Dalam keheningan malam itu, mataku pun mulai terpejam lambat laun tertidur, oleh waktu yang bergeser dan bergerak yang tidak aku rasakan, begitu yang tidak aku rasakan, begitu pun yang lainnya.
Tiba-tiba hati dan jiwaku terbawa oleh gelombang dimensi yang lain yang belum aku alami sama sekali, di dunia ini karena begitu cepatnya sehingga aku lupa berada dimana, seolah-olah aku tak berdaya, terbelenggu seperti ada yang menarik ke alam lain yang belum aku kenal.
Tapi yang lebih heran lagi membuat aku terkesima dan takjub bercampur baur menjadi satu, seperti ada keramaian layaknya di kota-kota besar, akhirnya aku dan lainnya menghampiri di sebuah warung makan yang sangat banyak orang yang menikmati hidangan yang tersedia di tempat.
Aku bingung dan gundah gulana, bagaimana aku bisa menikmati hidangan itu sedangkan uang sepeserpun tidak aku pegang, kerena memang tidak aku rencanakan sebelumnya.
Tanpa aku sadari, aku terperanjat tiba-tiba dari pojok pintu warung makan ada yang memanggilku, seperti seorang wanita yang pernah aku kenal kali pertama pada saat di Desa itu, "Aku menjawab Hai kamu Sri" loh ko kamu ada disini bukankah kamu ada di sana jawab aku, "agak gugup"!.
Akhirnya tanpa aku sia-siakan memang perutku sudah keroncongan dari awal tadi.
Setelah menikmati hidangan itu secara tak sengaja aku teringat, " loh si Sri kemana ya, " tanyaku kepada teman-teman, ' ya kemana ya, " jawab teman lainnya, " sepertinya semenjak kita makan tidak kelihatan, " kata teman aku satunya sambil menimpali. "!.
bersambung
Episode 3