Krompanggggg......Tiba-Tiba Terdengar Suara Benda Pecah Dari Ruang Tamu.
Wajah Mona Pucat Pasi,Dia Tidak Sengaja Memecahkan Hiasan Meja.Hiasan Itu Berbentuk Angsa,Terbuat Dari Kristal.
Mona Tidak Sengaja Menyenggolnya Dengan Tongkat Pramuka.
"Non Mona,Apa Yang Pecah?"Tanya Bi Sumi Sambil Tergopoh-Gopoh Mendatangi Mona."Ya Allah,Ini Kan Kesayangan Ibu.Aduh Non,Apa Yang Harus Kita Katakan Pada Ibu?"Kata Bi Sumi Panik.
Bi Sumi Segera Mengambil Sapu Dan Menyapu Pecahan-Pecahan Kristal Yang Tersebar Di Lantai.
"Awas Non Hati-Hati Nanti Kita Terluka."Katanya Pada Mona.Mona Masih Diam Mematung.
Dia Cemas Sekali,"Bi,Bagaimana Ini?Pasti Ibu Memarahiku."Kata Mona Sambil Terisak.
Mona Taahu,Ibunya Sangat Menyayangi Hiasan Meja Itu.Hiasan Itu Di Peroleh Dari Sahabatnya Yang Tinggal Di Luar Negri.
"Eh,Ada Apa Ini?"Tiba-Tiba Ibu Sudah Muncul Di Ruang Tamu.
Ibu Terkejut Melihat Bi Sumi Sedang Memegang Pecahan Berbentuk Kepala Angsa,"Astagfirullah,Siapa Yang Memecahkan Hiasan Angsa Itu?"Tanya Ibu.
Mona Hampir Membuka Mulutnya Ketika Bi Sumi Menjawab,"Saya Bu,Saya Kurang Hati-Hati Saat Membersihkannya.Maafkan Saya Bu,Saya Benar-Benar Tidak Sengaja."Mona Terpengarah.
Dia Tidak Berani Berkata Apa-Apa.Ibu Memandangi Bi Sumi Dengan Pandangan Bingung."Bi Lain Kali Hati-Hati,Ya!Tidak Biasanya Bibi Ceroboh Seperti Ini."Kata Ibu.Bi Sumi Mengangguk Cepat.
Mona Tahu,Hati Ibu Pasti Sedih Sekali.Tapi Mona Tidak Berani Mengakui Perbuatannya.Dia Takut Kalau Ibu Marah Padanya.
Di Suatu Pagi,Terdengar Suara Perempuan Mengucapkan Salam Dari Pintu Depan,"Asalamualaikum?"Waalaikumsalam Wa Rahmatullahi Wa Barakatu."Jawab Ibu.Ternyata Perempuan Itu Adalah Pembantu Baru."Bi Sudah Tua,Dia Perlu Orang Lain Untuk Membantunya."Kata Ibu Pada Mona.
Mona Terkejut,"Apa Bi Sumi Di Pecat?"Tanya Cemas.Ibu Tersenyum,"Tentu Saja Tidak.Tapi,Sebaiknya Biar Yang Muda Saja Yang Bekerja.Biar Bi Sumi Mengerjakan Yang Mudah-Mudah Saja."Kata Ibu Lagi.
Beberapa Minggu Kemudian,Bi Sumi Berpamitan Pulang.Bi Sumi Tidak Mau Lagi.Kata Bi Sumi,Dia Akan Mengahabiskan Masa Tuanya Di Desa Bersama Anak-Anaknya.Ibu Tidak Menghalanginya, Tapi Mona Merasa Sedih.Dia Merasa,Semua Itu Karena Dirinya.Pasti Bi Sumi Tidak Betah Bekerja Gara-Gara Adanya Pembantu Baru.Pasti Bi Sumi Merasa Dirinya Tak Berguna Lagi.Kalau Saja Mona Tidak Memecahkan Hiasan Ibu,Pasti Ibu Tidak Akan Mempekerjakan Pembantu Baru.Kalau Saja Mona Mengakui Perbuatannya,Bi Sumi Pasti Tetap Akan Bekerja Di Rumahnya.Mona Sayang Pada Bi Sumi,Dia Tidak Ingin Bi Sumi Pulang.
