Kamarku terletak di lantai 2, bersebelahan dengan kamar milik kakak pertamaku. Biasanya, sepulang sekolah aku sering bermain di kamar kakakku. Karna di sana aku bisa sepuasnya bermain game di komputer milik kakakku.
Seperti siang ini, setelah berganti pakaian dan makan siang terlebih dahulu aku langsung saja menuju kamar kakakku.
Kalo kalian tanya kemana kakakku, dia sedang tak tinggal bersama kami. Ya dia sedang bekerja di luar kota. Dan kenapa kamarnya tak dikunci, ya karna biar aku bisa masuk.
Sebaik itu memang kakakku. Lanjut cerita lagi.
Jadi, setelah selesai makan siang aku langsung menuju kamar kakakku. Aku nyalakan komputernya, dan langsung saja aku mencari game kesukaanku. Selain bermain game, tentunya aku juga membuka media sosial seperti Facebook.
Sekitar hampir 3 jam aku terus menatap layar komputer, karna sudah merasa lelah aku pun mematikan kembali komputernya. Setelah memastikan komputernya dalam keadaan mati, aku pun keluar dari kamar kakakku dan masuk ke dalam kamarku sendiri.
Setelah beres mengerjakan tugas sekolah, aku pun mandi dan berkumpul sebentar dengan kedua orangtuaku. Setelah selesai makan malam, aku kembali naik ke atas menuju kamar kakakku. Terkadang aku pun memilih untuk tidur di kamar kakakku.
Biasanya sih tak pernah ada kejadian aneh, saat aku berada di dalam kamar kakakku. Meski aku bermain komputer hingga larut malam pun, tak pernah ku merasa takut ataupun gelisah. Tetapi berbeda dengan malam ini, rasanya ada yang berbeda yang ku rasakan.
Malam ini ku rasakan lebih dingin dari biasanya, dan seakan ada seseorang yang sedang memperhatikanku. Namun, tak ada siapa-siapa di kamar itu selain diriku. Ku coba untuk menepis rasa takutku, dan terus fokus dengan game yang sedang ku mainkan di komputer milik kakakku itu.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 1 malam, karna besok memang hari libur jadinya aku pun terlalu ke asikan bermain game. Karna sudah tak kuat dengan rasa kantuk, akhirnya aku pun tertidur di kamar kakakku, tanpa mematikan terlebih dahulu komputernya.
Pagi menjelang, ku terbangun karna mendengar suara-suara yang tak asing bagiku. Ya sangat jelas itu suara dari game yang sering ku mainkan di komputer. Akhirnya aku pun membuka kedua mataku, menyesuaikan terlebih dahulu dengan pencahayaan yang berada di dalam kamar.
Lampu kamar masih menyala, gorden pun masih tertutup rapat. Lalu aku pun bangun dan duduk menghadap komputer yang memang berada tepat di depan rangjang milik kakakku.
Dan yang kulihat, sungguh membuatku terkejut. Bagaimana tidak, sebelumnya ku sangat yakin semalam sebelum tidur aku terlebih dahulu mempause game itu. Tapi, yang kulihat sekarang game itu dalam keadaan online. Dan game itu sudah dalam keadaan posisi akhir permainan.
Aneh. Tentu saja aneh, padahal semalam ku yakin sudah mempause game itu sebelum tidur. Ah, sudahlah mungkin memang aku belum menghentikan game itu dengan benar. Akhirnya ku matikan saja komputer itu, dari kemarin terus menyala. Aku pun keluar dari kamar kakakku menuju lantai bawah.
Setelah kejadian hari itu, aku tak lagi lupa untuk lebih dulu mematikan game dan komputer sebelum tidur. Mencoba untuk tak berpikiran yang membuatku takut sebenarnya, maka aku pun tak pernah lagi main game sampai larut malam lagi. Selain memang tak sehat juga menghindari dari hal-hal yang tak diinginkan terjadi.
