Kisah ini terjadi pada tanggal 26 April 2021...
Saat aku tengah bengong, terdiam karena tak tahu harus melakukan apa, tiba-tiba aku kembali teringat kejadian dengan "dia", padahal aku sudah berusaha keras melupakannya sejak kejadian itu terjadi.
Kisah ini tentang aku dan dia, yang bertemu dengan hanya lewat sebuah aplikasi. Rasa terima kasih ini aku ucapkan padamu, karena engkau telah membuatku memiliki ide untuk menulis cerita ini disini, lewat ketikan-ketikan keyboard ini.
***
26 April 2021, pagi hari.
Aku sedang melakukan sekolah jarak jauh, atau yang kalian lebih kenal dengan sebutan sekolah online. Saat itu aku sedang mengerjakan tugas matematika yang diberikan oleh guru. Aku bersungut-sungut, aku tak suka pelajaran matematika SMA, apalagi SMP, aku justru lebih suka pelajaran matematika SD, aku merasa seolah kalimat-kalimat dari lagu "Matematika Ilmu yang Menyenangkan" hanyalah sebuah kebohongan belaka.
Saat itu aku menemukan salah satu soal yang sulit, dan aku mencoba mencari jawaban dari soal tersebut dengan membuka aplikasi bernama Brainly, aplikasi idaman para siswa siswi untuk mencontek jawaban.
Sial, soal pertanyaan tersebut belum terdaftar di Brainly. Maka dari itu aku memutuskan untuk membuat pertanyaan tersebut di Brainly, dengan harapan ada seseorang yang menjawabnya.
Menit-menit telah berlalu, akhirnya ada yang menjawab pertanyaan tersebut, lengkap beserta caranya. Anggap saja nama orang yang menjawab pertanyaan tersebut adalah Anita.
Anita memberi komentar seperti ini pada jawabannya sendiri:
"Maaf kalau salah."
Aku hanya bilang bahwa jika salah, ya gapapa.
Tapi beberapa lama kemudian, Anita mengajakku untuk ngobrol di kolom komentar tersebut. Anita bertanya mengenai nama ku, setelah itu kami ngobrol tentang sekolah, kelas, tempat tinggal, ia juga bilang kalau aku pede dalam hal mengobrol, ya ampun, aku bahagia dikata seperti itu oleh Anita, padahal diriku ini amat mengetahui kalau sebenarnya diriku tak pede mengobrol.
Aku tersenyum-senyum sendiri di atas sofa. Untungnya orangtuaku sedang berada di kamar, jadi orangtuaku tak melihat bahwa diriku sedang senyum-senyum sendiri.
Setelah beberapa lama ngobrol dengan Anita, hal menyedihkan bagiku terjadi...
Ia bertanya seperti ini padaku:
"Agama?"
Ya ampun. Di saat itulah tanganku mulai gemetar untuk mengetik, aku mengetik dengan takut-takut Bagaimana jika agama ku tak sama dengannya, bagaimana jika Anita tak suka karena agama kami tiada setitik kata "sama"?
Aku memberitahu mengenai agama ku, dengan tangan bergetar.
Benar saja.
Anita berkata seperti ini:
"Yaudah gak jadi byeeee."
"Aaaaa maaf aku gak tau."
"Yaudah byeee."
Aku terdiam. Ini sedikit menyakitkan, aku merasa seperti ditinggalkan begitu saja oleh dia, entah kenapa dia melakukan itu.
5 menit kemudian aku membalas percakapan itu kembali, dengan perasaan sedih. Aku berkata bahwa tidak apa-apa jika ia tak tahu, aku sendiri juga tidak tahu.
Anita membalas percakapan itu, untuk yang terakhir kali:
"Byeeee..."
***
Malam harinya.
Aku...
Masih...
Membayangkan dia...
Di atas tempat tidurku.
Entah bagaimana rupanya, entah siapa nama aslinya, aku tak tahu.
Kemudian aku mencoba melupakannya, saat itu.
Diriku berbeda dengannya, lagi pula kami belum pernah bertemu secara langsung di dunia yang nyata ini, dan jarak antara diriku dengan dirinya amat jauh.
Aku berusaha keras 'tuk melupakannya, tetapi itu sulit.
Aku tak bisa tidur saat itu, di tengah suasana gelap.
Entah kapan aku bisa melupakan dia.
Itu pastilah mustahil.
Aku mencoba menenangkan diriku, lalu berusaha tenang, berpikir kalau aku dengan dia berbeda.
Dan akhirnya aku pun dapat tidur dengan nyenyak.
***
Kejadian itu, ah, kembali kuingat saat ini, tanggal 12 Juni 2021. Aku mencoba untuk mencurahkan, menciptakan kejadian tersebut menjadi cerita.
Sepertinya aku takkan bisa melupakan kejadian itu, tak bisa...
Apa aku berharap "Anita" akan membaca tulisan demi tulisan yang aku ketik dengan jemari dalam sedikit rasa sedih? Aku sendiri pun tak tahu harus jawab apa.
~ TAMAT ~
Follow IG ku: @rainhard.frealdo
Follow MLBB ku: TheCircleOfFire. ID: 635724455
Jangan lupa untuk membaca cerpen karya saya yang lain di bawah ini ya :) 👇🙏
Jangan lupa juga untuk membaca novel pertama saya: "Dunia Langit". 🙏🙏