"Aduh aku telat lagi Ini jam 8.30 aku melewatkan pelajaran matematika."
Rens segera menuju ke kamar mandi untuk bersiap,kedua orang tua nya bekerjaa, Rens terbiasa untuk bangun sendiri dan menyiapkan bekalnya sendiri namun kali ini Iya terlambat.
Setelah rapi Rens berangkat menuju sekolah SMA A menggunakan sepeda, Frans mengayuh dengan cepat sampai menuju sekolah, di sana tentu saja harus mendapatkan hukuman karena keterlambatannya ia diberikan hukuman untuk membersihkan halaman belakang sekolah.
Rens membersihkannya dengan cepat karena ya tak ingin ketinggalan begitu banyak pelajaran, lantaran terpanah ketika melihat bunga lotus yang belum mekar bentuknya lumayan kecil di kolam ikan milik sekolah namun Lotus itu hanya satu.
Kelap-kelipnya membuat Rens sangat bingung dan ia mendekati bunga lotus tersebut ia ingin menaklukkan fantasinya dan memastikan apa yang sebenarnya terjadi, karena dipikirannya tak mungkin bunga mengeluarkan cahaya kelap-kelip seperti itu bukan pertama kali Rens melihat bunga lotus tapi pertama kali Rens melihat bunga lotus dengan jumlah satu saja dalam satu kolam dan berkelap-kelip itu aneh.
Ketika Rens menyentuh bunga tersebut yang keluaran makhluk yang sangat mengerikan wajahnya manusia tidak memiliki badan sama sekali hanya memiliki tentakel tentakel seperti gurita, kalau lebih dideskripsikan itu sangat aneh karena wujudnya memang aneh kepalanya manusia dan dia memiliki kaki tentakel yang wujudnya seperti milik gurita.
Makhluk itu keluar begitu saja dari bunga lotus tersebut dan terbang sekarang bener-bener menakutkan karena ada di depan mata trans saat itu, ingin rasanya aku lari karena ia takut tapi penasaran dan ia lebih memilih untuk memuaskan rasa penasaran itu.
Ketika manusia tentakel gurita tersebut membuka mata dan bertanya.
"Kamu makhluk apa Kenapa wajah manusia dan seperti anak-anak tapi kamu tidak memiliki tubuh tapi memiliki tentakel Apakah kamu Jelmaan gurita Apakah kamu makhluk gaib Apakah kamu setan Apakah kamu iblis
."dan banyak banget pertanyaan yang diajukan oleh Rens
"Halo !! nama aku adalah Tilite."
"Siapa kamu Kamu mahluk dari mana ?."
Namun kita tidak menjawab sepertinya juga tidak tahu ia berasal dari mana Yang iya tahu bahwa seseorang yang ada di depannya adalah teman dekatnya dan dia pasti bisa dipercaya.
"Tlite tidak tahu tillite dari mana Tlite hanya ke sini di dalam gelap dan keluar melihat teman."
"Teman aku bukan temanmu aku saja orang yang tidak tahu siapa kamu," ucap Rens
"Kita kan tadi sudah kenalan dan dan aku Aku adalah teman kamu."
Ketika mereka sedang mengobrol tiba-tiba ada pak kepala kepala BK yang mengontrol memarahinya karena bukannya menyapu dengan bersih malah berdiri saja sambil melamun.
Rens takut Tlite akan ditangkap ditenarkan seperti di media sosial dan lain-lain karena makhluk aneh tapi ya bingung kenapa Tlite tidak terlihat oleh bapak BK ( Bimbingan konseling ).
Tlite menjelaskan semuanya bahwa ia bisa dilihat hanya untuk temannya saja dan bukan yang lain.
Kemaren sudah dipimpin oleh kepala BK untuk masuk kelas Rens segera mengajak teliti ke dalam kelas.
Di dalam kelas Telite hanya tertidur dan Rens belajar dengan giat, walaupun ia jadi parnoan dan Ia ingin sekali bicara lagi dengan telite untuk menggali lebih dalam siapa sebenarnya Telite tapi dia juga sadar bahwa ini waktunya untuk sekolah dan waktunya dia untuk fokus.
Pulang sekolah
Rens dan telite bertemu bertemu kakak kelas yang selalu memalak adik kelas yang lainnya hal ini Rais yang menjadi targetnya, tak terima diperlakukan seperti itu seperti orang tertindas karena secara fisik ia lemah.
