Pagi Itu,Mia Bangun Pagi-Pagi Sekali.
Dia Segera Sholat Subuh Berjamaah Di Masjid Bersama Abi.
"Bi,Mia Mau Sholat Sama Abi,Ya?Ujar Mia Sambil Membenahi Mukenanya.
"Iya.Abi Senang Kalau Mia Mau Sholat
Berjamaah."Abi Mengusap Kepala Mia Dengan Lembut.Dengan Hati Gembira,Mia Bergegas Pergi Ke Masjid.
Siang Harinya,Mia Menagih Janji Ummi Kemarin Sore."Ummii..."Panggil Mia Sambil Menarik-Narik Baju Ummi.
"Iya.Kenapa?"Jawab Ummi Sambil Menoleh Ke Arah Mia.
"Yaah..,Ummi Lupa.Kemarin Kan Ummi Bilang Mau Ngajak Mia Ke Toko Buku."Ujar Mia Kecewa.
"Oo...Ummi Lupa.Maafin Ummi,Ya.Sekarang,Ummi Siap-Siap Dulu."Ummi Lembut.
"HOREEE...!!Ummi Baiik,Deh!Mia Ganti Baju Dulu,Ya."Teriak Mia Senang.
"Eh,Tapi,Boleh Ajak Pusi Nggak?"Tanya Mia Sambil Menunjuk Ke Arah Kucingnya Yang Bernama Pusi.
"Boleh Tapi,Mia Harus Jaga Baik-Baik,Ya.
Jangan Sampai Nanti Ngerepotin Ummi."Jawab Ummi Memberi Syarat.
"Oke,Bos!"Tangan Mia Memberi Hormat.
Ummi Dan Mia Pergi Ke Toko Buku Bus.Abi Tidak Ikut Karena Harus Pergi Ke Kantor.
Pusi Mengikuti Mia Di Belakang Bus.
"Nanti Di Toko Bus,Mia Jangan Main Terlalu Jauh Dari Ummi!"Ummi Menasehati Mia.
Mia Hanya Mengangguk-Ngangguk Mengerti.
Sesampainya Di Toko Buku,Mia Tetap Menggangdeng Tangan Ummi.Pusi Hanya Mengikuti Mereka.
"Mia Boleh Beli Buku Yang Mia Suka,Kok!"Seru Ummi.Tanpa Di Suruh Dua Kali,Mia Segera Mencari Buku Yang Ia Suka.
Mia Masih Bingung Membeli Buku Yang Mana.
Tiba-Tiba Pusi Berlari Mengerjakan Tas Milik Seorang Anak Yang Bergambar Tikus.
Anak Itu Berlari Ketakutan Dan Pusi Terus Berlari.
Mia Yang Terkejut Juga Ikut Mengejar Pusi.
"Pusi..!Pusi..!Tungguu..!!"Pusi Yang Mendengar Suara Mia Segera Berhenti.
"Itu Kucingmu?"Tanya Anak Yang Tadi Di Kejar Oleh Pusi."Iya Namanya Pusi.Maafkan Dia,Ya."Ujar Mia Merasa Bersalah.
"Dasar Kucing Nakal!Ini Cuma Tas Bergambar Tikus,Bukan Tikus Sungguhan!"Gerutu Anak Itu.
Anak Itu Pun Pergi Meninggalkan Mia Dan Pusi.
"Pusi,Kamu Tidak Boleh Merepotkan Aku!Mengerti?"Tegur Mia Pada Pusi.Pusi Hanya Menunduk Dan Merasa Bersalah.
"Meeoow..."Pusi Mengeong Tanda Mengerti.
"Itu Baru Namanya Kucing Pintar."Mia Mengelus Badan Pusi."Sekarang,Kita Harus Kembali Ke Ummi."Ujar Mia.
Tapi,Tanpa Sadar,Mereka Sudah Cukup Jauh.
Mia Bingung Dan Menggaruk-garuk Kepalanya.
"Ummi Di Mana?"Tanya Mia Khawatir.
"Bagaimana Ini?Ummi Bilang,Kita Tidak Boleh Jauh-Jauh.
Sekarang,Kita Tersesat.Aduuh..."Gerutu Mia Sambil Mencari Umminya.
"Ummi Memakai Baju Berjubah Hijau Bergaris Kuning Dan Jilbab Pink."Mia Mengingat Pakaian Ummi.
Tiba-Tiba,Mia Melihat Wanita Memakai Baju Berjubah Hijau Bergaris Kuning.Tapi,Wajahnya Tidak Terlihat.
Mia Berlari Dan Teriak Kencang,
"Ummi...!!!"Wanita Itu Menoleh.E-Eh Bukan Umm."Ujar Mia Dalam Hati.
Wanita Itu Heran.Mia Segera Pergi Dan Terus Mencari Ummi.Pusi Hanya Berjalan Di Belakang Mia.
Tiba-Tiba,Seorang Bapak-Bapak Memakai Baju Hitam,Topi Hitam,Dandan Celana Jeans Compang-Comping Menyapa Mia.
"Adik Mau Mamanya?Kok Sendirian?"Tanya Bapak-Bapak Itu Sok Ramah.
Mia Teringat Kata Abi Dulu,'Kalau Ada Orang Nggak Di Kenal,Nggak Usah Nurut.Bisa Jadi,Orang Itu Jahat.
