Perpustakaan besar berdiri di kawasan pusat kota. Berisikan berbagai buku dengan jumlah yang sangat banyak. Tiap ruangan terdapat deretan rak dengan buku-buku yang tersusun rapi didalamnya. Beberapa orang tengah berjalan sambil mencari buku yang mereka inginkan. Dan ada juga orang sedang duduk sembari membaca tiap lembaran buki yang terbuka.
Mira membuka lembaran buku yang didapatkannya dari salah satu rak yang ada. Ia membaca tiap lembaran dari buku tersebut. Hanya berisi susunan kata yang membentuk suatu kalimat. Membaca dengan nada rendah serta penuh fokus. Dirinya menikmati waktu membaca itu dengan khidmat tanpa gangguan sedikit pun.
Lembar bacaan sudah sampai pada bab berikutnya di pertengahan buku. Mira merasa sedikit lelah pada matanya karena terlalu fokus. Kemudian ia pergi untuk mengambil air minum yang tersedia di ruangan tersebut.
Saat berjalan mengambil minum, tiba-tiba ia bertemu dengan seorang perempuan yang juga pengunjung perpustakaan tersebut. Mereka berdua berada di posisi berdekatan dengan tujuan yang sama, yaitu mengambil air minum. Mira hanya melirik sesekali ke arah perempuan yang ada di dekatnya itu. Setelah mengambil minum, Mira pun minggir dan mempersilahkan perempuan itu untuk mengambil minum.
Usai mengambil air minum, dia pun pergi dan meninggalkan Mira yang masih diam di dekat sana.
Matanya tidak merubah arah sedikit pun kepada Mira. Bibirnya tak berucap sepatah kata pun, dan sifatnya yang sudah berubah secara drastis dibanding di masa lalu.
Mira mengenal perempuan itu. Orang yang merupakan teman darinya ketika duduk di sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Masih teringat oleh Mira akan momen kebersamaan antara dirinya dan dia. Namun, suatu ketika terjadi sebuah permasalahan dalam hubungan pertemanan mereka. Membuat satu keretakan dan berakhir dengan perpisahan.
Kini Mira hanya bisa memperhatikannya. Tidak ada lisan atau pun tingkah bila melihat perempuan itu. Hubungan yang sebelumnya sangat erat dan terkesan dekat sekali. Kini sudah berjauhan dengan pembatas yang memisahkan mereka berdua.
"Aku akan selalu ingat, meskipun kita tidak lagi menjadi teman akrab layaknya masa lalu."
Mira berjalan pergi dari lokasi tersebut.
-----SELESAI-----