Alden Adgar saputra & Alya Adgar Saputri
Alden & Alya adalah seorang kembar berbeda jenis, Alden berjenis kelamin pria, dan alya adik nya berjenis kelamin wanita. Mereka hanya berbeda 20 menit saja, mereka kini berusia 18tahun, dan mereka berdua mempunyai kepribadian yg sama yaitu dingin, dan tak peduli dengan siapapun/ anti social tetapi kecuali dengan orang tua yg mereka sayangi.
Mungkin sikap mereka berdua menurun dari sang ayah nya yg tak lain adalah Erick Ananda Saputra seorang ayah yg dingin dan kejam dlu nya sebelum dia bertemu dengan ibu mereka. Adindita Evanya Saputri adalah seorang ibu dan istri yg penyabar dan lembut pda kedua anak nya dan juga suami nya.
suatu hari ketika tengah ingin pulang bersekolah...
tiba-tiba ada sekelompok preman yg mengepung si kembar alden dan alya ini.
"Heii, kau berdua kembar ya?".
tak ada jawaban dari mereka.
"wahh, kembaran mu ini cantik juga ya" kata salah satu preman itu yg ingin menyentuh alya.
"Jauhkan tangan mu dari adik kembar ku!." kata Alden memperlihatkan wajah nya yg tengah marah.
"Tangan mu tak layak memegang nya, singkirkan tangan mu." tambahnya lagi.
"Hehhh! jangan mentang-mentang kau kakak nya ya!, cih sok"an berani padahal nyali mu sedikit nak." kata salah satu preman yg agak gempal.
"tsk!, kamu berani meragukan ku?!, kau bukan tandingan ku bodoh." kata Alden sambil memelintir tangan salah satu preman itu.
"Aww!, maafkan aku tolong maafkan!, arghh sakit." kata preman tertubuh gempal itu.
"enyahlah dari sini kalian semua!," tatapan dingin dan kejam nya itu mulai terlihat sangat jelas.
Tapi belum kapok sampai di situ, mereka menarik tangan alya dan menodongkan pisau ke leher alya itu. Sontak membuat Alden terkejut tetapi hanya sebentar.
Karena Belum sempat preman itu berkata-kata, alya langsung menendang masa depan mereka!. (betapa sakit nya itu:).
Lalu Alya mengambil pisau yg mereka pakai tadi. Dan berkata...
"Kalian Pikir aku wanita bodoh?!." kata nya sambil memperlihatkan wajah pyscho milik nya.
"Alden, sebaik nya kita apakan mereka ya enak nya?!." kata alya dengan ringan nya, sontak preman itu yg berkisaran 3 orang itu langsung terkejut.
"bagaimana kalau kita siksa sampai dia tak lagi ingin hidup di dunia ini, atau bahkan kita bunuh saja mereka agar cepat pergi dari dunia ini." kata Alden dengan ringan nya.
Sontak alya yg mendengar itu langsung memasang muka kejam nya yg begitu mengancam dan raut muka psychopath yg muncul di muka nya.
"Apakah kalian dengar kata kakak ku?!." kata nya dengan nada sedikit di lembut-lembutkan.
"Alden, sebagai seorang kakak, kamu yg menentukan pilihan." kata alya lagi dengan melempar pisau milik preman itu kepada alden dan di tangkap sempurna oleh alden.
"Baiklah, pertama-tama kita masukan mereka ke dalam basement kita." kata nya muka nya sama kejam dan psycho nya dengan adik nya alya.
"kau bawa yg satu itu, dan aku bawa mereka berdua." lanjut nya alden, dan tersungkir smirk di bibir nya, kelihatan sangat psycho sekali.
"Baiklah, ayo, aku sudah tidak sabar untuk mencabik-cabik mereka." kata alya sungguh muka nya sangat mengerikan bak psychopath seperti di film-film.
Sesampai nya di gudang tempat basement mereka...
alya dan alden pun langsung menjatuhkan tubuh 3 orang preman tersebut...
ketiga preman tersebut hanya diam ketakutan.
di basement mereka banyak sekali senjata yg mereka miliki seperti kapak,pisau,silet,cutter,dan bahkan pistol milik ayah nya dlu.
"Ampuni kita semua tuan, dan nona." kata salah satu dri mereka.
tanpa aba-aba atau persiapan, alya langsung menebas kepala preman yg tdi berbicara itu,
"cih, lancang sekali dia." kata alya dengan tatapan keji nya.
"giliran mu alden." lanjutnya mengarah ke arah
alden.
"baiklah, aku akan menggunakan kapak kesayangan ku ini." kata nya sambil memperlihatkan wajah pyscho milik nya.
Lalu...
PAKKK!.
tebasan itu mengenai otak preman tersebut. Darah nya bercucuran kemana-mana, kini tinggal 1 preman itu lagi.
"Alya, yg ini kita bunuh secara bersamaan sjaa biar adil." kata alden dengan santai nya tanpa memedulikan salah satu preman yg ketakutan itu.
"HAHAHAH-!, TENTU SAJA, KAU MEMANG KAKAK TERBAIK ALDEN,HAHAH-!." kata nya sambil tertawa kencang, untung saja basement nya kedap suara.
mereka mengambil cutter dan silet, cutter di pegang oleh alden dan silet oleh alya.
alden mulai memotong bagian perut nya dan alya yg menyilet kulit nya, preman itu hanya teriak dan pada akhirnya pun mati.
"tsk! lemah sekali baru permulaan saja sudah mati." kata alden.
"mayat mereka mau kita apakan?!." kata alya.
"buang saja kejurang, tetapi sebelum itu karungi mereka dlu." kata alden.
"lalu bagaimana dengan darah mereka yg masih mengalir ini?!." kata alya sembari agak keheranan.
"kita cuci terlebih dahulu agar sedikit meninggalkan jejak." kata alden.
"baikan". jawab singkat alya.
Lalu mereka pun membuat 3 mayat tersebut ke jurang yg dalam.
sungguh kembar yg tak punya rasa ampun dan belas kasihan sedikit pun. sungguh kejam dan juga psychopath.
{NOTE:Hanya gabut!, TERIMA KASIH 🎭.}