Teliti mengeluarkan kekuatannya yaitu tinta hitam namun yang dikeluarkan belum seberapa karena jika kekuatan dikerahkan semua takutnya akan membuat mata kakak kelas itu buta.
Kakak kelas badung itu mendapatkan pelajarannya Iya tidak bisa menghilangkan begitu saja tinta hitam itu selama tidak diberikan air dan lari terbirit-birit mencari air.
Sesampai di rumah Rens, Sebenarnya Rens masih bertanya-tanya siapa sebenarnya Telite, Telite sekarang tertidur lagi karena tak ada kerjaan yang ia lakukan dan hanya bisa tertidur ini menjadi satu pertanyaan baru bagi Rens kenapa Telite suka sekali dengan tidur.
Mereka semakin dekat, suatu saat Rens sedang membaca buku dan Telite tiba-tiba menghilang dari tempat tidurnya yang Rens bikin sendiri dengan busa yang dilapisi kain selimut dan di jahit sendiri terletak di atas nakas.
Rens mencari telite kemanapun, ternyata lagi-lagi diteliti dihapus ingatannya dan harus kembali ke planet nya untuk menyelamatkan planet Zerisu dengan awal kisah sangat rumit.
Planet Zerisu adalah planet gagal dari bumi Kenapa bisa disebut gagal dari bumi dengan filosofi dahulu kalah di buatlah dua planet kembar yaitu planet bumi dan Zerisu.
Planet bumi dibuat dengan berhasil sedangkan zerisu kebalikan makhluk-nya adalah manusia gagal manusia dengan tentakel manusia bernafas dengan insang manusia setengah badan ikan manusia setengah badan kuda manusia bernafas dengan insang manusia hidup di laut.
Karena Zerisu adalah ciptaan gagal ini dibuat diperkecil dan ditaruh di ujung planet paling ujung hampir terlihat seperti bintang .
Sedangkan dewa Detre berulang kali mencoba menghilangkan planet itu karena ia tidak mau ada planet gagal di tatanan tata surya, namun untuk menjaga citranya sebagai dewa ia tidak merusak planet itu dengan tangan nya sendiri tapi di tangan Revayas ( penghancur tenaga api berbentuk seperti manusia namun memiliki badan yang sangat merah dan tanduk, manusia setengah iblis, kulit nya benar benar berwarna merah darah).
Revayas menghancurkan semua rumah penduduk, saat itu Rens lah anak suci bunga lotus yang tersisa setelah seluruh keluarga nya di bunuh oleh Revayas.
Telite dilankan ingatannya yang dikirim ke bumi sebelum itu tetua Terigea mencari anak baik di bumi dan bertemu lah dengan Rens yang sedang menolong nenek-nenek menyebrang.
Karena Revayas sudah mengerahkan seluruh kekuatannya, Telite harus kembali ke dunia nya untuk melindungi planet nya.
Di usianya yang masih muda ia harus menghafal teks suci untuk membimbing semua orang di planet Zerisu untuk bersemedi meminta tameng suci agung, sebuah lingkaran pelindung dari api Revayas.
Karena memang dia ditakdirkan untuk menjadi penyelamat Iya dengan mudahnya mengingat seluruh syair untuk tameng pelindung saat api dari Revayas menyembur planet, semua berjalan lancar dan semakin banyak syair suci semakin tebal lapisan Tameng.
Namun panas nya dirasakan oleh Telite namun karena Telite mengetahui semua kejahatan Revayas ia semakin kuat tekad nya .
Revayas berhasil di kalahkan kekuatan api di dalam tubuhnya sudah terkuras untuk menyerang planet Zerisu.
Dewa Detre sangat kesal akan kegagalan Revays lalu ia menyuruh Iblis angin untuk melanjutkan serangan.
Selama Dewa Losca belum bangun dari tidurnya, dewa tahap akhir Detre menggunakan kekuatan nya dengan semena mena.
Masih banyak langkah yang harus di lakukan sebelum 1000 hari Losca bangun, masih banyak jebakan dan war yang harus di hadapi oleh planet yang dianggap debu.
Sudah 15 hari, Telite meninggalkan Rens, Rens sangat sedih, setiap hari ia berkunjung ke sekolah menatap kolam tempat ia bertemu dengan manusia aneh walaupun hanya sebentar.
Sementara itu Telite meminta agar tetua menjawab pertanyaan nya dengan jujur sebagai hadiah kemenangan nya.
"Siapa Rens kenapa, nama itu terus terusan ada di otak ku."
Tamat ❤️ ❤️❤️