Dikisahkan pada suatu hari ada santri di pondok pesantren yang sangat taat tetapi santri itu bodoh sehingga tidak mengerti apapun sebut saja namanya Sholeh.
Sholeh terlahir dari keluarga kurang mampu
Setelah lulus di bangku SMP, sholeh langsung mendaftarkan dirinya di pondok pesantren untuk mencari ilmu.
setibanya di pondok pada jam 4 sore Sholeh langsung pergi ke rumah kyai bersama ibunya
"Tok tok assalamualaikum"ucap Sholeh sambil mengetuk rumah kyai
1 jam kemudian keluarlah kyai tersebut.
"Waalaikumsalam, sinten niki,wonten nopo le." ucap kyai sambil membuka pintu
"Kulo yai santri baru, niki Kulo badhe nyuwun dungo mugi mugi saget krasan Ten pondok"ucap sholeh kepada kyainya.
"Iyh le tak dungakno krasan tapi awkmu kudu taat peraturan Yo le"ucap kyai sambil mengangkat tangan untuk berdoa.
"Matur suwun yai Kulo badhe kondur yai assalamualaikum"ucap sholeh sambil menundukkan kepalanya.
"Waalaikum salam ati-ati Yo le" ucap kyai.
Ketika sholeh sudah keluar dari rumah kyainya Sholeh langsung ke kantor pondok untuk mengambil kunci almari.
Kemudian sholeh pergi ke asrama untuk menata pakaianya disaat itu teman baru sholeh berdatangan lalu Sholeh berkenalan dengan teman barunya satu persatu.
Dan adzan Maghrib pun berkumandang Sholeh dengan berpakaian putih lalu sholeh mengambil air wudhu dan sholat tahiyatal masjid sambil menungu iqomah sholeh berdzikir kpd allah.
Dan setelah selesai sholat sholeh langsung pergi mengaji kepada kyainya. Sesampainya di tempat pengajian sholeh duduk di depan kyainya ketika dijelaskan oleh kyainya Sholeh tidak faham dengan apa yang di jelaskan oleh kyainya sehingga sholeh hanya berniat untuk mengaji.
Dan Sholeh selalu taat dan ta'dim kepada kyainya sehingga ia tidak pernah di takzir meskipun Sholeh bodoh.
2 tahun kemudian
Sholeh menghadiri acara reuni alumni dan santri.
Disaat itu seorang alumni memberikan sambutan lalu Sholeh mendengarkanya
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh .......................................
Para santri semuanya saya berpesan untuk selalu giat belajar jangan sampai bodoh supaya tidak mempermalukan almamater pondok pesantren kita jika ada yang bodoh silahkan saja untuk keluar dari pondok pesantren ini" sambutan dari salah satu alumni.
Seketika itu hati Sholeh langsung tergores dan sholeh memutuskan untuk pulang ke kampung halaman dan keluar dari pondok ini.
Setelah memutuskan untuk keluar Sholeh langsung ke rumah kyainya untuk berpamitan.
" Tok tok tok, Assalamualaikum yai Kulo Sholeh" ucap Sholeh sambil mengetuk pintu.
"Waalaikumsalam Ono opo le" ucap kyai sambil membuka pintu
" Niki yai Kulo pengen pamitan Kulo badhe kondur" ucap sholeh
"Mergo opo le kok ape boyong" kata sang kyai.
"Niki yai terose alumni niku sing bodoh/goblok niku dikengken medal mawon amergi isin isini pondok" ucap Sholeh sambil menangis
"Ojo boyong le awkmu Iki wong taat"ujar kyai
"Mboten yai Kulo teng mriki mung ngisin ngisini pondok mawon" kata Sholeh.
"Ee yowis le pan iku penjalukan mu pokoke awkmu kudu taat lan terosno jejak e wong tuwamu'" ucap kyai.
Setelah keluar dari rumah kyai sambil membawa koper Sholeh langsung berjalan untuk pulang
Sesampainya di rumah Sholeh bertemu dengan ibunya dan ia bersalaman.