Dandy dan ayahnya bernama pak.Ahmad mereka tinggal berdua di rumah yang sederhana.
Waktu itu malam tiba sekitar pukul 12.30 Dandy hendak beranjak tidur, ia mematikan lampu kamarnya, kemudian ia memejamkan matanya tetapi aneh ia tak segera terlelap dalam tidurnya, ia terus memaksa memejamkan matanya tapi tetap saja ia tak terlelap dalam tidurnya.
Tiba tiba terdengar suara ayah Dandy disebelah kamar Dandy seperti sedang dicekik oleh seseorang.
"Akh akh..."
Dengan cepat ia segera menuju ke kamar ayahnya dan terlihat ayahnya sedang mencekik lehernya sendiri.
"Ayah.... Ayah lepaskan, kenapa ayah mencekik leher ayah sendiri" ucap Dandy.
Kemudian ia segera melepas cekikan itu dan menuntun ayahnya untuk mengucap istighfar.
"Ayo yah istighfar" ucap Dandy.
"Astaghfirullahaladzim" ucap pak. Ahmad.
"Kenapa ayah mencekik leher ayah sendiri?" Tanya Dandy.
"Gadis kecil membawa ukulele sedang mencekikku bukan aku" ucap pak. Ahmad.
"Mungkin itu halusinasi ayah, sudahlah ayah tidur lagi ini sudah malam"
Setelah semua tenang, Dandy pun kembali ke kamarnya, ia merebahkan badannya di atas ranjang dan saat hendak menarik selimutnya, ia mendengar seperti ada seseorang yang sedang memainkan ukulele.
"Siapa sih malem malem main ukulele ganggu orang tidur aja" oceh Dandy.
"Aku kak" ucap seseorang dengan suara yang imut dengan sedikit cekikikan.
Dandy pun terkejut, ia segera bangun dan menyalakan lampu kamarnya tetapi nihil tak ada siapapun dikamarnya kecuali dirinya sendiri.
'tadi siapa?' batin Dandy.
Tak pikir panjang akhirnya Dandy pun kembali merebahkan badannya diranjang tetapi dalam keadaan lampu kamar yang menyala, dan saat ia merebahkan badannya, tiba tiba gadis kecil itu muncul tepat didepannya dengan membawa ukulele dan terus memainkan ukulele tersebut dengan sangat keras.
Tubuhnya sangat kurus, pucat, dan wajah bagian bawah matanya hancur berlumuran darah.
Gadis kecil tersebut menatap Dandy dengan terus memainkan ukulele nya, ia terus menatap Dandy dengan tatapan menyeramkan dengan tertawa cekikikan melihat Dandy yang amat sangat ketakutan.
Karena tak tahan, Dandy pun pingsan tak peduli apa yang akan gadis kecil itu lakukan saat ia pingsan.