Pedih. Lambat laun hatiku tergerogoti pedihnya luka. Hal yang kau toreh jauh kedalam jiwaku. Kini semuanya menggelap. Tanpa cahaya tanpa bayangan, tanpa segala hal yang dulu kumiliki.
Aku membencimu. Atas apa yang telah kau renggut dariku. Atas apa yang kau tinggalkan padaku. Sesuatu yang membuatku tetap hidup hingga detik ini. Sesuatu yang membuatku terus mengingat memory pahit yang kau ciptakan. Sesuatu yang membuatku ingin menemuimu.
Sebuah dendam.
Dendam yang merasuk kedalam tubuhku, satu-satunya yang kini kumiliki. Aku berterima kasih untuk itu, dan aku akan membalas semua beserta bunganya.
Sebab disini, “Aku masih mencintaimu”
####
END.
23 September 2014
IndahRashie