#1
"Pertemuan yang tak disengaja"
Hari ini sama hingar-bingar nya seperti hari hari sebelum nya, sungguh hari yang berat bagi Rere yang profesi nya seorang pelayan di sebuah bar klub malam.
"Hei Rere, tolong antar kan minuman ini ke meja no 17 " ujar bartender, sebut saja Riky.
"Iya kak" jawab Rere dan berlalu menuju meja no 17.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
"Maaf tuan ini pesanan nya" ujar Rere sembari menaruh minuman itu di meja.
Saat Rere hendak ingin pergi meninggalkan pria itu tangan nya di pegang dengan sangat kuat.
"Argh!!!, Apa yang kau lakukan tuan. Lepas kan tangan ku" teriak Rere yang membuat seisi ruangan memandang ke arah nya.
"Putri apa yang kau lakukan padaku, kenapa kau berselingkuh dengan pria lain di belakang ku"
Seperti tak ingin kalah dari Rere suara teriakan lelaki itu lebih besar dan hendak memukul wajah Rere.
/Bugh
"Aneh, Kenapa aku tidak merasakan apa-apa?, dan kenapa suara tamparan nya berbeda" batin Rere
"Arrgh" suara pria itu meringis kesakitan
"Ck..., Lelaki tidak berguna"
Dengan perlahan² Rere membuka kedua matanya dan melihat seorang lelaki tinggi berwajah tampan dan bertubuh atletis di depan nya, yang sedang memukuli laki laki yang hampir menampar nya tadi.
"Sudah², jangan pukuli dia lagi" lerai Rifky.
Setelah Rifky mengambil alih keadaan, pria itu tersenyum dan pergi meninggalkan mereka.
"Tu... tunggu, aku ingin berterimakasih dan siapa namamu?" teriak Rere.
"Tidak perlu terburu-buru, aku yakin kita akan bertemu lagi, dan panggil saja aku sastra" jawab pria itu.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Malam itu jam 01:45 Rere sudah pulang kerumahnya dan hendak untuk pergi tidur, tapi sayang dia tidak dapat tidur karna terus menerus memikirkan lelaki yang dia temui di bar.
"Sastra, semoga kita cepat bertemu kembali"
Ujar Rere yang sekarang sudah berada di alam bawah sadar nya.
bersambung.....
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Thank you⊂((・▽・))⊃
tunggu lanjutannya ya😄👍🏻