ibupun sangat" cemas beliau takut sang anak terbangun dari tidurnya, dengan susah payah sang ibu berdiri, lalu sang ibu mengambi wudu dan bergegas sholat tahajjud, lalu beliau berdo'a mendo'akan yang terbaik untuk anak.•
•Keesokkan paginya marcel brangkat kesekolah.•
•Dan pada saat jam istirahat sang ibu datang lagi untuk jualan d sekolah, namun sang ibu hanya berjualan di samping sekolahnya.•
•salah satu teman marcel tidak sengaja melihat sang ibu yang jualan gorengan minggu lalu datang lagi.•
•Namun sang ibu tidak jualan di dalam sekolah.•
.
|•kenapa nenek tidak masuk saja. ? (ujar teman marcel)
|•tidak nak,, nenek jualan di sini sajah, takutnya nanti nenek mengganggu pedagang lainya yang ada di dalam. (ujar sang ibu sambil tersenyum)
|•silahkan nak.. girenganya masi hangat ko. (ujar sang ibu sambil tersenyum)
|•iya nekk, saya mau beli girengan nenek, tapi tunggu yah nek saya panggil temen" dulu, soalnya dari kemaren temen" nanyain nenek, katanya gorengan nenek sangat enak. (ujar taman marcel dengan ekspresi gembira)
|•iyaa" nak silahkan"... ( ujar sang ibu dengan ekspresi gembira)
•tak lama kemudian teman" marcel berdatangan disertai dengan mercel.•
•singkat crita dagangan sang ibu laku terjual habis, sang ibupun sangat senang karna dagangannya laku terjual habis tanpa tersisa satupun.•
•teman" marcelpun pergi masuk ke sekolah sambil bercanda, tertawa, gembira dengan teman" lainya, namun tidak dengan marcel yang sangat geram pada ibunya.
ketika teman"nya sudah masuk ke sekolah, marcelpun mandatangi ibunya sambil marah".•
.
|• dasar ibu ini,,,uda aku bilang kan bu jangn datang lagi ke sini, untung teman"ku gk tau kalo aku anak ibu, uda sana cepat pergii...
(ujar marcel dengan enkspresi wajah yang geram dengan nada yang lantang)
|•iyah".. nak ibu akan pergi sekarang. (ujar sang ibu dengan nada yang halus dan ekspresi polosnya.)
•lalu salah satu teman marcel tau kalo sang nenek adalah ibu marcel.
marcelpun segarah pergi meninggalkan ibunya yang kesusahan berdiri.
sang ibu pun yang baru saja bahagia karna dagangannya laris terjual habis, kini beliu lagi" menangis dan bersedih hati nelihat anaknya yang meninggalkan iya sendiri.
dengan susah paya sang ibu berdiri, lalu bergegas pulang.•
•pada saat marcel sampai dikelas marcel di tanya oleh salah satu temannya.•
|•cell itu tadi ibumu yah. ? (ujar teman marcel.)
|•siapa. ??? (ujar marcel yang berusaha membalikkan fakta.)
|•halah kamu jangn sok deh cell ngaku ajah (ujar teman marcel yang satunya)
•marcelpun diam kebingungan dan merasah sangat" malu.•
|•udalah cel kamu jangn membalikan fakta. dia ibumu kan. ? (ujar teman marcel yang satunya lagi)
|•iyaa mending kamu ngaku, aku tadi lihat dengan mata kepalaku sendiri, kamu marah" dengan ibumu dan mengusirnya pergi kan. ? ( ujar teman marcel yang melihat tadi.)
|•dasar anak ngghk tau diri. (ujar teman marcel yang lain dengan rasa benci.)