Setelah beberapa hari dari kejadian saat itu, malam ini aku sedang online di Facebook. Sembari mendengarkan musik dengan volume sedang. Namun tiba-tiba saja suara dari musik yang sedang ku dengar menjadi lebih keras. Awalnya aku tak menyadari, karna asik chattingan dengan salah satu temanku di facebook.
Lama kelamaan, suara musik itu semakin keras. Aku pun terkejut dan bingung. Padahal aku sama sekali tak mengubah volume dari suara musik itu ataupun volume dari speaker. Tiba-tiba aku merasa merinding, seperti ada seseorang yang sengaja meniup pelan dari belakang dan tepat mengenai tengkuk leherku.
Segera saja ku matikan komputernya dan bergegas menuju kamarku sendiri. Ku tutup pintu kamarku dan menguncinya. Entahlah mengapa tiba-tiba malam ini begitu horror ku rasakan di kamar kakakku itu. Padahal sebelumnya tak pernah terjadi seperti ini.
Selama beberapa hari aku tak berani masuk kembali ke dalam kamar kakakku. Hingga akhirnya hari ini ku putuskan untuk kembali masuk ke dalam kamar kakakku, berharap tak ada kejadian aneh lagi yang terjadi di sana.
Ku nyalakan lagi komputernya, dan langsung ku buka akun facebooku tanpa mendengarkan musik. Aku masih takut, bila tiba-tiba terjadi seperti saat itu. Dan lega rasanya selama aku di dalam kamar, tak ada kejadian aneh lagi. Hingga malam pun tiba, setelah selesai bermain game, aku langsung mematikan komputernya.
Namun, baru saja aku akan keluar dari kamar kakakku kejadian aneh terjadi lagi. Dan kali ini benar-benar membuatku merinding. Tiba-tiba saja, komputer yang sudah ku matikan kembali menyala. Benar-benar menyala, padahal jelas-jelas saat ku tinggalkan tadi dalam keadaan mati tak menyala.
Walaupun takut, ku coba beranikan diri untuk melihat komputer itu. Perlahan aku pun mendekati meja komputer itu berada. Aku harus memastikan apa benar komputer itu menyala atau hanya perasaanku saja.
Dan ya, saat ku berada tepat di depan komputer milik kakakku komputer itu sudah dalam keadaan menyala. Benar-benar menyala dan yang lebih membuatku heran adalah posisi komputer itu sama seperti saat terakhir kali aku memakainya. Yaitu menampilkan laman akun facebook milikku.
Lagi, aku merasakan merinding di sekitar tengkuk leherku. Ada apa dengan kamar ini, kenapa tiba-tiba mendadak jadi horror. Mungkinkah ada makhluk tak kasat mata yang juga menempati kamar kakakku.
Aku pun segera mematikan kembali komputernya, dan bergegas keluar dari kamar kakakku. Mungkin komputernya memang sedang error. Tak ingin ku membayangkan yang membuatku semakin takut dan merinding.
Namun nyatanya, kejadian kemarin masih terulang kembali. Ya, malam ini pun saat ku tidur di kamar kakakku lagi-lagi komputer milik kakakku kembali menyala sendiri. Padahal seharian ini, aku sama sekali tak menyalakan komputer itu.
Ku coba intip di balik selimut yang ku pakai, ingin ku mengetahui apa yang terjadi pada komputer itu setelah menyala sendiri. Namun, tak terjadi apa-apa selain menampilkan layar dengan wallpaper gambar yang biasanya.
Sekian menit aku menunggu, namun tak ada kejadian aneh lainnya. Ku putuskan untuk kembali mematikan komputernya, mungkin saja makhluk itu tak tahu caranya untuk membuka laman Facebook ataupun game yang ada dalam komputer itu.
Dan sejak kejadian itu, aku pun tak berani untuk tidur di kamar kakakku lagi. Karna setiap pagi saat ku masuk ke dalam kamar kakakku, pasti komputer itu dalam keadaan menyala. Dan bila saat malam terakhir aku memakainya untuk membuka facebook, maka paginya komputer itu menyala dalam kondisi akun facebook ku yang sedang online.
Mungkinkah, makhluk itu ingin juga online facebook?
●tamat●