Namaku Akai Sora yang berati langit merah.
Aku adalah keturunan dragon fire, aku mewarisi kekuatan orang tuaku yang telah tiada, orang tuaku tiada saat pembantaian besar besaran yang terjadi di negara ku, dulu aku memiliki seorang adik tapi dia ikut terbantai bersama orang tuaku, sejak hari itu aku memutuskan masuk dalam organisasi Phoenix.
Organisasi itu adalah organisasi yang ditentang oleh masyarakat, walau kami sudah banyak berkorban untuk mereka tapi mereka malah menentang dan mencaci kami, tapi itu tidak masalah, misi utama kami semua adalah menghapus perbudakan dan mengembalikan kejayaan negeri kami.
Negeri kami dipimpin oleh seorang raja yang kejam tamak dan tidak berperikemanusiaan, dia akan langsung membunuh rakyat yang memberontak, membunuh para penerus dari keturunan dragon, sebenarnya dia adalah raja penakut yang begitu takut akan kematian nya karena itu dia membunuh semua generasi dragon yang diramalkan akan menjadi malaikat maut nya.
Sekarang hanya ada sepuluh dragon yang tersisa aku dan beberapa rekan ku, kami dijaga bagaikan tambang emas yang sangat berharga, tapi satu tahun lalu lima dari kami mati karna pembantaian besar besaran, aku bisa selamat karena saat itu aku tidak ada di ibukota, sekarang hanya tinggal kami berlima yang harus mengemban misi membunuh sang raja.
Malam ini kami akan menyerang istana, dengan kemampuan kami yang telah diasah bertahun tahun bagai pedang yang selalu ditempa dan menjadi sangat tajam dan kuat, kami berlima berpencar membentuk dua regu yang menuju langsung ke aula istana dimana tempat raja berada, di istana begitu banyak pengawal benar benar misi yang sulit merepotkan dan melelahkan, aku dan seorang rekanku menuju aula melewati sisi sebelah kanan istana, disini begitu ramai penjaga.
Setelah setengah jam akhirnya kami sampai di aula disusul dengan regu kedua yang dipimpin oleh kak Sira , kak Sira adalah dragon water tertua dan paling berpengalaman dari kami berlima, di aula kami langsung disambut hangat oleh para prajurit dan senjata mereka, tanpa ragu kami menyerang sedangkan diluar istana orang dari organisasi Phoenix mulai berperang dan mencegah para penjaga dan bala bantuan masuk kedalam istana agar tidak menggangu kami menjalankan misi mulia ini.
Saat bertarung aku melihat ada celah untuk mendekati raja, tapi tanpa disangka sang raja sudah melarikan diri pergi ke ruang bawah tanah aku yang melihat hal itu langsung pergi mengejar nya bersama murai (dragon black) yang merupakan rekan sekaligus sahabat terbaik ku, kami mengikuti raja sampai ke sebuah ruangan gelap, disana terpasang banyak perangkap yang mengerikan aku hampir saja terbunuh oleh perangkap perangkap itu,tapi tidak lama berselang akhirnya kami bisa menghadang sang raja ternyata dia memang seorang raja yang penakut, saat aku dan murai mulai berhasil menghabisi semua pelindung raja dengan mudah espresi wajah raja yang ketakutan membuat ku ingin tertawa.
Tidak disangka membunuh raja sangat lah mudah, tapi saat aku akan membunuh sang raja dia mengeluarkan sebuah kurungan raksasa didalamnya ternyata berisi adik tercinta ku yang telah disandera nya selama bertahun tahun, raja penakut itu mengancam ku jika aku mendekati nya dia kan membunuh adikku, amarah didalam hatiku semakin bergejolak, tanganku sudah seram senjataku bagai ingin mengoyak tubuh raja itu sampai berkeping keping, tapi tubuhku tertahan karena melihat adik ku yang menderita disana dan raja itu malah tertawa bahagia melihatku menderita.
Aku sudah mulai muak dengan tingkah lakunya, aku mulai berjalan nekat mendekati nya dan pedang besi mulai dia arahkan meluaki adikku tapi aku tidak bodoh aku ekor nagaku menyambar tangan raja itu dan pedangnya terjatuh ke tanah ini adalah kesempatan ku untuk membunuh nya, aku arahkan pedangku kelehernya lalu ku koyak lehernya, saat raja itu mati semua prajurit langsung mundur dari peperangan, aku berhasil menjalankan misi dan menyelamatkan kan adikku yang telah aku anggap mati selama lebih dari 10th.
Jangan lupa like dan komen ya#