"Cerita ini Berdasarkan kisah nyata, dalam bentuk cerpen, yg dialami sendiri oleh penulis di th 2010, bagaimana 4 orang gadis yang 2nya Ekstrovert yang 2nya lagi Introvert yang manjadi sahabat untuk mendapatkan kebahagian, menutup erat masalah mereka, karena saat bersama yang mereka mau hanya tertawa, dan melepaskan pikiran mereka sampai pada titik mereka saling terbuka dan membuat pandangan tentang masa dewasa mereka nanti.
Perkenalkan namaku Cristin, aku baru saja masuk Sekolah menengah pertama, rasanya cukup gugup sekali bertemu dengan teman-teman baru, aku masuk dikelas 7D, aku cukup introvert jadi lebih banyak diam dan sibuk sendiri dengan pikiranku. saat aku sedang fokus membaca buku
tiba-tiba ada suara yang menyapaku
"hay, namaku Rany, ini ecy dan Lia
siapa namamu?"
namaku cristin
Rany : "baiklah semoga kita menjadi teman satu kelas yang baik"
Crisrin: Hanya mengaguk
lalu senyap, ya.. tidak ada lagi bertanyaan karena aku juga tidak pintar memulai percakapan, tapi mereka ber'3 orang pertama yang aku kenal, karena aku sangat introvet banyak anak kelas lain yang beranggapan bahwa aku sombong.
jadi banyak yang tidak menyukaiku "PADAHAL MEREKA BELUM MENGENALKU TAPI SUDAH LEBIH DULU MENILAIKU"
Hari jumat disekolahku mengadakan kerja bakti untuk membersihkan sekolah, semua murit saling membantu, membersihkan halaman dan ruang kelas kami.
tiba-tiba suara gertakan terdengar
"hay kau? sambil menunjukku kau tau sopan gak sih? dia terus mendorongku dan memojokanku, dan aku hanya diam dilihat banyak mata, dia Dewi dari kelas 7E yang terkenal sangat ditakuti
PRAAAAKKKKK!!! pipiku terasa panas dewi baru saja menamparku, mataku mulai memerah dan spontan aku membalas tamparannya PRRAAAAAKKKKK!!
Cristin: "beraninya kau menamparku bahkan orangtuaku pun tidak pernah menamparku"
semua yang ada disitu kaget melihat reaksiku, karna ya setau mereka aku anak yang pendiam dan Bermuka datar.
Cristin: "kau kesini teriak-teriak mendorongku, menamparku tampa memberitahukan apa kesalahanku, apa kau pikir itu hal yang benar? hal yang pantas dilakukan sebagai seorang siswa, apa kau tidak di ajarkan sopan santun? sekarang aku tanya apa salahku?"
dewi: "kamu tidak membantu teman kelasmu yang lain sedang sibuk kerja, kamu hanya duduk manis disini, apa kau pikir kau Boss"
Cristin: "apa kau pikir meja-meja dan kursi-kursi yang dijemur diluar kelas itu jalan sendiri keluar, aku mengakatnya keluar karena kelas akan di Pel, dan mencuci meja dan kursi itu dibawah matahari agar cepat kering"
Dewi: "Terdiam dan melangkah pergi, sebelum keluar dia berbalik dan berkata "urusan kita belum selesai"
aku hanya terdiam dan kembali duduk tak menghiraukan apa yang dibicarakannya, "BAGAIMANA BISA ANAK KELAS 1SMP BERLAGAK SEPERTI PREMAN PASAR" batinku
dari arah belakang ada yang menepuk pundakku
Rany,Lia dan ecy: "heeey apa kau baik-baik saja?"
cristin: "ya, aku baik-baik saja, hanya saja aku tidak bisa mengedalikan amarahku tadi karena dia sudah kelewatan"
Lia: "Iyaa Dewi memang sudah kelewatan tadi"
Ecy: "Aku bahkan tidak mengerti apa yang dia Ributkan tadi, sepertinya dia hanya ingin mencari masalah denganmu"
Rany: "Tapi tadi aku cukup shock kau bisa membalas tamparannya aku pikir kau tidak berani melawannya"
Cristin: "aku memiliki prinsip, "DIAMKU ADALAH SABARKU TAPI JIKA DIAMKU DIANGGAP LEMAH AKU AKAN MENGELUARKAN SISI AMARAHKU"
mulai hari itu Cristin,Rany,Lia dan Ecy semakin akrab, kami ber'4 selalu pergi kemana-mana bersama, Rany dan Ecy memiliki sifat Ekstrovert sedangkan Cristin dan Lia memiliki sifat Introvert jadi kami merasa seimbang, setiap pulang sekolah kami ber'4 akan mampir bermain di Rumah Lia, karena Lia hanya tinggal dengan mamanya dan mamanya sangat berjiwa muda, kami akan pantungan membeli apapun untuk dimasak, nonton drakor, dengar lagu, joget-joget tidak jelas, tertawa dengan segala lelucon yang kami buat sendiri
kini 3th sudah kami bersahabat, tidak terasa kami sudah Kelas 9 sebentar lagi kami akan lulus dan masuk SMA.
