Hey kenalin nama aku Cristin, disini aku mau cerita-cerita tentang pengalaman love Story aku yang tidak berjalan bagitu mulus kaya jalan tol.
yang pertama aku mau kasih tau dulu sedikit tentang diriku, aku tumbuh dikeluarga yang tidak begitu harmonis, itu membuat kenapa aku dulu berusaha untuk bisa dapat kasih sayang dari orang lain.
aku gak begitu tau ya, sama orang lain yang mungkin juga keluarganya gak harmonis tapi dia tidak mencari kasih sayang di orang lain, tapi itu yang aku rasain dulu.
dimulai dari :
Love Story part one
Jadi aku pertama kali pacaran saat kelas 2 SMP jangan kaget yaa, kecil-kecil sudah pacaran akupun sekarang mikir kokk bisa dulu gue pertama pacaran muda banget.
pacar aku ini 1th diatas aku, kita pertama ketemu karena ada lomba dance yang di adakan dikota tempat aku tinggal, terus dia ikut lomba mewakili kotanya dan selesai dia dance langsung turun dari panggung terus ngajak kenalan.
karena dulu jamannya cuma sms/tlfn belum secanggih sekarang, yaa awalnya cuma sebatas telfon dan sms, sampai akhirnya jadianlah kita tapikan beda kota dan anak sekolahan juga tapi dia selalu berusaha kalau ada libur meskipun cuman 1/2hari pasti ke tempat aku tinggal.
jadi ingatkan dulu kalo dia sms dan aku sudah gak ada pulsa, aku pasti balas pake Hp ayahku tapi dibawahnya aku tulis "jangan dibalas ini nomor ayahku" hahaaaaa bucinnya anak 90an.
Tapi setelah 4th pacaran datanglah hari terburuknya, jadi saat aku ulang th yang ke 17th dia gak bisa datang dan dirumahku sudah siap-siap buat acara ulang th tapi cuma makan-makan keluarga sih.
jadi saat aku sudah selesai dandan ganti baju, dia tiba-tiba telfon, ekspresiku pastinya senangkan biarpun dia gak datang tapi setidaknya dia telfon untuk ucapin selamat ulang th
📞hallo
📞hallo ini siapa ya?(suara cewe)
bingung dong aku, kokk bisa suara cewe tapi tu, yang aku dengar mereka kaya tarik-tarikan Hp dan suara pacarku juga terdengar jelas
tiba-tiba itu cewe ngomongnya mulai nyolot
"berhenti gangguin pacar orang, kamu gak laku ya? sampe doyan gangguin pacar orang"
buuuummmmmmm.... (terkejut aku mendengar itu)
aku tanyalah "emang kalian berapa lama pacaran?"
dia jawab "sudah 1th"
busettttttrr... (shock+mata sudah kaya air pancuran) bisa-bisanya dia pacarin aku 4th dan 1th terahir dia selingkuh aku gak tau
karena ditelfon itu cewe sudah maki-maki terus dengan kata kasar
batinku "kokk dia yang selingkuhan tapi yang paling koar-koar"
jadi aku jawab saja "ya sudah kamu sama dia sja"
itu cewe bilang lagi "iya aku juga sudah hamil anaknya"
"bbboooommmmmm...... makin shock dong gue pacaran sama dia 4th gak di apa"in sama sekali kokk dia baru 1th sudah hamil saja
tiba-tiba itu pacarku ngomong "Maaf" pokonya cuma bilang maaf sampai telefonnya terputus
dan dari hari itu benar-benar lost komunikasi
"bingung mau bilang dia mantan lucnut tapi dia god boy saat pacaran jagain gak ngerusak aku"
2th kemudian aku dengar mereka sudah nikah dan anaknya cowo, tapi itu bininya tiba-tiba ngotak aku Via Fb "minta maaf karena dulu sudah maki-maki aku, dan akupun ya maafinlah sudah masalalu jugakan"
eh, berlanjut istrinya curhat dia gak bahagia sama mantanku karena mantanku ini masih banding-bandingkan aku sama dia, ya aku cuma jadi pendengar saja, tidak lama setelah bininya ini curhat.
ada yang kasih tau aku kalau mereka berdua sudah cerai dan pisah, bininya juga sudah nikah lagi dan ini mantanku jadi pemabuk berat.
