Pagi harinya hari terakhir puasa....
Zeydan Al Farisi ( 10 )
"Ukh! Puasa terakhir panas sekali! aku jadi haus" kata Zeydan saat akan berwudhu, di akademi tempat dia belajar.
SRR!!! Bunyi pancuran air mengalir dari kran benar-benar terlihat menyegarkan.
"U... uwah! segar! tidak ada siapa-siapa" batin Zeydan.
"Minum tidak ya? eee... minum ngga ya? e.. minum saja ah!" batin Zeydan sambil menadah air ke tangannya dan mengarahkannya ke mulutnya.
BAM! Tiba-tiba ada yang menyentuh bahu Zeydan.
"Ah! aku tidak minum! aku kan lagi puasa!! iya! aku ngga bohong! sungguh! tadi aku cuma lagi cuci muka saja! iya!" kata Zeydan blak-blakkan.
Andika Ameera ( 12 )
"Zeydan! kenapa tiba-tiba kau begitu? siapa juga yang menuduh kau minum Zeydan? tapi jangan-jangan kau minum ya Zeydan? sudah mengaku saja, hahaha" kata Andika meledeknya.
"Eh! enak saja! jangan sembarangan ya!! aku tadi sedang berwudhu tahu!! sebentar lagi kan waktu nya Sholat Dhuhur! iya kan!?" tanya Zeydan.
"Iya,.. aku hanya bercanda, aku juga mau wudhu dulu ya" kata Andika.
"Jangan ngeledek kak Andika ya! sekarang kan baru jam segini! biasanya aku buka puasanya habis sholat isya tahu! itupun tidak perlu sahur lagi! aku kuat puasanya! gimana?! hebat kan!?" tanya Zeydan.
"W.. Wah, hebat sekali kau Zeydan, Ckckckck" kata Andika terkesima.
"Huh!"
Di kediaman Al Farisi...
Zeydan membuka pintu rumahnya yang besar itu.
"Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikummussalam"
Zeydan berjalan melewati kakaknya lalu duduk di kursi.
Eza Nisa Al Farisi ( 12 )
"Lho? Zeydan? kok lemas sekali? ngga kuat puasanya? Zeydan mau buka?" tanya Nisa.
"Em... aku masih kuat kok kak, hanya saja... hanya saja... " Zeydan memberhentikan kata-katanya.
"Hanya saja apa? ayo, cerita sama kak Nisa" kata Nisa sambil duduk di kursi berhadapan dengan Zeydan.
"Kak, tadi kan Zeydan kumur-kumur, kalau terminum batal tidak kak?" tanya Zeydan.
"Kalau kumur-kumur nya tidak sengaja, ya ngga batal, tapi sesungguhnya, Allah Maha Tahu apa yang ada di dalam hati kita" kata Nisa.
Zeydan tersentak dan langsung bangkit dari kursi nya.
"Hah?! jadi,.. Allah tahu Zeydan bohong atau tidak ya kak?" tanya Zeydan.
"Ya Tentu saja Allah tahu, Zeydan bohong atau tidak" kata Nisa.
"Eh.. sebenarnya Zeydan pengen cerita ke kak Nisa.. kalau Zeydan udah batal puasanya kak" kata Zeydan.
Nisa menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
"Tadi Zeydan sengaja minum saat kumur-kumur, habis... Zeydan haus sekali" kata Zeydan, Nisa tersenyum mendengar pengakuan adiknya.
Di Istana Carna...
Di Ruang kerja...
Tok! Tok! Tok!
"Silahkan masuk"
Aliana Jahzara Ameera / Amanda
"Eh? ada Andika dan Erika?" tanya Amanda.
"Ayo duduk sini" kata Amanda yang sedang bekerja dengan Laptopnya.
Andika dan adiknya duduk.
Erika Ameera ( 10 )
"Mama tahu Zayn kan? teman Eri dulu" kata Erika.
"Ingat, emang kenapa?" tanya Amanda.
"Anu Bu, tadi saat di Akademi, Zeydan bilang kalau dia puasa tanpa sahur Bu, lalu dia bukanya setelah Isya, Zeydan itu kuat sekali ya! ngga lapar" kata Andika yang ngadu pada Amanda.
"Bukan masalah kuat atau ngga kuatnya sayang, Puasa itu, ada tata cara yang telah di ajarkan oleh Nabi Muhammad SAW" kata Amanda.
"Tata cara seperti apa? aku ngga mengerti Bu" kata Andika.
"Eri juga pengen tahu Ma" kata Erika.
"Pertama, kita harus niat puasa sebelum waktu subuh, seperti yang di ajarkan oleh Nabi. Kedua, makan sahur yakni makan pada bulan Ramadhan pada pukul sepertiga malam, hingga menjelang waktu subuh, dan makan sahur lebih baik di akhir waktunya" kata Amanda.
"Dalam sebuah Hadits, Nabi bersabda : 'Makan sahurlah, karena di dalam sahur ada berkah'. Makan sahur ini penting! agar tubuh kita memiliki energi atau tenaga untuk melakukan kegiatan esok harinya" Jelas Amanda lagi.
"Misalkan sekolah, belajar, bekerja, memasak, Dan lain sebagainya. Dan sahur inilah yang membedakan puasa antara umat islam dan puasa umat lainnya. Dan yang ketiga, menjaga diri untuk tidak melakukan hal-hal yang membatalkan, atau merusak pahala puasa seperti marah-marah, mencuri, atau juga bertengkar"
"Selain itu yang keempat, kita harus menyegerakan untuk berbuka puasa, bila waktunya sudah tiba. Dalam hadits Qudsi Rasullullah bersabda dan menegaskan firman Allah : 'Hamba yang paling kucintai atau mencintaiku adalah mereka yang menyegerakan berbuka" Jelas Amanda.
"Itu berarti, Zeydan ngga cinta kepada Allah, hahaha, Dasar..." kata Andika.
"Ih! Kakak Garing!" kata Erika.
"Hahaha, Dasar... " Amanda tertawa kecil melihat tingkah anak-anaknya.
Malam harinya...
"Alhamdulillah.. akhirnya, kita buka puasa!"
"Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu birrahmatika yaa arhama roohimiin. Ya Allah untukmu aku berpuasa kepadamu aku beriman atas segala rezeki yang engkau berikan dengan segala rahmat-Mu, wahai Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang"