Perkenalkan namaku Niang Safira .Hari ini aku akan pergi ke rumah nenekku di Bandung , aku berencana untuk menghabiskan waktu liburan semester ku di rumah nenek .Oh ya aku masih duduk di bangku sekolah menengah dasar, kelas 3 SMA.Tubuhku yang lemuyan berlemak dan pendek membuatku membenci pelajaran olahraga , karena di situlah teman temanku bisa melihat dengan jelas lemak ku yang tercetak di baju olahraga . Menjadi bahan olokan ah aku sudah kebal , seringkali kali aku kesulitan untuk beraktivitas karena tubuhku yang kurang lincah .
Aku yang tengah tertidur di jam pelajaran kosong membuatku tidak bisa mendengarkan curhatan temanku yang sejak tadi bercerita tentang mantan kekasihnya yang baru putus tadi malam , tadi malam gays.
"Fira tau nggak mantan gwe brengsek banget sumpah , masa di hari peringatan jadian kita dia malah nyewa lonte di apartemennya . Brengsek ngga tuh!!!"Ucap temanku bernama Agnes dengan menggebu-gebu dan sorot mata api yang masih membara.
"Fir!"
"Firaa!!"Teriak agnes yang tidak mendapatkan respon dari sahabatnya . Aku mengelap air liur ku yang menetes deras mendengar pekikan dari Agnes yang membuat telinganya sakit . Beberapa kali aku mengucek mataku yang ngantuk ,aku merasa bersalah karena mengabaikan teman satu satunya milikku.
"Hem,dia brengsek nes .loh harus bersyukur karena Tuhan masih sayang sama loh dengan nunjukin kebusukan pacarloh itu eh salah maksudnya mantan loh itu .Yang sabar okeh yang ngantri dapetin loh banyak kok ,loh kan salah satu kembang sekolah kita ."Ucapku dengan bijak sambil memandang Agnes bangga , mengingat teman langkanya ini merupakan salah satu cewek idaman di sekolahnya .
"Bener kata loh fir! Tuhan makasih udah nunjukin kebusukan si bangke .I love you Lord"Sahut agnes sambil mengecup kalung salib di lehernya .Ia menatap Fira dengan berseri seri karena sekarang kemarahannya sudah berkurang mendengar nasehat dari teman the best nya itu.
"Makasih fir nasehat loh bikin gwe jadi berubah pikiran "
"Emang loh mau ngapain nanti"
"Hehehe niatnya gwe mau ngeklub terus nyewa gigolo buat lampiasin kekecewaan gwe tapi setelah denger nasehat loh gwe jadi berubah pikiran. Makasih Tuhan udah ngirimin teman berhati malaikat kaya fira."Kata agnes dengan menyengir kuda mengingat rencana konyolnya.Fira menganga lebar mendengar perkataan temannya yang sedang patah hati , ternyata patah hati salah satu penyebab manusia melakukan dosa yang sia sia.
"Gila loh! loh pikir keperawanan yang selama ini loh jaga ngga berharga gitu , sampai sampai niat pengin nyerahin ke gigolo . Jangan buta cuma karena cinta sekali kali gunain logika jangan cuma ngandelin perasaan doank ,loh bakal cuma jadi orang bego kalo terus ngandelin perasaan yupi loh!"
"iya iya sayang makasih nasehatnya"Sahut Agnes dengan senyum manis di wajah ayunya .Aku menatap kesal wajah temanku ini sungguh tidak bisa di ajak serius.
"Sayang sayang pala mu peyang"sahutku kesal sanbil menatap sinis agenes.Tiba tiba Agnes mencium pipi ku gemas beberapa saat aku syok dengan kelakuannya yang konyol.
Cup Mwaah , kecupan ringan mendarat di pipiku aku menatap cengok Agnes yang senyumnya tidak pernah luntur.
"iya sayang , makasih nasehatnya kawan"ucap Agnes.Aku berusaha membersihkan noda lipstik agnes di pipiku tapi sulit di bersihkan ,aku sangat kesal.
"loh pake lipstik apa sih ,kok nodanya ngga ilang ilang"ucapku kesal.
"ngga usah di hapus ,itu hadiah buat kamu"sahut agnes dengan malu-malu wajahnya terlihat memerah ,ah bodo amatlah nanti juga hilang .
"oh yah nes liburan semester besok gwe mau ke rumah nenek gwe ke Bandung , niatnya pengin ajak loh soalnya gwe sendirian dari Jakarta .loh mau nggak?"Tanyaku kepada agnes , kebetulan keluargaku ku sudah sangat mengenal Agnes karena dari kecil kita tumbuh bersama . Semoga saja dia mau aku akan kesepian nanti bila sendiri di sana .
