BAB 2
ku lajukan mobil kesayangan yang sudah menemani selama 2 tahun terkhir ini. setelah 45 menit perjalanan akhirnya sampai di kantor tempat ku bekerja. ku parkirkan mobilku d tempat biasa, setelahnya aku kluar dan berjalan menuju lobi. dengan gaya yang begitu anggunnya aku berjalan menuju ruangan kerjaku, tapi tiba-tiba langkahku harus terhenti karna teriakan mereka,
" hhaaloooooo gaaees..sapa lagi yang bisa triak begitu kencengnya kalo bukan ike dan retno sahabat somplak ku. dengan memutar mataku dengan malas aku mengabaikan panggilan mereka dan tetap berjalan menuju ruanganku yang ada d lantai 10.
dengan setengah berlari mereka mengejarku menuju lift karna kita d tempatkan d lantai yang sama tapi beda ruangan. ketika kami sudah d dalam lift mereka berdua menatapku dengan tajam, aku yang melihat tu melipat tanganku di dada sambil berucap
" napa lho pada ngliatin gue, sirik ngliat kecantikan gue yang cetar ni. sirik. bilang boss." dengan senyum smrik ku memandang mereka.
"yeee...pede gila..jangan sok cantik, yang ada ntar lho keder sendiri".retno menimpali omongan ku.
itulah kami, meskipun suka ngomong ngegas tapi gak pernah meruntuhkan persahabat yang sudah terjalin dari kami SD. ting..pintu lift terbuka dan kami segera kluar menuju ruangan masing-masing. aku bekerja sebagai meneger keuangan, sedangkan retno dan ike bekerja d bagian pemasaran.
setelah masuk ruangan, aku mendudukan tubuhku d kursi kebesaranku ( udah kayak bos perusahaan😂😂 ). tumpukan berkas sudah menanti untuk ku cek, dengan menarik nafas yang dalam dan membaca bismilah ku raih satu berkas dan ku teliti sebelom nantinya ku serahkan ke bos besar.
sangking banyaknya berkas yang aku kerjakan sampai gak sadar klo sekarang sudah waktunya makan siang.ku hembuskan nafas lelahku sambil merenggangkan otot badanku yang lumayan capek, aku berdiri dari dudukku dan melangkah kluar ruangan menuju kantin yang ada d lantai bawah.
ketika ku memutar hendle pintu ternyata mereka sudah ada d depan pintu ruangan ku, aku yang kaget reflek menoyor kepala ike yang ada di hadapan ku.
retno yang melihat klakuan ku tu sontak tertawa trbahak-bahak.
"hahahaha...kocak lho pada ampek sakit perut gue liat lu berdua hahahaha" dengan memegang perutnya retno tak henti hentinya ketawa. aku yang masih kaget skaligus jengkel karna d ketawain langsung mendekati retno dan "tak" ku jitak tepat d ubun ubun kepalanya. dengan senyum kemenangan ku tinggalkan mereka berdua menuju kantin.
setelah drama unfaedah akhirnya kami tiba d kantin dan memilih bangku d pojok supaya tidak terlalu jadi pusat perhatian dengan ke absurtan kami.
retno yang akan memesan makanan menyempatkan diri menanyakan padaku dan ike ingin pesan pa
" lho berdua mau pesen apa'an, skalian gue pesenin,mumpung gue lagi baek". setelah berpikir akhirnya aku memilih menu bakso dan es jeruk. ike pun sama dengan pilihan ku.
sambil menunggu pesenan kita datang, aku mengecek akun fb yang dr pagi blom sempet ku buka lagi. dengan lincah ku scroll beranda fb ku melihat pa ada berita menarik. puas dengan beranda, ku buka inbox yang terdapat tanda pesan masuk. ada 3 pesan masuk d inboxku, tapi yang membuat aku penasaran adalah inbox dari orang yang gak aku kenal dan aku juga merasa gak pertemanan dengan dia.
ku buka inbox yang bernama BRAMANTYO, satu kata yang muncul "hai"..aku termenung mencerna isi inbox ini. ketika sedang fokus, tiba tiba retno datang membawa pesanan ku dan ike dengan di bantu pelayan di kantin.
"lho ngliat apa'an sich nov kok fokus banget, jangan jangan lho dapet kenalan cowok ya". timpal retno setelah meletakan pesenan kami d meja.
" bukan apa apa'an., ni cuma buka akun fb gue ja ternyta da yang inbox tapi gue gak kenal dan gak ngerasa berteman ma dia". kataku sambil menyruput es jeruk.
dengan kepo ike menimpali obrolan kita, " cewek pa cowok nov. klo cowok kenalin ke gue, sapa tau ganteng dan kita berjodoh". dengan ekspresi menghayal. aku dan retno yang mendengar omongan ike merasa jengah. tidak mau meladeni omongan ike yang gak penting, aku lanjut menghabiskan bakso yang menggugah selera.
merasa sudah kenyang kami bergegas kembali k ruangan masing masing dan melanjutkan pekerjaan yang belom selesai.