Rumah sederhana yang memiliki satu kamar dan ruang tamu didalamnya.
Halaman yang sedikit luas, karna apa karena dalam satu halaman terdiri dua rumah kecil yang ditinggali oleh dua keluarga
Rumah ini sebelumnya telah dibeli oleh seseorang dan langsung dijual murah
Kemudian dua keluarga tadi lah yang membeli dari orang tersebut.
Konon rumah ini dahulunya ditinggali oleh nenek yang dibunuh oleh keluarganya sendiri demi harta keturunan dari sang suami
Dan katanya mayat sang nenek malah di buat daging pangang untuk dimakan
SORE ITU
Sekitar jam 3 petang, ada tiga orang berada dalam rumah yang gelap hanya diterangi oleh cahaya lilin dan pantulan sinar dari luar itupun hanya sedikit.
Rumah sepi dan hanya tiga orang saja dalam salah satu rumah itu.
"bik kok semuanya pergi, kenapa adek sama aku ga diajak sih" keluh sang kakak
"ga boleh ngeluh kak mungkin ya karna mereka ada urusan" jawab baby sister
"ulucan tu pa tak(urusan itu apa kak)"tanya si adek
"urusan itu...kerjaan"ucap si kakak. Langsung diam dan menghadap kearah lilin
Selang waktu beberapa menit kemudian
huhuuhuhuu
tangis adek yang semakin lama semakin keras
"kakak kenapa adeknya kok tiba tiba nangis"tanya si babysister dari arah kamar mandi
"ga tau bik tadi kita main terus adek nangis, kakak tanya kenapa ga dijawab malah tambah keras nangisnya"
"adek juga tadi ga jelas ngomong bik pas main sebelum nangis, bilangnya 'ga mau ikut' terus, kakak tanya ikut apa malah nunjuk pintu"Jelas sang kakak dengan ekpresi bingung
seketika semua padam dan adek pun terdiam
"lah kok gelap bik"tanya kakak yang ketakutan
"bibi juga ga tau"ucap si babysister yang berusaha mencari korek api
"dek adek kok diam gini sih"
"BIBI BIBI!! ADEK DIEM AJA TERUS DIHIDUNGNYA ADA YANG KELUAR !!" teriak sang kakak yang ketakutan melihat banyak cairan yang sebenarnya darah
"adek, adek kenapa"tanya sang kakak yang matanya basah karena air mata.
Terus menerus tetapi sang adek ga menjawab.
"bik,bibi kemana"
TOK TOK TOK
"siapa itu?"tanya sang kakak sambil tetap memangku kepala sang adek
TOK TOK TOK
"Siapa itu"tanya sang kakak yang fokus ke pintu
"cuk berikan dia"suara bisik dari arah belakang
"siapa kamu"tanya nya sengan wajah pucat pasi yang masih fokus kepintu
HI HI HI
Setelah suara itu menghilang
Tiba tiba didepan wajah sang kakak tadi terlihat muka makhluk penuh darah wajah keriput dengan pipi berongga rongga dan mata merah terang, gigi tajam itu mengambil sang adek.