Pesan yang aku ambil dari ini :
"mungkin memang Tuhan mematahkan hatimu karena alasan Kebahagiaanmu atau mungkin karena dia mendengar doamu meminta jodoh yang baik dan mungkin pasanganmu saat itu belum cukup baik buat kamu"
Lanjut
Love Story part 2
Setelah putus sama yang 4th aku pacaran lagi sama cowo Tapi dia ini banyak di kasih Stempel Bad boys, kita kenalan saat musim liburankan aku mau liburan tapi pakai kapal, perjalanan kesana 1malam, karena padatnya penumpang domperku hampir kecolong tapi dia ini yang bantuin selamatin dompetku tapi aku malah pikirnya dia pria mesum karena datang tiba-tiba main tarik tangan nempel ke dia aja.
aku langsung Spontan dorong dia dong
sampe dikota tujuan aku telfonlah teman-teman SMA aku yang juga lagi liburan buat kita ketemu
dipantai
saat hari H buat ketemu dipantai, ketemu lagi aku sama ini cowo bad boys, disitu dia minta maaf dan ceritalah kalau dompet aku mau dicolong makanya dia spontan juga narik aku
akhirnya jadi dekat dan jadian, meskipun bad boys tapi dari semua Love Story kisah sama dia yang paling berkesan buat aku, akhirnya selama liburan itu aku bareng dia terus, kita ke pantai lihat sunset, kadang malam juga kita masih dipantai buat lihat bulan dan cerita-cerita, mungkin kalian bakal shock kalau tau ini Tapi saat aku SMA aku kecanduan "G*nja" dan dia tau kalau aku kecanduan jadi biasanya kalau kita ke pantai dia pasti jagain aku make terus anterin aku pulang (Tapi soal kecanduan setelah lulus SMA sudah berhenti aku ya)
dan ada 1 cerita dimana dia kenalin aku ke teman-temannya dan ada salah 1 temannya yang bilang ke dia "Kokk kamu mau pacarin cewe modelan kaya bagitu"
saat temannya ngomong bagitu aku langsung pulang dan besoknya aku dengar kalau itu temannya dipukulin dong sama dia sampe masuk rumah sakit.
(demi belain harga diri gue dia sampe pukulin anak orang, dan menurut aku modelan cowo bagini sudag jarang dijaman sekarang)
Tapi yaa, setelah 1th pacaran akhirnyapun Gagal karena pacar aku ini di Ajak mabuk sampai bener-bener kewer dan dia tidur dengan cewe yang ajakin dia minum dan cewe itu Hamil.
setelah aku tau, aku minta buat putus bagaimanapun mau itu kamu lakuin karena mabuk tapi sudah terjadi kamu harus tanggung jawab dong.
Tapi saat pisah aku itu sedih bukan karena rasa di Hianati tapi karena aku benar-benar tidak bisa mikilikin dia, aku tidak kecewa sama sekali karena menurutku saat aku sama dia didalam hubungan kita sama-sama saling membalas, gak ada itu over thingking mental sehat banget.
pesan yang aku ambil dari ini:
" bahkan orang yang menurut orang lain sangat buruk, tapi dia malah lebih bisa menghargai dan mempelakukan kita dengan baik"
Lanjut...
Love Story Part 3
kalau yang ini pacar yang ketemu saat kuliah, bucinan tingkat dewa, selalu bersama kemanapun, pokonya gilanya, anehnya semua 1 frekuensi.
dia tipe orang yang suka buat kejutan-kejutan dan itu hal yang pasti buat cewe klepek-klepek dan akupun tipe orang yang kalau sudah bucin apapun akan kuberikan.
kita banyak lewatin waktu-waktu sulit bersama senang juga sama-sama, dan ini termasuk hubungan yang dimana aku rasa aku benar-benar habis waktu,uang semuanya sama dia.
tapi karena kita berdua membiasakan diri kita berdua untuk saling bergantung, akhirnya hubungannya menjadi Toxic itu memasuki th ke 2 kita pacaran tapi kita sama-sama berusaha untuk cari solusi.
memasuki th 3 hubungannya makin Toxic tidak ada tanda hubungan kita sehat, karena Toxicnya sudah masuk ke Fisik, dan disitu Kuliahku benar-benar hancur-hancuran, aku benar-benar Stress dan memutuskan untuk Pisah.
tapi pacar aku yang ini, orangnya nekatan jadi setiap aku minta untuk kita pisah dia pasti ngancam bunuh diri, sampe pernah masuk Rumah sakit karena minum pemutih pakaian.
