Viviana Lee wanita yg memiliki body gempal tapi byk di senangi orang orang yg kenal dgn nya. Viviana mempunyai seorang sahabat baik bernama Mar, mereka tlah berteman lama sehingga baik buruk sesama mereka sangat la tau, dan susah senang selalu bersama.
Vivi, jalan jalan yuk kata Mar...
emank mau kemana? aku ngantuk lo Mar... besok aja ya kata Vivi pada Mar, tapi karna Mar memaksa kehendak nya maka Vivi dgn malas nya mengikuti sahabat nya itu.
Makan bersama, jalan bersama bahkan cerita suka duka bersama, namun siapa yg menyangka, suatu hari Vivi berkenalan dgn seorang pria Hairul. Hairul sangat senang berteman dgn Vivi, 😆
"woiii vi, ngapain kamu bengong, lagi mikirin siapa? hayooooo" Mar bertanya dgn vivi
hikz, gila aja kamu, hampir lepas jantung ku gara gara kamu kagetin😡😡 rajuk vivi kpd mar, namun mar hny tertawa 😆😆 ,begitu la mereka bila bersama selalu berbagi cerita, vivi pun menceritakan pada mar bahwa Hairul mengungkap kan perasaan nya pada vi, awal nya mar juga senang dan berkata akan mendukung hubungan ku dgn hairul 🤗🤗
Jujur, aku sungguh senang bisa berbagi suka duka senang ku dgn sahabat terbaik ku mar.
Tapi.....hubungan ku dgn hairul tak berjalan lancar, ada saja pertengkaran pertengkaran kecil antara kami berdua. 😟😟
Aku pun menceritakan nya pada mar... sahabat ku
Mar... aku bingung, kenapa hairul selalu marah marah pada ku tak jelas ya? perasaan aku gak ada buat salah dech 😟
Emank nya kalian kenapa vi?tny mar pada ku...
ya... aku pun gak tau la mar, terkadang aku merasa hairul baik pada ku, tapi bisa dlm hitungan menit juga hairul berubah sikap dgn aku, 😭😭😭 gak apa "bumbu cinta" itu... begitu la mar menghibur ku.
Hari hari berlalu, hairul semakin cuek pada ku, aku buntu😭😭😭. Seperti biasa aku berbagi suka duka ku dgn mar,
Mar, kamu rasa aku harus bagaimana ya? Hairul seperti nya da banyak berubah tak seperti awal hubungan dech kata ku pada mar,... 😔😔
Mar berkata, kalo begitu putusin la vi, daripada kamu susah hati trus, sebaik nya kamu belajar untuk melepas kan nya mgkn itu lebih baik buat kamu dan hairul kata mar.
Beberapa hari setelah kata kata mar tempoh hari, aku membuat keputusan berani kan diri bertanya kan langsung pada hairul, mau di bawa kemana hubungan kami ini.
Malam itu juga, aku berani kan diri untuk bertanya kan pada hairul, bagaimana dengan hubungan kami sekarang?
Hairul tak menjawab pertanyaan ku, tapi hairul memperlihatkan sesuatu padaku.
Halo Hairul... gimana kabar kamu?
Hairul, Mar ingin katakan sesuatu sama kamu, Mar suka sama kamu, tapi kamu pacar sahabat ku, kamu pacar Vivi, Mar tau tak seharusnya Mar suka sama kamu, tapi Mar tak bisa menahan perasaan ini sama kamu, Mar tau kamu dan Vivi selalu bertengkar walaupun untuk hal yg kecil saja, jika kamu putus sama Vi, mau kah kamu terima Mar jadi pacar kamu?
jawaban Hairul : Mar, kamu sahabat baik Vivi, seharusnya kamu lebih menjaga hubungan persahabatan kamu dan vivi, agar lebih baik lagi, aku menghargai kamu sebagai sahabat kekasih ku, walaupun aku dan vivi pisah atau aku tak bersama vi dari awal juga, aku takkan bisa bersama kamu, perlu kamu ketahui aku gak pernah punya hati dan perasaan terhadap kamu, aku hny menganggap kamu teman ku saja, dan sebaik nya kita sudahi perhubungan pertemanan ini. Aku tak ingin menyakiti vivi.
Tanpa ku sadari aku menangis semahu mahunya, sumpah hati ku bagai di tusuk belati, sakit nya teramat sangat, aku di khianatin sahabat baik ku sendiri 😭😭😭
Sahabat yg tlah ku anggap saudara kandung ku sendiri,ku anggap kakak ku sendiri, sungguh tak ku sangka inikah balasan yg ku terima dari kebaikan yg ku beri kan???
Setelah malam itu, hati ku sungguh hancur dan sakit walaupun begitu aku masi sayang kan sahabat ku itu, aku ketepi kan ego ku dan emosi ku, maka ku anggap smua nya aku tak tahu, dan bahkan sampai sekarang sahabat ku Mar tak pernah tau bahwa aku tlah pun tahu luahan hati nya pada Hairul.
Sejak saat tu juga aku tak lagi mudah percaya kan seseorang terlebih lagi yg namanya "SAHABAT"