"Ibu,Jangan Biarkan Bi Sumi Pergi!Mona Yang Salah,Mona Yang Melakukannya."Isak Mona Pada Ibu.Ibu Kebingungan Melihat Mona Yang Tiba-Tiba Menghampirinya Dan Menangis.
"Eh ,Kamu Ini?Ada Apa?"Tanya Ibu Lembut."Sebenarnya,Mona Yang Memecahkan Hiasan Angsa Itu,,Bukan Bi Sumi."Mona Mengakui.
"Kenapa Baru Kamu Katakan Sekarang?"Tanya Ibu Terkejut.
"Kamu Telah Membuat Ibu Kecewa Pada Bi Sumi, Pahadal Dia Tidak Bersalah.Kenapa Kamu Tidak Berani Mengakui Perbuatanmu?"Tegas Ibu.
Mona Pun Menangis,"Maafkan Mona Bu,Ma'afkan Mona.Mona Takut Kalau Ibu Marah.Bi Sumi Hanya Ingin Melindungi Mona.Jangan Biarkan Bi Sumi Pergi Ya,Bu!"
"Sekarang Kamu Tahu Akibatnya Kalau Nggak Jujur.Kamu Harus Minta Ma'af Padanya."Kata Ibu Tegas.Mona Mengangguk.Bersama Ibu,Dia Menemui Bi Sumi Dan Minta Ma'af Atas Ketidak Jujurannya.
"Ma'akan Saya Juga Bi,Saya Telah Menganggap Bi Sumi Ceroboh."Kata Ibu Sambil Memeluk Bi Sumi.
"Bi Sumi Jangan Pulang Ya,Mona Ingin Bi Sumi Tetap Tinggal Di Sini!"Pinta Mona.
Bi Sumi Tersenyum Haru,"Iya Non,Bi Sumi Juga Sayang Sama Non Mina,Tapi Izinkan Bibi Pulang Kampung Untuk Menjenguk Keluarga Bibi,Ya?Hanya Beberapa Hari Saja."Kata Bi Sumi.
Mona Menggangguk Gembira."Jangan Lupa, Bawakan Oleh-Oleh Untukku Ya,Bi!"Katanya Riang.
Bi Sumi Dan Ibu Pun Tersenyum Mendengar Permintaan Mona.Mona Lalu Memeluk Bi Sumi Dan Berkata,"Aku Sayang Bi Sumi."
Pesan Untuk Teman-Teman:
Kalau Kita Selalu Jujur,Maka Kita Akan Di Sayangi Oleh Orang-orang Di Sekeliling Kita.
Termasuk Orang Tua,Guru,Teman-Teman, Semuanya Akan Menyayangi Kita.Kejujuran Juga Akan Membawa Kita Pada Surga.Orang Yang Jujur.Insya Allah Akan Masuk Surga.
Rasullah Saw Bersabda:
"Alaikum Bis Shidqi Fainnas Shidqa Yahdi Ilal Birri Wa Innal Birra Yahdi Ilal Janna"
"Hendaklah Kamu Jujur,Karena Jujur Menuntun Kepada Kebaikan,Dan Kebaikan Menuntun Kepada Surga."(HR.Muslim)
Halo Kakak Autor Kalian Harus Jujur Ya,Nggak Boleh Bohong Itu Dosa.Ya Kaya Seperti Saya Banyak Dosa Saya.Yang Pasti Di Ampuni Oleh Tuhan Yang Esa,Amin.👍🏻
(🙏🏻 ☺ Da Da👋🏻)