•singkat cerita sepulang sekolah marcel mapir ke salah satu BAR yang tudak begitu jauh dari sekolahnya. marcelpun mencoba minum minuman ber alkohol hingga membuatnya tak sadarkan diri.
untung saja salah satu teman lelaki marcel tau kalo kondisinya tidak memungkinkan untuk pulang, teman marcelpun mambawa marcel pulang kerumahnya.•
•ke esokkan paginya marcel masi tidak mau pulang, iya bersama teman lelakinya pergi ke salah satu tempat party d kotahnya.
lagi" marcelpun mabuk berat dan tidak sadarkan diri, lalu teman lelaki marcel mebawa marcel pulang, singkat crita marcelpun sadar.•
|•aku di mana. ? (ujar narcel yang kebingungan)
|•kau di rumahku, semalam aku melihatmu tergeletak di depan BAR. udah mandi sana lalu pulanglah kau sudah 3 hari tidak pulang. (ujar teman marcel)
•singkat crita marcelpun pulang, sesampai rumahnya marcel menggedor nggedor pintu, namun tidak ada respon sama sekali dari ibunya.
si marcelpun mulai geram.•
.
|•kemana sih ibu,, bu... bu..... ( ujar marcel dengan nada yang keras.)
•sang ibu tak kunjjung juga membuka pintu.
lalu marcelpun mebuka pintu, ternyata pintu rumahnya tida di kunci.
marcelpun tercengang melihat rumahnya yang sangat bersih,rapih dan sunyi.
lalu marcel masuk ke kamarnya, marcelpun semakin heran nelihat tempat tidurnya yang sangat rapih, baju" marcelpun juga ter tata rapih.
marcelpun semakin kebingungan.•
.
|•siapa yng beres". gak mungkin ibu bisa beres" se rapih ini. (ujar marcel yang kebingungan)
•lalu marcel mencari ibunya di kamar, namun sang ibu tidak ada di kamar, lalu marcel bertanya kepada salah satu pembantu tetangganya yang sedang membersikan taman.•
|•paman? paman tau nggak kemana ibu lergi. ?(ujar marcel)
sang paman hanya diam sambil memandang marcel dengan wajah yang jengkel.
.
|•ibu kemana paman... (ujar marcel dengan
|•bumu sudah neninggal 2 hari yang lalu, kau kemana saja hingga kau tak tau ibumu sudah tiada. sebaiknya kau pergi ke pemakaman ibumu, dan minta maaflah kamu, semoga ibumu memaafkan anak seperti kamu.(ujar sang paman pembersih kebun, dengan nada pitutur.)
•seketika marcelpun lari kemakam ibunya, sambil mangis dan sangat" menyesali atas apa yang sudah iya perbuat.•
•marcelpun manangis sambil memeluk makam ibunya, betapa menyesalnya dia,betapa hancurnya hatinya, lalu tak lama kemudian ada seorang wanita parubaya menghampirinya,.•
|•percuma kau menangi hingga kau nagis darah sekalipun itu semua hanya sia" kemana saja kau waktu itu, ibumu mencarimu hingga larut malam, kehujanan kepanasan, jatuh bangung hanya untuk mencarimu dan inging memelukmu untuk yang terakhir kalinya. ini ada titipan dari ibumu.(ujar wanita parubaya)
.
•marcelpun membuka surat tersebut.•
•"Nak.. maafkan ibumu yang hanya membuat kamu malu, maafkan ibumu yang tidak bisa memabahagiakan kamu, maafkan ibumu yang tidak bisa menuruti apa kemauan kamu.
dan maafkanlah ibu nak ibu tidak bisa meninggali harta benda, hanya sepetak rumah kecil itulah yang bisa ibu berikan sama kamu.
ketahuilah nak,,dulu waktu kamu masih kecil, adah musibah yang melanda keluarga kita, ketika itu ibu dan bapakmu beserta kamu mau pergi berlibur namun di tengah perjalanan terjadi kecelakaan yang menewaskan bapak kamu, kamupun terpental jauh, ibu berusaha mendekati kamu dan menyelamatkan kamu, namun waktu ibu menggendong kamu ibu terjatuh ibu tidak kuwat lagi berjalan karna kaki kiri ibu sudah hancur.
nak.. di lemari ibu ada tabungan ibu, nati kamu pake buat biaya sekolah kamu insyaallah itu sudah cukup buat bayar kelulusanmu.
trimakasih yah anak.ku kamu sudah membaca selembar surat ini."•
IBU
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
{semoga cerita ini bermanffat bagi kita semua.}
~jagalah ibu kalian, ketahuilah IBUMU SURGAMU.~√