Mengagumi dalam diam merupakan hal yang menyenangkan bagiku. Jangankan memilikimu, mengagumi secara diam-diam saja aku sudah sebahagia ini. Ada yang mendoakanmu, meski kamu mengabaikan. Ada yang merindukanmu, meski kamu tak tahu, itu aku. Kita saling melempar senyum, namun tak pernah berkata. Diam adalah pilihan terbaik untuk mengagumi daripada harus berbuat baik lalu dibenci.
Biarkan aku selalu mengagumi tanpa dicintai. Aku hanya bisa mengagumi di dunia maya dan tak pernah bisa mengungkapkan rasa. Senang bertemu denganmu, walaupun kamu tak tahu aku mencintaimu. Aku selalu nyaman bila sudah melihatmu. Hampir setiap malam aku memandangi foto mu dan tersenyum-senyum. Aku berani menatapmu lama hanya di dunia maya, jika di dunia nyata, aku takut kamu menjauh dariku.
Apa dayaku yang tak berani mengungkapkan rasa, aku hanya bisa berdoa. Mengagumi dalam diam memang sakit. Sakit melihat mu dekat-dekat dengan perempuan lain. Namun binir dan hati ini tak mau bicara. Sesering itu dia melempar senyum tapi tidak sesering itu dia memanggil namaku. Kau memang laki-laki baik yang sampai sekarang aku cinta, namun dirimu sama sekali tak mau mengerti. Sering sekali aku membayangkan momen-momen indah saat kita berdua.
Kita hanya saling tatap namun bibir tak mau mengucap. Andai kamu tahu ada hati yang menunggu, itu aku. Bukalah matamu, bukan mata itu tapi mata hatimu. Kamu itu nyaman dipandang dan susah untuk dipeluk. Dari situ aku memilih memandang. Hal yang paling indah adalah pelukan darimu tapi itu mustahil. Kamu memang idaman para perempuan karena ketaatan mu, termasuk aku. Aku selalu bersyukur, sudah dipertemukan dengan laki-laki sepertimu, yang belum tentu menjadi milikku.
Aku menemukan mu di tempat menimba ilmu dan sekarang kita jarang bertemu. Setiap malam aku mencari-cari kabarmu dengan bertanya-tanya mu. Aku memberanikan diri untuk chat kamu, selalu saja tak dibalas. Hati ini bertanya-tanya, apakah dia sudah tau tentang perasaanku. Jika sudah, apakah dia membenciku dan akan mengabaikan ku dengan begitu sakit. Saat ini aku hanya bisa melihatmu tersenyum dari kejauhan, mengagumimu dengan caraku sendiri, perasaan ini tetap sama tidak ada yang berubah. Semoga kita adalah dua hati yng saling mengagumi, saling mengharapkan, dan saling mendoakan.