Seorang gadis yang kaya raya tapi bersikap sederhana. Gadis ini berwajah polos dan ramah. Meski dia ramah tapi dia paling tidak suka dengan seseorang yang selalu ditindas. Karna dulu ia pernah ditindas ketika kecil sekarang dia berusia 15 taun sudah bisa membuat orang tuanya bangga dan membuat banyak perusahaan hingga keseluruh dunia.
Ia adalah merupakan CEO dari perusahaan One Greats Interteiment. Dia gadis yang penyayang pada anak kecil. Kemana mana ia selalu membawa gelang mutiaranya
Ini merupakan gelang peninggalan ibunya. Ia kini hidup dengan ayahnya. Sejak ibunya meninggal dia bersama dengan ayahnya. Ayahnya adalah pendiri perusahaan Geos Group.
Suatu ketika ayahnya bertanya
"Kau akan melanjutkan dimana Zya?"
"Entahlah ayah. Aku masih ingin disini bersama temanku"
"Apakah mereka tahu kau putri tunggal perusahaan Geos Group?"
"Sepertinya tidak. Kenapa?"
"Ayah akan mengirimmu ke Inggris. Kau akan sekolah di City's Schools Emperal bagaimana?”
" Boleh juga. Kebetulan Aku ada kenalan disana"
"Itu bagus akan mempermudah urusanmu selama disana"
"Tentu ayah"
"Baiklah kalau begitu. Besok kau sudah bisa berangkat. Ayah sudah mendaftarkanmu disana"
"Terserah ayah. Aku ikut saja"
🌺^o^🌺
Tak lama kemudian gadis itupun pergi kekamarnya untuk mwnyelesaikan sesuatu. Disisi lain ayahnya tengah menelfon anak buahnya untuk mengemasi barang putri kecilnya itu
"Pelayan kemasi barang barang nona kecil"
"Baik tuan. Memangnya nona akan kemana?"
"Dia akan belajar di Inggris beberapa tahun"
"Apa kau tak apa tuan melepaskan nona dengan usianya yang masih muda?"
"Ini untuk masa depannya. Hanya itu satu satunya agar ia dapat tumbuh dewasa. Apa kau sudah selesai mengemasi barangnya?"
"Sudah tuan. Baiklah saya izin kembali ketempat saya"
"Silakan"
Pelayan itupun pergi dan kembali ketempatnya. Sedangkan gadis itu sedang melakukan sesuatu dengan laptopnya.
🌺^o^🌺
"Sekarang kau turunlah nak. Sudah siap makananya. Setelah ini kau akan pergi kebandara diantar oleh suruhanku"
"Baiklah ayah. Aku ingin selama aku tak disini jaga dirimu baik baik ya?"
"Tentu saja putriku"
Merekapun makan dengan tenang. Yang terdengar hanya dentingan sendok. Setelah selesai gadis itu bersiap siap mengambil tas kesayangannya
Kemudian ia pamit dengan ayahnya
"Ayah aku berangkat. Jaga dirimu baik baik selama aku tak disini"
"Tentu Zya. Kau baik baiklah selama disana"
"Iya ayah. Aku berangkat dulu"
"Iya hati hati ya. Semoga perjalananmu menyenangkan"
"Pasti ayah" ucapnya dengan senyum manis
🌺^o^🌺
Tak lama kemudian ia sampai dibandara dengan koper dipegangnya
"Hati hati Nona"
"Ya. Trimakasih telah mengantar Zin"
"Ya itu sudah menjadi tugasku"
"Baiklah sampai jumpa Zin"
"Ya Nona kecil"
Iapun meninggalkan Zin dan segera pergi kepesawat terbang untuk meletakan koper. Ia kemudian melambaikan tangan kepada Zin oran yang sudah menemaninya saat ia kecil.
🌺(^o^)🌺