waktu menunjukkan jam 20:00 malam dering Hp cristin berbunyi terlihat nama Rany "tumben anak ini telfon jam segini" batinku
(saat diangkat)
Cristin: hallo gimna ran?
Rany: Suara Tangisan
cristin: Heyyy, apa yang terjadi? kamu kenapa?
Rany: bisakan kau menjemputku dan aku menginap dirumahmu
Cristin: okay sekarang siapkan baju tidur dan seragammu aku akan menjemputmu
(matikan telfon)
aku melangkah keluar sial tidak ada motor, ayah belum pulang, bagaimana aku menjemput Rany, mataku tertuju pada sepeda lamaku waktu SD aku sering pergi ke sekolah menggunakan Sepeda karena motor dirumahku hanya 1, aku mengayun sepedaku dengan begitu cepat menuju rumah rany sekitar 20menit aku sampai di depan rumahnya, ternyata Rany sudah menungguku didepan rumahnya dengan ranselnya.
Rany: "ternyata kau lama karna memakai sepeda?"
cristin: "iya motor dipakai ayah, tenang saja sepeda ini cukup kuat untuk membonceng mu, berdirilah dibelakang dan tahan pundakku dengan kuat"
Rany: "okay, ayoo kita pergi aku benar-benar muak dengan suasana rumah ini"
"Cristin mengayun sepedanya pulang ke rumah"
➡️🏠
diperjalanan Rany bercerita "Ayahku selingkuh dan dia lebih memilih selingkuhannya dan memukul ibuku",
aku terkejut!!!!
"apa? bagaimana bisa sampai memukul ibumu?
ayahmu benar-benar sudah dibutakan sama selingkuhannya!"
"sesampai diRumah🏠
aku menyuruh Rany mandi, makan dan beristirahat karena besok senin dan kita harus bangun pagi"
paginya aku dan Rany sudah siap berangkat ke sekolah, karena ayahku tidak bisa mengatarkan kami jadi kami ber'2 menggunakan ojek ke sekolah, disekolah kami ber'2 bergegas bertemu Lia dan Ecy, dan kami ber'4 memutuskan untuk Bolos pada hari itu, kami pergi ke pantai menikmati pemandangan laut.
Ecy membuka pertanyaan kenapa matamu sangat bengkak Rany apa ada sesuatu yang terjadi?
Rany: "Ayahku selingkuh, dan dia lebih memilih selingkuhannya dan memukul ibuku didepan mataku dan adik-adikku" (air matanyanya mulai menetes)
kami Ber'4 mulai berpelukan dan Menangis Bersama
Lia: "Ayahku bahkan Meninggalkan ibuku saat aku masih di dalam perut, aku bahkan blm pernah melihat muka ayahku" entah sekarang dia dimana?
Ecy: "Ayahku juga Berselingkuh dengan wanita yang lebih muda, dia bahkan tinggal dengan wanita itu tapi enggan menceraikan mamaku"
aku memberanikan diri untuk berbicara
"Ayahku juga berselingkuh, dia bahkan mengambil kredit membuat rumah untuk selingkuhannya padahal rumah kami saja sudah mau Roboh karena kayunya sudah lapuk, Tapi ibuku cukup kuat masih bertahan.
"ini pertama kalinya kami ber'4 berbagi cerita masalah keluarga kami bersama"
sembari melihat laut dengan langit biru yang cerah
Rany: "Bagaimana bisa saat kita dewasa kita akan menikah "Sejak kecil kita sudah melihat banyak Kegagalan dan penghianatan"
Ecy: "Entahlah Rasanya itu hal yang cukup berat, aku seperti tak ada pandangan Menikah"
Lia: "Kita hanya Perlu Berhati-hati memilih Pria, dan jangan gegabah untuk mencintai"
Cristin: "Rasanya Mustahil Mempercayai cinta Seorang Pria"
*TAMAT*
Note : "Bukan seberapa banyak orang yang kamu perlukan untuk bahagia, cukup temukan beberapa orang saja, yang peduli dengan tangisanmu"