"bagaimana? apa kalian mau ?!" jawab salah satu teman kami yang bernama dalvin
"kau bercanda?! kau mengasih mereka tantangan pergi kerumah angker itu ?!" jawab nya si putri
"memangnya kenapa? lagian bakal ku kasih imbalannya"jawab dalvin
"baik kalau begitu aku terima tantangannya!"jawab ku (revan)
"aku juga..demi seratus ribu aku terima tantangannya"jawab teman yang ada disebelahku rio namanya
"a..aku ikut kalian saja.." jawab putri
"kau tunggu saja! jangan ikut kami kesana!"kata rio
"enggak! aku tetep ikut!!"
"ah yasudahlah...biarkan saja dia ikut..toh dia juga yang mau ..jangan salahkan kami kalau kau ada dalam bahaya!"kataku
sore hari .. aku,rio dan putri pergi kerumah angker itu, takut? pastinya!..didepan rumah itu kami masih ragu untuk masuk..
"jangan kesana!" suara bisikan yang membuat ku merinding.."jangan kerumah itu !"
saat kami menoleh kebelakang..ternyata itu
"eh pak jamal.."kataku sontak aku terkejut
"bapak ngagetin aja!" jawab si rio
"oh iyakah? hahahhaa..lagian kalian ngapain disini!? bahaya lhoh!" jawab pak jamal
"o-oh itu..kami cuma lewat aja kok pak"jawabku
"oh gitu. intinya kalian harus pulang! jangan kerumah itu..bahaya!!.."kata pak jamal
"memangnya kenapa pak?" kata putri
"banyak orang yang datang ke rumah tua ini..tapi mereka tidak kembali lagi..jasadnya akan ditemukan 3 hari setelah itu..makanya bapak minta jangan kerumah tua itu yah!"kata pak jamal
"e-h iya pak" kata ku
setelah itu pak jamal pun langsung pergi..namun setiap langkah nya ..dia selalu melihat kami dengan tatapan yang sangaat mengerikan..dia bersuara kecil"jangan kerumah itu.." aku sudah menduga ada yang aneh daritadi...
"udah ah aku g mau ikutan tantangan lagi!"kataku
"yah..beneran ga jadi nih? ah lu gampangan takut ama cerita nya pak jamal!!"jawab rio
"bukan takut! sudah mau maghrib..nanti mama gw nyariin gw lagi!"kataku
"mending kita pulang aja! "kata putri yang daritadi berdiri dibelakang aku dan rio
"lu kenapa jadi ngikutin omongannya si revan sih?!dasar cewek ..bisanya cuma takut doang..hahaha!!"ejek rio
"rio! udah ah intinya aku mau pulang!"jawab putri dengan kesal
"udah udah..jangan berantem terus napa! mendong kita hompimpa ! yang menang kita bakal masuk bareng bareng!" kataku
"ok"jawab rio
"YES! gue menang ..dah 3 kali! ayo kita masuk! yang bisa keluar duluan dari rumah tua itu dia menang!" kata rio
"em ok"jawab ku dengan gemetar..
putri yang mengikuti revan dan rio hanya bisa diam dengan ketakutan..dipundaknya terasa sangat berat .."re..revan! p..pundak aku berat banget!.."katanya dengan mulut yang kaku
"udah ah jan suka nakut nakutin" kata rio
rio berjalan sambil menarik tangan putri..
"heh apanya yang seram..biasa saja..cuma banyak sarang laba laba dan debu saja!!" ucap rio dengan sombong
"eh put..kamu takut?!"kata rio sambil menoleh kebelakang
"EH!! PUTRI G ADA!"
"hah kok bisa!?!"ucap ku
"GA TAU ..BERARTI DARI TADI GUA MEGANGIN BATANG POHON DONG!!?!"
"DIA KAYANYA MASIH DILUAR..AYO COBA KITA SUSUL DULU"
"""BRAK"""
"SI4L!" PINTUNYA KEKUNCI SENDIRI!"kata rio
"trus kita harus kemana!? kita harus keluar"
"BERPENCAR DULU ..KITA CARI JALAN KELUAR..SIAPA TAU ADA PINTU KELUARNYA.."kata rio
"iya juga..rumah gede kaya gini pasti ada pintu kelluarnya.."
disisi putri..."rio!!..revan...kalian kemana?! jangan tinggalin aku ..hiks.."kata putri sambil menangis..
TAK
TAK
TAK
hah"..suara apaan tuh!"
"kalau itu bukan revan atau rio..berarti.."
"aku harus sembunyi.."
putri bersembunyi dilemari..didalamnya dia mencium bau amis yang sangat pekat..dia tidak ingin bersuara dia menutup mulutnya agar dia tidak bersuara..
"a..apaan nih...k-kok yang aku injek lembek banget.."
dan ..
"HAH.."
"AAAAAAAAHHHHHHHHHHH"
putri menginjak mayat seseorang yang baru saja meti beberapa minggu...
dan seketika ..ada seseorang dibelakang putri..
ketika putri menoleh..ia terkejut...orang itu membawa pisau yang tajam dilumuri dengan darah..ditubuhnya banyak sekali darah yang berceceran...bola matanya yang kanan keluar...
"d..dia wanita!"
"AHHHHHHHHHHHHHHHGGGGG"
"HAH" ITU SUARA PUTRI" ucap revan..saat dia sudah berpisah dengan rio
"aku harus cari putri..semoga dia tidak apa apa!.."
"tempat ini luas juga.."ucap rio..e-eh ruangan apa ini? sepertinya dapur.."
"boneka?"
"kenapa ada boneka disini?..tapi..boneka ini masih bagus..ah kubawa ah..akan kukasih ini buat adik..pasti dia seneng"
"eh".."ada kaya ada yang liatin aku dari tadi"
"revan?"
"heh revan jan nakut nakutin dong.."
"eh..em..kayanya cuma halusinasi aja"
"k e m b a l i k a n!!!"
"hah..SIAPA ITU?!..KELUAR!"
"K E M B A L I K A N B O N E K A K U ! !"suaranya semakin keras
"s..siapa itu.." dengan takutnya..rio berlari
tetapi ada sesosok bayangan hitam yang mengikutinya..
"PERGI!!! PERGI "
"AAAH" rio tersandung kayu yang ada dilantai
dengan raut wajah yang menakutkan sosok itu berkata sambil tersenyum"hehe..hai bocah nakal"
bentuknya sangat menakutkan..bau amis yang ada dimana mana...tanpa tangan...dan hanya mempunyai kaki 1...badannya dipenuhi sayatan sayatan pisau...
"JANGAN MENDEKAT..PERGI ..PERGI ...JANGAN GANGGU AKU. "
"T E R L A M B A T"
ucap sosok itu
""AAAAAHHHHHHH"
"HAH" RIO!!..RIO DIMANA LU!!"
"TUHAN..TOLONG TEMUKAN JALANNYA" kata revan
cuaca sudah gelap..
"assalamualaikum..bu putri.."
"waalaikumussalam iya ada apa ya bu..kok ibunya rio dan revan datang kerumah saya.."
"ini bu..revan dan rio ada ga ?"
"revan dan rio belum pulang juga bu?"
"maksud bu putri...putri juga belum pulang?"
"iya bu..ya Allah..itu anak kemana ya bu..daritadi saya telpon ayahnya buat nyari putri suruh pulang.."
"sabar ya bu..kita juga dari tadi nyariin revan dan rio.."
b e r s a m b u n g
thanks yang udah baca☺