"mau ,mau!!"Sahut Agnes dengan antusias aku tersenyum lega melihatnya ,dia tampak bersemangat mendengar penawaran dariku .
"okeh nanti kita belanja buat keperluan besok yah"
"oke beb ,gwe ngga sabar pengen ketemu nenek . hihihi pasti keriputan nya semakin banyak "
"tapi kata mamah , nenek makin cantik ajaloh walaupun keriputan nya banyak tapi auranya sebagai kembang desa dulu masih terasa sampai sekarang"sahutku sambil menceritakan pengalaman mamahku yang tiga hari lalu pulang ke Bandung rumah nenek .Aku awalnya tidak percaya tapi melihat foto nenek yang di bagikan oleh mamah aku pun percaya .
"beneran"ucap Agnes yang tidak percaya.
"iyah bener"
Tringggg ,bunyi bel istirahat berhasil membuat kami terkejut . aku langsung menggandeng tangan Agnes menuju kantin , sepanjang jalan banyak yang meliriku sinis dan banyak pula yang memandang Agnes dengan tatapan memuja .Aku bodo amat mengkin mereka iri kaliyah karena gwe yang jelek gendut bisa temenan sama mos wanted mereka , hahaha aku tertawa jahat di dalam hati melihat banyaknya manusia yang iri dengki dengan kepadaku .
Di dalam minimarket ,aku tengah fokus memilih makanan apa saja yang akan menjadi teman perjalanan ku menuju bandung .Di dalam troli sudah penuh dengan makanan ringan yang pastinya sangat cocok untuk aku makan di dalam perjalanan.
"fir!loh udah belom?"
"udah, segini udah cukup kayaknya"Sahutku kepada Agnes ,matanya tampak melotot melihat barang barang yang aku beli hari ini . Hahaha sorry my friend ,temanmu yang satu ini sangat suka sekali jajan jadi jangan terkejut melihatnya .
"gila!loh mau bawa semua nih jajan"
"he'em"
"ck ck kita di bandung ngga bakal kekurangan makanan ,tapi kenapa loh bawa makanan kaya orang mau ngungsi"Ucap Agnes sambil menatap ku ngeri ,haisstt aku tidak suka tatapannya .Aku yakin nanti dia bakal berterimakasih kepada ku karna bawa makanan yang banyak ,lihat saja nanti batinku mendumel.
Kamipun membayar belanjaan di kasir dan,aku mengeluarkan kartu saktiku kepada mba kasirnya .Begitu juga agnes ,dia tampak begitu menikmati es krim di tangannya sampai tidak sadar bahwa sekarang gilirannya.
"Agnes!"pekik ku dengan nada tinggi ,dia tampak terkejut dengan muka linglungnya .Anjir mukanya udah kaya monyet planga plongo aku tertawa menikmati wajah bodoh temanku ini ,dia langsung menyerahkan belanjanya di atas meja kasir dengan muka memerah karena malu.Kamipun keluar dari minimarket dengan tangan memegang kantong belanjaan penuh .
Di tengah perjalanan tidak ada pembicaraan di antara kami , suasana sedikit canggung aku memilih menyetel lagu untuk mencairkan suasana yang tidak nyaman ini . Akhirnya dia membuka suara juga setelah sekian lamanya.
"Eh fir besok perginya naik apa?pake mobil sendiri "Tanya Agnes kepadaku ,em sejenak aku memikirkan untuk menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi saja yah .Hah kalo pakai tranportasi umum aku sedikit tidak suka , karena akan begitu banyak orang di dalam sana tapi kalau pake kendaraan pribadi pastinya akan melelahkan hah~tapi setidaknya aku akan merasa nyaman nanti.
"Kita pakai mobil sendiri yah ,nanti kita gantian nyetirnya"ucapku ,aku lihat dia tampak memikirkan usulan ku , aku berdoa semoga saja dia mau .
"yah, okelah kita pakai mobil sendiri "
"Nanti kita ngapain di sana "
"yah kita liburan lah , rilekssin pikiran terus pergi ke tempat tempat yang terkenal di sana .Aaa gwe udah ngga sabar banget ,oh yah nanti kita bakal nginep di vila landa yang ada dalam hutan . Katanya sih vilanya bagus bintang lima .Yakin deh loh bakal betah nanti "Kataku kepada Agnes .
