"Hai Dit, sedang ngapain? liburan ke mana saja?" tanya Reyhan lewat pesan WA.
"Hai juga, liburan kali ini saya stay di rumah saja! bagaimana dengan kamu, Rey?" balas Dita, cepat.
Pagi yang mendung kebetulan Dita tidak ada acara ke mana-mana, dia hanya bersih-bersih rumah dan santai sambil bermain game menggunakan ponsel nya.
"Bagaimana jika kita jalan-jalan ke pantai, Dit? kalau kamu mau, nanti saya jemput kamu di rumah satu jam lagi." Ajak Reyhan kepada Dita.
Dita pun terkejut membaca pesan balasan dari Reyhan, dia bingung! apakah mau menerima ajakan Reyhan atau menolaknya. Akhirnya Dita mencoba meminta ijin kepada kedua orang tuanya, jika diperbolehkan makan Dita akan pergi jalan-jalan ke Pantai bersama Reyhan.
"Bu, Ibu!" ucap Dita memanggil Ibunya.
"Ibu di mana, ya?" tanya Dita sembari mencari-cari ke seluruh ruangan rumahnya.
Ketika Dita hendak mencari Ibu ke ruang tamu, Dita mendapati Ibu berpapasan dengan dirinya. Ternyata Ibu baru pulang dari pasar membeli semua kebutuhan dapur.
"Bu!" sapaan Dita membuat Ibu kaget.
"Hmm, iya! kenapa Dit?" tanya Ibu kepada Dita.
Wajah Dita terlihat gugup dan takut untuk meminta ijin kepada Ibu, bahwa dirinya ingin ke pantai bersama Reyhan.
Asalnya Ibu belum mengenal siapa Reyhan? dan apa pekerjaan dia?.
"Bu, boleh nggak Bu, saya jalan-jalan ke pantai bersama Reyhan?" tanya Rasti sambil menggigit bibir bawahnya.
"Reyhan itu siapa, ya? sepertinya Ibu baru dengar nama Reyhan." sambung Ibu, bertanya balik kepada Dita.
"Em, Reyhan itu teman gurunya Dita, Bu!" jawab Dita pelan.
"Kalian kenal di mana?" tanya Ibu penasaran.
"Kami kenal di sekolahan, Bu! saat acara malam pengukuhan api unggun acara persami." jawab Dita, menjelaskan kepada Ibu.
"Oh, ya silakan jika kamu mau jalan sama dia. Pesan Ibu, kalian harus hati-hati dan kamu Dit, jaga kehormatan sebagai wanita." kata Ibu, berpesan kepada Dita agar dia bisa jaga diri dengan baik.
"Jadi Ibu kasih ijin?" tanya Dita untuk memastikan.
"Iya!" jawab Ibu singkat dan berjalan masuk menuju dapur.
"Yes!" ucap Dita, riang.
Beberapa menit kemudian Dita mengirim pesan kepada Reyhan.
"Jemput saya di rumah satu jam lagi!" pinta Dita kepada Reyhan.
"Siap!" sahut Reyhan dengan penuh semangat.
Akhirnya Dita dan Reyhan liburan ke pantai dan menikmati indahnya lautan yang membentar luas.