Hiduplah seorang anak pria yang berasal dari Kota Bandung.Dia bernama Jaka.Pada saat itu Jaka bersama keluarganya merencanakan untuk pergi berliburan ke Semarang.Setelah mereka sudah merencanakan liburannya,Mereka pun pergi ke Semarang.Sesampainya di sana mereka mengunjungi beberapa tempat wisata,salah satunya adalah Wisata Lawang Sewu.Sesampainya di Lawang Sewu mereka sekeluarga pergi mengitari tempat wisata tersebut,di selang keluarga Jaka sedang asik mengobrol,tiba-tiba Jaka minta izin kepada keluarganya untuk pergi ke toilet sebentar,sesampainya di toilet Jaka merasa merinding karena di toilet tersebut hanya dia seorang,tiba-tiba ada muncul suatu suara di bilik toilet tersebut,Jaka pun mencoba untuk membuka bilik toilet tersebut,tiba-tiba Jaka terkejut karena di dalam bilik toilet tersebut ternyata ada tulisan darah"Hati-Hati Kamu!"di saat itu laa Jaka langsung melarikan diri dari toilet tersebut.Saat sesampainya,keluarga Jaka bingung,mengapa Jaka mukanya pucat dan kecapaian.Keluarga Jaka pun bertanya kepada Jaka,namun Jaka hanya memberitahu bahwa ia dikejar oleh seekor anjing,setelah mendengar hal tersebut keluarga jaka hanya tertawa saja.Setelah mereka berbincang-bincang mereka tidak menyangka hari pun sudah mulai sore,akhirnya Keluarga Jaka pun memutuskan untuk mencari hotel di sekitar Kota Semarang.Setelah beberapa hotel di check,namun tidak ada satu pun hotel yang masih memiliki ruangan.Beberapa jam kemudian akhirnya mereka menemukan satu hotel yang tidak terlalu jauh dari Lawang Sewu,namun hotel tersebut tidak terlalu bagus karena hotel tersebut memakai konsep Zaman Belanda.Mau tidak mau,akhirnya mereka pun memutuskan untuk menginap di hotel tersebut.Jaka,ibu,dan adik perempuan sedang check in di hotel tersebut,dan Ayah Jaka sedang memakirkan mobilnya.Sesampainya jaka,ibu,dan adiknya di kamar,Jaka melihat ada sosok anak kecil perempuan yang berlari sangat cepat ke arah pohon beringin,namun Jaka hanya menghiraukan saja dalam hati ia"Mungkin hanya perasaan ku aja"Setelah Ayah Jaka memasuki kamar hitel,tiba-tiba adik perempuan Jaka bercerita kepada Jaka dan keluarganya ia bercerita bahwa ia melihat seorang sosok anak perempuan yang sedang ada di atas pohon beringin.Setelah adik perempuan berbicara seperti itu,Jaka kaget ia flashback karena sebelum hal tersebut diceritakan,Jaka sudah melihat anak perempuan tersebut.Jaka pun hanya bilang"Aaa kamu ada-ada saja,gamungkin di hotel ini afa hantunya,mungkin kamu salah liat aja."Setelah itu mereka pun semua tidur,namun hanya ayah dan Jaka saja yang tidak bisa tidur.Saat tengah hari tiba-tuba Ibu Jaka mengigau sangat keras ia seperti merasa ketakutan,Jaka dan ayahnya merasa kaget karena melihat ibu bisa mengigau seperti itu,akhirnya Jaka dan ayahnya berusaha untuk membangunkan ibu,Akhirnya pun ibu bangun dari tidurnya,dan ia berkata "saat mimpi ibu tidur,ibu mimpi
di luar hotel ada sosok laki-laki yang sangat menyeramkan,dan sosok tersebut berusaha untuk masuk ke kamar kita,namun ia tidak bisa,ia menatapi ibu dengan senyuman saja.Lalu ibu berteriak kepada kalian dan berusaha untuk memberitahu ada sosok laki-laki namun kalian hanya diam saja!"Saat mendengar hal tersebut Jaka pun langsung jujur,ia berkata"Jujur ni ya,tadi Jaka juga melihat seorang anak perempuan yang berlari sangat cepat menuju pohon beringin tersebut."Ayah Jaka pun merasa merinding saat Jaka menceritakan hal tersebut.Lalu Ayah Jaka pun memutuskan untuk mengajak keluarganya pergi dari hotel tersebut pada jam 2 pagi.Lalu semua keluarga Jaka pun setuju dan akhirnya mereka pun semua langsung pergi dari hotel tersebut pada jam 2 pagi.
PESAN MORAL:PESAN MORAL YANG DAPAT KITA AMBIL DARI CERITA PENDEK INI ADALAH WALAUPUN DI DUNIA INI EMANG ADA MAHLUK TAK KASAT MATA,NAMUN KITA HARUS BISA MEMILIKI IMAN YANG TEGUH,JIKA KITA MEMILIKI IMAN YANG TEGUH,MAU SEKUAT MAHLUK TERSEBUT MAKA KITA BISA MENGALAHKAN MEREKA.TINGKATKAN IMAN KALIAN SESUAI DENGAN AGAMA KALIAN MASING-MASING.