pada tanggal 23 agustus 2013 aku mengenal lelaki yg bernama zidan , pas aku mengenal dia , dia selalu baik dan bersikap sopan , aku yg selalu hidup dengan tanpa arah ketika seorang ibunda tercinta ku meninggal , aku hidup dengan kaka ku , dengan hidup pas pas'an , entah pas ku kenal lelaki itu hidup ku lebih berwarna , seakan aku ingin menerima kekurangan nya , suatu hari aku mengenal kan lelaki yg aku cintai dgn keluarga , di sambut dgn kaka ipar ku dia berkata kamu serius ingin menikah dgn lelaki itu yg kamu belum tau tentang keluarganya atau pun apa , tapi aku jawab ingsa allah ka aku menerima walau hubungan ku baru 1 bulan , untuk mejalin hubungan yg lebih serius , dan pada bertepatan 01 juli 2013 aku di lamar oleh zidan , entah dalam hati aku senang atau bahagia sebab saudara ku tidak pernah merestui hubungan ku dengan zidan , pada akhirnya aku tetap memilih menikah dengan dia walau ku tau aku baru mengenal dia baru 1 bulan pas tanggal 04 juli kami melangsung kan pernikahan kami pun bahagia dengan , pernikahan ini walau pun kaka ku , pura pura merestui pernikahan kami , dan singkat nya selama pernikahan , kami menginjak 5 bulan dia selalu kasar bahkan aku dimaki dengan kata kasar , hati ku sedih dan menangis , selalu disalah kan oleh ibu mertua ku yg bilang menantu malas ini itu , dalam hati kecil ku ya allah berikan hamba kekuatan""
hingga suatu hari aku menemukan hp suami ku yg berbunyi ternyata itu sms dari mantan pacar dengan kata kata yg mesra"" entah aku harus bagai mana ? seakan hati ku hancur berkeping keping
aku hanya berdoa kepada allah ya allah jika hamba sedang di uji dengan pihak ke 3 maka berikan hamba ketegan , ketabahan dalam menghadapi semua "" , suatu hari aku bikin masakan kesukaan dia , dia jawab " kamu tau ga mantan ku aja lebih mengerti dengan ku " kamu cuman bisa nyusahin aku " aku tersentak air mata ku menetes di pipi entah kenapa hati ku tambah hancur , aku diperlakukan kaya hewan yg tidak punya perasaan , suatu saat pernikahan ku mau menginjak 1 tahun aku hamil dan disaat itu lah aku bertengkar hebat dengan suami ku , aku di pukul , di tendang perut ku , dibilang aku wanita ""jalang""
hati ku hancur aku pergi tanpa arah akhirnya aku singgah di kuburan alm ibu ku , aku menangis sejadi jadi nya , seakan aku ga kuat untuk hidup lagi , setelah aku menangis kaka laki laki ku menghampiri ku " neng kenapa kamu menangis" aku jawab dengan senyuman oh ga bang cuman rindu dengan ema " abang ku tersentak melihat aku tak berdaya akhirnya abang ku memeluk dengan berkata kalo kamu ada masalah cerita dengan abang , kaka kmu jangan kamu simpan kepedihan itu sendiri, aku bertanya " bang apa adek bisa bahagia seperti orang laen " abang ku menepuk pundak ku ya kamu berhak bahagia , terus aku di bawa abang ku pulang ke rumah mertua ku , rasanya aku sesak pulang ke rumah itu lagi , aku memegang tangan abang ku dan berkata" bang boleh adek tidur di rumah abang" abang ku langsung tersentak dan terdiam sesaat 😢, " dek bukan nya abang ga mau ,kamu udah punya suami " suami kamu lah yg berhak mengijin kan bukan abang" sesat aku mengerti akhir nya abang ku pergi dengan motor nya , bayangan abang ku jauh dan aku melangkah kan kaki ku dengan rasa yg takut , suara pintu pun terbuka "kretekk" hmm ternyata ibu mertua ku sedang nonton tv , dan suami ku ga ada , aku langsung masuk kamer dan diam sejenak tak lama suami ku datang dan bilang kamu habis kemana kamu cari keluarga mu hah" aku menangis , dan mertua ku bilang nak udah nanti habis lahiran cerai kan saja dia , buat apa kamu selalu bertengkar dengan dia "oh ya kalo bisa kamu cari perempuan laen aja " jawab mertua ku ya allah aku cuman bisa menangis dan berkata dalam hati , tega banget ya mertua ku ,