Cerita ini dimulai ketika ada sebuah rumah yg tiba-tiba saja muncul entah dari mana, aku dan temanku Ivander mencoba untuk menjelajahi rumah tersebut.
Saat kami sampai di depan rumah tersebut, rumah itu terlihat seperti rumah yg ditinggalkan berpuluh-puluh tahun. Kami pun mencoba menaiki tangga untuk ke rumah tersebut dan tiba-tiba.
*Krak
Tangga itu rusak hanya dengan sekali pijakan.
“Hei, bagaimana mungkin kita bisa menjelajahi rumah ini jika bahkan naik saja tidak bisa?” tanyaku ke Ivander.
“Mungkin ada semacam jalan di bawah sini,” sambil menunjuk ke bawah, dan aku pun menyadari ada semacam pintu yg terbuat dari besi yang aku injak pas jatuh tadi. Dengan kata lain, mungkin semacam bunker? Aku jg tidak tahu.
Setelah bersusah payah membukanya, akhirnya kami berdua masuk ke dalam lubang, dan jujur saja baunya sangat busuk setelah masuk, seperti ada ribuan bangkai di dalam sini.
Kamipun menjelajahi lorong bawah tanah, diperjalanan kami menemui banyak tulisan aneh di dinding, atap ataupun lantai, kami mencoba membaca tulisan tersebut, tapi hasilnya nihil, kamipun melanjutkan perjalanan.
Sepertinya sudah berjam-jam kami berjalan, tapi tidak ada tanda-tanda kalau lorong ini akan menemui ujungnya, yg kami temukan hanyalah tulisan aneh saja.
Setelah itu
*Klap
“Ivander MENUNDUK!!!” teriakku ke Ivander sambil menunduk, tapi sepertinya temanku itu terlambat untuk menunduk dan pada akhirnya....
*Jleb jleb jleb
Ribuan panah menusuknya dari samping, aku menyaksikannya sendiri karena dia berdiri di sampingku.
“I-Ivander, i-ini tidak lucu, cepatlah sadar. Bukannya kau bilang akan menikahi Eusla, bangunlah” ucapku sambil terbata-bata. Tapi yg kudapat bukan lah sebuah kata kata, tapi sebuah suara yg entah apa artinya.
“Aaahhh, haaaaa haaaa, aaarrrrhhhh.” sebuah suara mengerang dari Ivander. Dan... Temanku yg kukenal dari kecil itu mati tanpa mengucapkan apapun.
Setelah menyaksikan pemandangan tersebut, akupun mulai kembali menuju ke arahku datang.
Entah kenapa sejauh apapun aku berjalan, aku tidak menemukan jalan pulang, dan tiba-tiba...
*Kricing
Suara bel tiba tiba berbunyi, aku pun sontak langsung mengalihkan pandanganku ke arah bunyinya dan menemukan sebuah ruangan yg sepertinya tdk ada disitu sebelumnya, akupun memasuki ruangan itu dgn hati-hati dan menemukan suatu rahasia yg sangat besar bahwa selama ini....
***
Setelah memasuki ruangan misterius itu, aku menemukan sebuah buku yg anehnya entah kenapa tulisannya bisa aku baca, tidak seperti tulisan-tulisan yg kutemukan sebelumnya, di sampulnya ditulis "Lost"
Lost? Apa maksudnya?
Aku pun mulai membaca halaman pertama.
-Jika kau sudah membaca buku ini, berarti kau telah kehilangan temanmu dan menemukan ruangan rahasia ini.
“!!!” aku sontak kaget membaca paragraf pertama dalam buku tersebut, soalnya buku itu seperti baru ditulis atau mungkin... Buku itu adalah hal kejadian yg terjadi tadi??? Entahlah, aku jg bingung tentang isi buku itu. Sebaiknya aku melanjutkan membacanya.
-Jangan kaget dulu, buku ini sudah ditulis jauh sebelum kau dilahirkan, buku ini adalah satu satunya petunjuk utk keluar, begitu jg waktu aku menemukan buku ini waktu zamanku.
“Tunggu, zamanmu? bukankah itu seperti kau berada dizaman yg berbeda denganku???” aku pun mulai membaca halaman selanjutnya.
-Ya, aku terlahir zaman dulu.
“!!!” “Ba-bagaimana mungkin buku ini seolah-olah menjawab pertanyaanku???” akupun melanjutkan membacanya
-Bukannya sudah kubilang jangan kaget dulu? Aku adalah penulis dari buku ini, atau... bisa kau panggil sebagai org yg masuk ke rumah tua sebelum kau, di sini aku cuman memberi tau beberapa informasi ttg yg terjadi di rumah ini.
“Berarti rumah ini jg pernah muncul di zaman yg berbeda???”
-Ya, benar sekali, itu adalah petunjuk yg kutemukan, setelah itu alasan kenapa tdk ada tulisan yg bisa kau baca karena semua tulisannya berasal dari zaman berbeda, tapi inti dari semua tulisan itu cuman satu, yaitu "Jangan memasuki Rumah ini" "Cepatlah pulang sebelum terlambat" "Jangan mencoba masuk lebih dalam lagi atau tdk kau akan menyesal", Ha?! Terus kenapa kau bisa membaca buku ini?? Itu jg adalah salah satu hal yg aku bingungkan, soalnya aku jg menemukan buku yg sama saat kehilangan temanku dan menemukan ruangan ini.
“Hmmn... tunggu-tunggu, aku bakal menyusun informasi ini di otakku,
1. Rumah ini muncul di zaman yg berbeda-beda, alasannya belum diketahui
2. Semua yg pernah memasuki rumah ini mengalami nasib yg sama yaitu temannya meninggal dan menemukan ruang rahasia yg didalamnya terdapat buku. Hmmn... apalagi yah?”
-Yah, benar sekali informasi yg aku dapatkan jg 2 saja, setelah itu aku meneliti dan ternyata rumah ini akan muncul tiap 100-500 tahun sekali, informasi ini aku dapatkan dari buku yg kutemukan, dan aku harap kau bisa menemukan informasi lain, karena cuman informasi itulah yg bisa aku dapatkan dari rumah sialan ini.
Setelah itu aku membalikkan halaman dan... Tidak ada tulisan lagi, akupun membalikkan halaman sampai halaman terakhir dan mendapatkan sesuatu yg mengejutkan, disitu ada sebuah foto org yg tidak kukenali, mungkin dia adalah yg menulis buku ini??? Atau mungkin yg membuat rumah ini???
Akupun mengambil foto itu dan, aku jg menemukan sebuah buku yg persis dgn yg kubaca tadi, dan disebelahnya ada sebuah bolpoint, mungkin ini dimaksudkan utk menulis informasi yg didapatkan???
Itulah satu-satunya yg bisa kupikirkan, setelah itu akupun menulis semua yg kuketahui, dan semoga saja tdk ada org yg tertarik dgn rumah ini, meskipun itu sepertinya hal yg mustahil, tak lupa aku menyisipkan foto tadi di halaman pertamanya.
Akupun mulai pasrah dan menemukan informasi yg sangat tidak penting, entah dari mana aku memikirkan ini, tapi aku menulis ini di buku itu. Hal yg kutulis adalah
-Bau mayat yg kau temukan waktu pertama kali masuk adalah bau mayat dari org yg masuk ke rumah ini sebelumnya.
“Itu sangatlah tidak penting bukan?” baiklah, mungkin cuman ini yg bisa aku lakukan, jadi aku akan berharap di generasi selanjutnya
~Tamat~