"woaahhh... lihatlah. Ha joon upload foto baru" teriak seorang perempuan yang kegirangan karena idolanya baru saja mengunggah foto di instagramnya.
Perempuan itu tak henti-hentinya tersenyum.
Ungguhan itu langsung mendapatkan banyak likes dari para penggemar.
"Ha joon sudah lama tidak ada kabar. Eh tiba-tiba dia upload selca. Senangnya bisa melihat dia lagi." Kata perempuan itu sambil menunjukkan ponselnya ke teman disebelahnya.
Namun temannya tak acuh. Ia hanya mengangguk-angguk melihat perempuan itu tersenyum lebar.
"Eh tapi... Foto ini... rasanya tidak asing. Sepertinya aku pernah melihatnya." Perempuan itu mengernyitkan dahinya. Ia mencoba mengingatnya.
Deg.
Temannya mulai merasa khawatir.
Ia takut perempuan itu akan mengingat foto yang pernah ia unggah beberapa hari lalu.
"Ah... aku ingat. Ji Won-ah, bukankah kafe ini terlihat sama seperti kafe yg kau unggah kemarin?" Selidik perempuan itu.
Ji Won sedikit salah tingkah. Ia mencari alasan untuk menghindari kecurigaan temannya.
"Iya ini sama persis. Lihatlah. Sepertinya ini juga meja yang sama dengan yang kau unggah." Kata perempuan itu lagi sambil membandingkan foto keduanya.
"Benarkah?" Sahut Ji Won.
"Iya benar. Apakah kau tidak melihatnya waktu itu?" Tanya perempuan itu.
Ji Won hanya tersenyum getir.
"Ah tapi tidak mungkin kau bertemu dengannya tapi tidak mengenalinya. Lagi pula kalian pernah di Sekolah yang sama." elak perempuan itu menepis kecurigaannya sendiri.
Ji Won menghembuskan napasnya ia terlihat lega.
Ponsel perempuan itu berbunyi lagi. Ada notifikasi baru. Terlihat Ha joon mengunggah foto baru lagi.
Kali ini Foto tersebut menampakkan dirinya dengan 2 buah piring kosong di mejanya. Ha Joon yang memegang sendok dan menunjukkan wajahnya yg terlihat tersipu. Foto itu seolah diambil oleh orang lain yang ada di depan Ha Joon. Ha Joon menambahkan emoticon wajah dengan mata love yang membuat heboh para penggemarnya.
Perempuan itu berteriak histeris.
"Aarghh... apa-apaan ini? Ha Joon ada apa dengan emot mu dan ekspresimu itu?" Teriak perempuan itu.
Ji Won membelalakkan matanya. Kali ini ia terkejut dengan unggahan Ha Joon.
Bip...Bip...
Ponsel Ji Won bergetar. Ia melihatnya. Ada sebuah pesan masuk dari seseorang.
Ji Won memeriksa pesan tersebut.
Hj ❤ begitulah nama sang pengirim pesan itu tertera dilayar.
"Kau melihatnya kan? Kenapa kau tak menyukainya.
Ayo cepatlah tekan tombol sukanya"
Begitulah isi pesan tersebut.
Ji Won tak membalasnya.
"Apakah aku harus menandai akunmu?"
Pesan kembali masuk.
"Ayolah aku menunggunya."
Ji Won hanya membalasnya dengan emotikon tanda setuju.
Ji Won membuka instagramnya. Ia mulai mengklik tombol suka pada unggahan Ha Joon.
Hal itu membuat temannya menyadari sesuatu.
"Ji Won-ah. Kau menyukainya. Kau menyukai unggahan Ha Joon. Kau tidak salah pencet kan?" Tanya perempuan itu heran.
"Tidak. Seung Mi-ya. Ada yang ingin kukatakan padamu." Ji Won terlihat serius.
"Iya. Katakanlah." Sahut Seung Mi tanpa melihat Ji Won. Matanya masih tertuju pada unggahan di akun Ha Joon.
Tiba-tiba...
"Oh... ini... aku mengenali pin ini... bukankah ini..." Seung Mi memperbesar foto Ha Joon. Ia melihat ada sebuah pin yang tak asing ditopi Ha Joon yang ada dimeja.
"Ji Won-ah. Bukankah kau pernah membuat pin seperti ini?" Seung Mi semakin curiga. Seung Mi mulai melihat akun Ji Won. Dan ia menemukan salah satu unggahan Ji Won yang memiliki angle yang sama dengan foto yang diunggah Ha Joon. Hanya saja unggahan Ji Won hanya nampak ujung Jari seseorang yang terlihat di-crop.
"Ji Won-ah. Kau bilang kau pergi ke kafe ini dengan pacarmu kan? Kapan kau mengenalkannya padaku? Atau aku sudah mengenalnya?" Cecar Seung Mi yang semakin penasaran.
Seung Mi terus mengobrak-abrik akun Ji Won. Ia mulai membandingkan unggahan Ji Won dengan foto-foto yang diunggah Ha Joon. Seung Mi mendapati banyak sekali foto-foto mereka yang mirip. Foto Ji Won yang selalu di crop sedangkan foto Ha Joon yg utuh.
"Woaaahhh... daebakkk... kau benar2 menipuku." Kata Seung Mi kesal.
"Selama ini kalian sudah melakukan lovestagram tapi tak ada yang menyadarinya. Kau benar-benar hebat. Bagaimana rasanya?" Sindir Seung Mi.
"Seung Mi-ya. Maaf... selama ini aku tidak memberitahumu. Bukannya aku tak percaya padamu... Hanya saja... aku... aku ... " Ji Won berusaha menjelaskan.
"Sudahlah... lagi pula aku sudah tahu." Sela Seung Mi sambil terkekeh.
Ji Won terkejut mendengarnya. Bagaimana Seung Mi bisa tahu. Darimana ia tahu. Padahal rencananya Ji Won akan menceritakan semuanya hari ini.
"Ha Joon sudah lama memberitahuku. Aku tahu kalian pernah satu sekolah. Dan aku tahu kalian dekat sejak dulu. Bahkan setelah debut pun kalian masih saling berkomunikasi. Aku tahu. Dan aku tahu Ha Joon selalu membicarakanmu setiap ada kesempatan. Hanya saja orang-orang tidak tahu kalau itu adalah kamu." Jelas Seung Mi.
"Bagaimana mungkin?" Ji Won merasa heran.
"Kita Bestfriend. Aku tahu meskipun kau tak mengatakannya." Kata Seung Mi merangkul sahabatnya.
Ji Won memeluk Seung Mi. Ia merasa lega karena sahabatnya itu mengetehui bahwa kekasihnya adalah seorang idol yang terkenal. Setidaknya ada orang yang bisa mendukungnya.
"Tenanglah. Jangan khawatir. Suatu saat Ha Joon pasti mengatakan yang sebenarnya. Dan aku yakin saat semua itu tiba, penggemar juga akan menerimanya sepertiku. Karena aku tahu, Kau adalah orang yang baik. Kalian serasi." Kata Seung Mi menenangkan Ji Won.
Ji Won hanya menganggukkan kepalanya.
Sejak saat itu, Ji Won dan Ha Joon lebih sering mengunggah kebersamaannya meski Ji Won masih memotong bagian Ha Joon di akunnya. Namun perlahan-lahan para penggemar mulai menyadari bahwa unggahan Ha Joon adalah lovestagram. Dan mereka mendukungnya. Asalkan Ha Joon bahagia.
Meski belum ada banyak yang tahu perempuan beruntung itu adalah Ji Won.
The End.