"hai namaku putri,aku akan memulai kisahku"
aku tinggal di daerah Kalimantan tengah tepatnya di kota Palangkaraya...aku juga memiliki seorang kembaran laki-laki..yah namanya putra dan juga kedua orangtuaku....
ayahku adalah seorang tukang jahit,dan ibuku adalah seorang ibu rumah tangga.
Awalnya aku kira hubungan keluarga kami akan baik'baik saja, ternyata aku salah" ibuku pergi meninggalkan kami bertiga, lantaran sudah tidak suka hidup miskin, bersama kami...
dan menurut tentu itu tidak berperasaan,dan tentu sangatlah menyebalkan"tapi, untuk nya ayahku adalah orang yang ramah dan memiliki banyak teman yang sangat baik.
akhirnya kami memutuskan untuk tetap tinggal di di Palangka raya untuk beberapa waktu...
"TIGA TAHUN TELAH BERLALU"
aku dan putra tumbuh lebih dewasa'tanpa mengenal kasih sayang seorang ibu.
dan akhirnya ayah'kami memutuskan untuk pindah ke kampung halamannya,di Kalimantan Selatan...kota Banjarmasin.
disana kami berharap akan mendapatkan masa depan yang lebih cerah lagi....namun, harapan itu tidak bertahan lama"...
ayah kami jatuh sakit dan semakin parah kami tak tahu mau berbuat apa tapi..kami hanya berharap ayah kami bisa kembali sehat"...tapi, {Allah} berkehendak lain...dan ayah kami meninggal dunia disaat kami masih berumur 13Th.
tapi... sebelum ayah meninggal,ada sebuah kalimat yang membuat kami harus tetap semangat
"Jadikanlah ini sebagai cobaan dan teruslah berjuang apapun yang terjadi maju dan semangat"