Elizabeth yang hidup dengan kutukan kehidupan dipenuhi keberuntungan.
Ternyata memiliki kelainan di struktur tulangnya dada nya terdapat tonjolan besar namun ia tidak menonjol sama sekali di tubuh Elizabeth, makanya hal ini menjadi sangat misterius.
Ini pertama kalinya Elizabeth dapat melakukan ronsen terhadap tubuhnya karena kemarin ia sempat jatuh dari panggung saat diri nya menjadi MC di acara sekolah.
Karena tidak bersifat merusak Ia mengabaikan kelainan ini, di usianya yang 17 tahun sekarang Ia menjadi anak yang ramah memiliki banyak teman dan disayangi semua orang termasuk Kakek Frans.
Kakek Frans adalah seorang yang misterius namun karena sikap ceria dari Elizabeth pakai Frans dan keluarga Elisabeth menjadi dekat.
Elizabeth tidak memberitahu Kakek Frans tentang kondisinya namun Kakek Frans.
Saat Elizabeth menyapa kakek Frans saat ia pergi sekolah kakek Frans memanggilnya untuk sedikit mengobrol, awalnya baik-baik saja Elizabeth tidak keberatan dengan hal itu.
Namun saat kaki Frans membicarakan tentang tulang dada yang ada masalah Elizabeth merasa tidak nyaman dan langsung meninggalkan Kakek Frans begitu saja.
Ia menduga pasti Keluarga nya yang memberi tahu nya, sebenarnya Elizabeth tak suka jika membahas topik tentang kelainan nya, jika di kethui lebih banyak orang hal ini akan menyebar dan membuat dia malu.
Saat Elizabeth melihat Kakek Frens selepas sekolah ia tidak menyapa, namun kakek Frens yang menyapa nya dan memintanya nya untuk.
"Elizabeth masuk ke rumah kakek sebentar ada hal yang kakek ingin bicarakan ini berkaitan dengan masa depan kamu."ucap Frens
Awalnya Elizabeth enggan namun ia merasa terpaksa dan menuruti kakek Frens.
Kakek Frans menjelaskan semuanya tentang kelainan tulang ini, ia melihatkan Elisabeth setumpuk koran dan foto-foto yang berkaitan denganAnak kedua dari keluarga Redward.
Anak kedua dari keluarga Redward ini memiliki kelainan yang sama seperti kamu, namun memiliki misterius jangka umur dimana semua keturunan nya hanya memiliki batas hidup sampai usia nya 19 tahun.
Elizabeth mana sekali saat itu karena ia tidak terima dengan mitos semacam itu namun ia mengendalikan emosinya dengan hanya diam dan meninggalkan rumah kakek Frans.
Sepanjang malam ya terus berfikir dan melihat hasil Ronsen nya, ada kesamaan dengan foto disana memang berbentuk seperti angka 19.
Elizabeth pun menjadi sangat panik dan meminta bantuan dari Kakek Frens, kakek Frens yang suka membaca buku mitologi Masyarakat deudas.
Ia menyarankan agar kamu berdoa kepada dewa Detre untuk mencabut keberuntungan kamu dan hidup seperti manusia biasa.
Dewa Detre ia menciptakan manusia dengan keberuntungan kushus karena tak adil untuk manusia yang lain nya ia hanya memberikan umur dengan batas 19 tahun.
Elizabeth pun menerima hal tersebut walaupun beberapa kali bahkan sering ia ditolong oleh keberuntungan nya namun ia ingin menjadi normal apapun resiko nya.
Elizabeth meminta izin ke pada keluarga nya, dengan beralasan pergi bersama teman-teman nya dan kakek Frans.
Di kuil batu suci ia berdoa, memohon menjadi kan ia manusia biasa, ada kera penjaga suci di sana.
Kera itu tak bisa berbicara bahasa manusia namun bisa menulis.
Ia menuliskan bahwa Dewa Detre, dewa licik ia takan mau mengabulkan doa mu, jika mau kamu harus menunggu 1000 hari dari tidur nya dewa paling tinggi, namun kamu karena umur Elizabeth 17 sekarang dan tak akan cukup, maka Elizabeth harus merubah menjadi kera suci seperti nya.
Elizabeth meminta izin keluarga nya yang awal nya berat namun mengizinkan nya, Elizabeth dengan mantra suci menjadi kera suci dan setiap hari berdoa kepada Dewa tertinggi, menjadi kera juga untuk memgabuli dewa kematian ketika Elizabeth menginjak usia 19 tahun.
Sampai 1000 hari penantian nya, Elizabeth berubah menjadi manusia saat ia sedang makan pisang dengan adik laki laki nya yang datang ke kuil.
Kera suci memberikan tulisan kembali.
Selamat Elizabeth kamu berhasil kamu terlepas dari kutukan, karena dewa tertinggi sangat menyukai ketekunan dan hati tulus kamu, keberuntungan tetap ada di dalam diri mu namun kamu harus tetap bersikap rendah diri dan tidak sombong.
Tamat 🖤🖤