"Vila landa?"Tanyanya sedikit kebingungan.Ah aku harus menjelaskan nya juga sekarang , menyebalkan .
"iyah namanya vila landa ,gwe dapet infonya dari apk . Katanya vila landa itu singkatan dari Vila Belanda karna vila itu peninggalan bangunan dari salah satu kolonial belanda pada masa itu ,tapi karena pemilik vila tersebut meninggal karna perang dunia kedua jadi vila tersebut di urus oleh pihak desa setempat .Terus vila landa itu tempatnya strategis ,di bawah vila ada taman bunganya di samping vila juga ada danaunya bagus ngga tuh . Pokoknya bagus deh "ucapku menjelaskan dengan panjang lebar ,ck dia cuma mengangguk anggukan kepala kecilnya itu .huh menjengkelkan ku kira dia bakal terpesona lihat saja nanti kalo sudah sampai di sana . Akhirnya sampai juga di rumah Agnes , rumah yang besar seperti rumah seorang bangsawan .
"Fir kita besok berangkat nya pagi kan"
"iya nes ,kalo ngulur waktu takutnya sampai sana kemaleman."
"okeh , kalau gitu bye!"
Setelah pintu mobil tertutup aku melajukan mobilku menuju rumah .Ku lihat jam tangan ku menunjukkan pukul 04.30 sore . Ternyata berbelanja memakan waktu yang lama juga yah .
Di dalam kamar aku membereskan pakaian juga barang barang apa saja yang akan aku bawa ,aku membawa banyak kaoss , sweater rajut hingga Hoodie polos .Taukan Bandung terkenal karena suhunya yang dingin daripada kebanyakan tempat wisata lainnya terutama di puncak .Aku membawa sebilah pisau lipat yang sudah aku asah , dan tongkat baseball , hehehe entah kenapa tiba-tiba aku ingin membawa mereka juga . Perasaan ku juga sedikit tidak enak untuk besok, jadi aku berjaga jaga bila ada apa apa di tambah vila yang aku pesan tempatnya di tengah hutan . Setelah selesai aku turun ke bawah untuk makan malam , jangan terlalu serius akan hidup makan harus tetap teratur untuk tetap menyambung hidup .
Di dalam meja makan aku menatap anggota keluarga ku satu persatu dari mulai Abang Aska yang ganteng ,adiku vero yang imut ,Mamah mitaku yang cantik dan papah bramku yang gagah semuanya selalu lengkap ketika makan malam .Ah melihat keluarga yang lengkap seperti ini aku jadi teringat akan Agnes yang orang tuanya selalu sibuk di luar kota ,bila makan malam ia harus duduk sendiri di meja makan .Ah kasihan sekali temen cantiku itu aku jadi ingin memeluknya sekarang oh my friend strong girl.
"Dek ,makan "kata abangku yang membuyarkan lamunanku ,dia menatap tajam diriku di mana isi piringku yang belum ku sentuh .
"hehe iya Abang sayang"
"kenapa melamun"tanya abangku penasaran.
"em , Fira ke inget Agnes"
"emang dia kenapa?"tanya mamahku yang ikut menimbrung.
"aku kasian sama Agnes yang sering di tinggal pergi sama mamah papah nya .pasti dia kesepian "
"iyah sayang ,mamah juga kasian sama agnes lain kali ajak agnes main kesini yah.dan kamu sebagai temennya harus bisa menjaga Agnes dengan baik , dia ngga punya siapa siapa lagi buat sandaran ."Ucap mamaku yang prihatin dengan Agnes .
"isstt mamah apa apaan sih , ngapain si adek jagain agnes dia aja masih sering di bully .udah dek ngga usah terlalu ikut campur sama urusan Agnes"ujar Abangku yang tidak suka dengan ucapan mamahku yang terkesan memberikan ku tanggung jawab tentang Agnes .
"maksud mamah...."
"udah nggapapah mah aku bakal berusaha jagain Agnes kok"sahutku ingin menghentikan perdebatan ini.
"dekk..."ucap abangku dengan tatapan tajam tidak suka.Aku hanya tersenyum manis menenangkan kemarahan abangku yang posesif.
"Kak ,kakak beneran mau ke Bandung?"tanya varo dengan wajah imutnya ,huh dia sangat imut aju tidak tahan untuk mencubit pipinya yang gembul.
"iyah ,dekk"
"Adek ikutt"pintanya dengan bola mata anjing nya .
"ngga boleh di sana dingin banget ,nanti adek beku gimana"
"kakak jahat ,adek kesel "
"hohoho mukanya jangan gitu donk , imut banget sih"