Rara Argadana ia adalah putri kerajaan Nusantara,Raja Argadana ia adalah Ayah handa putri Rara. Hari itu adalah hari upacara pemujaan, Para Raja mulai berdatangan bersama para rombonganya. Mereka yang datang di persilahkan masuk ke aula kerajaan. Di sana Raja Argadana memimpin doa agar pelaksanaan upacaranya lancar. Pemukulan gong pertanda upacara akan segera berlangsung.
Raja Argadana mempersilahkan para Raja untuk memasuki kuil nanyak. Dengan khusu mereka berdoa, namun ada salah seorang raja yang berniat mencuri kristal ajaib. Kristal tersebut adalah benda pusaka yang menyeimbangkan kesetabilan alam bawah dan alam atas yang dibuat oleh para naga. Karena ke serakahan Yang menguasai dirinya ia melancarkan aksinya tanpa berfikir apa akibatnya nanti.
Raja serakah itu menyelinap keluar dari ruang doa untuk mencari keberadaan kriatal itu. Ia mulai mencarinya dengan mengecek satu persatu ruangan yang ada di kuil nanyak. Raja itu membuka ruangan terakhir dan ia pun menemukan kristal tersebut. Sebelum ia berhasil membawanya ke luar dari ruangan itu ia ketahuan oleh Raja Argadana, ia hendak mengambil kristal tersebut untuk melakukan langkah terakhir upacara.
Raja Argadana sangat terkejut ketika ia melihat Raja Husnain yang sedang memegang kristal ajaib. Karna ia hanya mengijinkan orang lain masuk ke ruangan tersebut selain diarinya dan para biksu pemimpin upacara.
Raja Argadana meminta secara baik baik kepada Raja Husain agar kristal teraebut di kembalikan ketempat semula. Namun Raja Husain menolak. Akhirnya Raja Husain pun memintanya secara paksa. Disana mulai terjadi perkelahian hebat. Mereka mengunakan jurus bela diri tingkat. Mereka mengakhiri perkelahian tersebut karna kristal tersebut pecah. Kristal itu pecah di karenakan tidak sengaja terlempar oleh Raja Husain.
Raja Argadana panik saat melihat kristalnya terpecah menjadi beberapa bagian. Tak lama setelah kristalnya pecah, makhluk bayangan dunia bawah mulai bermunculan. Makluk bayangan mulai merubah para menduduk menjadi batu.
Raja Argadana, beserta ke-2 raja lainnya memerintahkan anak mereka untuk mencari naga terakhir. Tak lupa Raja Argadana membagikan pecahan kristal melindungi mereka dari makhluk bayangan.
Rara,Juna, zoe , dan Rama mereka pun mulai mencari naga terakhir di lembah dewa. Mereka hanya mengandalkan sebuah peta kuno untuk mencari keberadaan naga tersebut. Setelah beberapa hari berjalan mereka tiba di gua naga. Mereka mulai membacakan mantra pemangil naga.
Mereka merasa putus asa karna sang naga tidak terlihat. Merka beranjak meningalkan gua, namaun ada cahaya yang sangat terang menyinari gua tersebut. Setelah cahaya itu meredup munculah seekor naga air, ia adalah sang Naga Terakhir .
Mereka bertiga sangat terkejut, Rara pun langsung mengutarakan maksudnya. Mereka pun menyerahkan potongan potongan kristal ajaib agar disatukan kembali oleh sang naga.
Naga tersebut mengabulkan permohonan mereka. Sang naga pun mengerahkan seluruh kekuatanya untuk menyatukan kristal ajaib itu.
Tak lama kristal ajaib memancarkan chayanya yang membuat mereka yang sudah menjadi batu kembali menjadi normal.
Sesuatu yang mengejutkan pun terjadi, para naga yang sudah membatu kini mereka kembali normal. Hal itu membuat sang Naga Terakhir bahagia karna selama ini ia hidup kesepian.
Setelah berterima kasih mereka bergegas kembali ke kerajaan Barat Nusantar, mereka merindukan orang tua mereka. Setelah sampai mereka pun langsung memeluk orang tua mereka yang sudah menyambut kedatangan mereka. Raja Husain yang tamak pun menyesaili perbuatanya. Raja Husain berakhir mendekap di penjara karna kesalahanya.