Aku benar-benar Stress dengan masalah percintaan dan kuliah dan aku memutuskan untuk pindah kampus diluar kota study aku sebelumnya tampa diketahui pacar aku ini, sampai semua urusanya dikampus baru dan tempat tinggal beres
aku baru mulai mencari alasan bagaimana kami harus berpisah, dan yang aku pikirkan adalah "Selingkuh" (kalau yang lain selingkuh diam-diam aku beda selingkuh terang-terangan) karena hanya dengan itu bisa terlepas dan yaaa memang benar "setelah dia puas memaki aku, diapun memilih pisah"
aku pindah ke kampus baru dan mulai semua yang baru, aku mulai lagi kuliahku dari awal, btw aku pindah ngulang semester 1 lagi yang harusnya aku sudah semester 6
pesan yang aku ambi dari ini:
"segala sesuatu yang berlebihan itu juga tidak baik, saat kamu lebih mencintai orang lain lebih banyak dari diri kamu sendiri itu juga ada membuat kamu benar-benar terluka dan dihubunganku yang ini aku tidak menyesali Materi yang aku habiskan untuk dia yang aku sesali Waktuku yang terbuang untuk dia"
Lanjutt.....
Love story part 4
jadi setelah keluar dari hubungan Toxic 1th kemudian aku coba untuk pacaran lagi, kali ini cowonya cuek, tidak banyak bicara, tidak menuntut untuk selalu sama-sama itu yang buat aku suka
tapi tepat 1 th kita pacaran, tingkahnya mulai aneh mulai jangan kasih kabar, susah untuk dihubungin, tapi aku tipe orang yang peka sekali, setiap aku tanya kamu ada orang lain, jawabannya jelas tidak
meskinpun feelingku dia selingkuh, tapi aku selalu harus lihat atau memiliki bukti nyata, karena aku tidak mau ambil keputusan hanya berdasarkan Feeling.
sampai dimana kita sempat ribut lewat Telfon dan 2minggu benar-benar loct contac trus tiba-tibadia hubungin aku untuk untuk ketemu dan minta agar aku jangan marah-marah lagi.
akhirnya aku bilang "okay besok aku samperin kamu" kita berdua kuliah beda kota sekitar 2jam sampai di kota study dia.
dari kosan aku sudah yang senang, ketawa mau ketemu sama pacar, sebelum berangkat aku sudah kabari dia nanti aku sampainya jam 5sore dan minta dia jemput karena aku pakai bus, itu dia masih balas pesan aku.
saat aku sudah sampai aku benar-benar tidak bisa hubungin dia, nomornya tidak aktif, WA juga tidak aktif dan aku tungguin dia depan Indomart 7jam sampai jam 12malam.
aku tidak punya teman dikota itu jadi benar-benar tidak tau mau hubungi siapa, aku juga tidak begitu afval jalan disitu, dan kontrakkan pacarku aku baru ke sana 2x, karena biasanya dia yang samperin aku.
akhirnya aku coba untuk buka maps, aku ciba buat ingat kembali kalau dia jemput aku dari indomart ini biasanya kita arahnya kemana sambil cocokin dengan maps dan muncullah 1mana toko yang sebelahnya masuk kontrakkan dia.
aku langsung pesan gojek kesana, turun di depan gangnya saat jalan masuk gangnya itu rasanya ini hati sudah hancur, semacam sudah tau kalau aku pasti bakal ketemu kejadian yang menyakitkan.
dan benar dikontrakkannya dikamarnya dia lagi sama wanita lain, dan dia ngusir aku keluar dari kontrakkan padahal sudah jam 12malam
(sakitnya jangan di tanya)
hari itu juga aku langsung balik ke kota studyku
pesan yg aku ambil dari ini:
"sebagai cewe jangan pernah remehin Feeling kamu, kadang kamu tau itu benar tapi kamu terus-terusan menipu dirimu"
...
(sekarang sudah tahun ke 3 aku Self Healing, Love my self)