Jadi Harus Hati-Hati..'.Mia Menelan Ludah Sambil Menunjuk Seorang Bapak-Bapak Di Sebelahnya.
"I-Itu A-Abi."Ujar Mia Ketakutan.Bapak-Bapak Yang Di Tunjuk Mia Menoleh Ke Arah Mia.
Mia Tersenyum Manis.Bapak Itu Membalas Senyuman Mia.
Orang Tak Di Kenal Tadi Langsung Pergi Meninggalkan Mia Karena Mengira Bapak-Bapak Yang Di Tunjuk Mia Tadi Adalah Abinya.
Mia Menghela Nafasnya Dan Melanjutkan Mencari Ummi.Mia Semakin Lama Semakin Takut Dan Hampir Menangis.
Tapi,Ia Ingat Pesan Ummi Dulu,'Kalau Kita Tersesat,Kita Harus Banyak Berdo'a Pada Allah Agar Di Beri Jalan.'Mia Segera Berdo'a.
Tidak Lama Kemudian,Mia Mendapat Ide.Mia Mencari Pak Satpam.
"Asalamuikum,Pak."Mia Menyapa Satpam Di Pintu Masuk Toko Buku.
"Waalaikumsalam,Dek Ada Apa?"Tanya Pak Satpam."Saya Kehilangan Ummi Saya."Jelas Mia.
"Nama Adik Siapa?"Tanya Pak Satpam.
Mia Menjawab Lengkap,"Nama Saya Fathona Mia Azzahra.Biasa Di Panggil Mia.
Usia 8 Tahun.Hobi Saya Membaca,Dan Menggambar.
Cita-Cita Saya Seorang Wartawan. Nama Ummi Saya Alimah.Biasa Di Panggil Ima.
Memakai Baju Berjubah Hijau Bergaris Kuning Dan Jilbab Putih Berenda Pink.Memakai Sepatu Warna Cokelat Muda,Berkacamata,Dan Sangat Cantik.
Juga..."Belum Sempat Mia Melanjutkan Perkataannya,Pak Satpam Langsung Berkata,"Bapak Akan Mengantar Kamu Kebagian Infirmasi.
Nanti Di Sana Baru Kamu Jelaskan Semuanya."Mia Hanya Mengangguk-Ngangguk Paham.
Pak Satpam Pun Mengantar Mia Ke Bagian Informasi.
Sesampainya Di Bagian Informasi,Pak Satpam Menyerahkan Mia Pada Petugas Bagian Informasi.
"Wina,Kamu Urus Anak Ini.Dia Kehilangan Orang Tuanya.Aku Harus Melanjutkan Pekerjaanku Sebagai Satpam."Pak Satpam Menjelaskan Kepada Petugas Bagian Infirmasi.
Baiklah.Terima Kasih Sudah Membawa Anak Ini Kemari."Jawab Petugas Itu Sambil Tersenyum Pada Pak Satpam.
Pak Satpam Meninggalkan Mia Dan Kembali Bertugas ."Nama Adik Siapa?"Suara Petugas Informasi Itu Mengejutkan Mia.
"Oh ,Nama Saya Fathonah Mia Azzahra.
Nama Tante Siapa?"Tanya Mia Membalas Pertanyaan Petugas Informasi Itu."Jangan Panggil Tante,Tapi Kakak.Nama Kakak,Kak Wina.
Umur Fathona Berapa?"Tanya Kak Wina Lembut.
"Bukan Fathona Manggilnya.
Tapi Mia!Mia Merasa Kesal."Oh,Mia.Umur Mia Berapa?"Tanya Kak Wina Sambil Mengambil Pena Dan Selembar Kertas."Umur Saya 8 Tahun.
Saya Sekolah Di SD Muhammadiyah.
Saya Kehilangan Ummi Saya.Nama Ummi Saya Alimah Atau Ima ."Mia Menjelaskan Panjang Lebar.
"Baju Ummi Mia Apa Warnanya?"Tanya Kak Wina Sambil Terus Mencatat Hal-Hal Yang Di Utarakan Mia."Ummi Memakai Baju Jubah Berwarna Hijau Dengan Garis-Garis Berwarna Putih Rendah-Rendah pink.Ummi Juga Memakai Sepatu Warna Cokelat Muda,Berkacamata,Dan Memakai Tas Berwarna Abu-Abu."Mia Mengingat Kembali Barang-Barang Yang Di Kenakan Ummi.
"Ini Sudah Cukup.Mia Tunggu Saja Dulu Di Kursi Itu!"Pinta Kak Wina Menunjuk Ke Arah Sebuah Kursi Di Pojok Ruangan.
Mia Menurut Dan Segera Duduk Di Kursi Itu.Kak Wina Segera Memberitahukan Kepada Pengunjung Lewat Speaker Sesuai Petunjuk Dari Mia Tadi.
Sesaat Kemudian,Ummi Datang Sambil Setengah Berlari."UMMIII....!!!"Teriakan Mia Melengking Sambil Berlari Dan Memeluk Ummi.
"Mia Ke mana Aja?Ummi Khawatir.Pusi Mana?"Tanya Ummi Melirik Ke Sekitar Ruangan.
Mia Menceritakan Semua Hal Yang Terjadi Pada Ummi.Setelah Membeli Buku Berjudul Sholat Itu Penting,Mia,Ummi,Dan Pusi Bergegas Pulang Karena Hari Sudah Sore.
Mia Menceritakan Pak Satpam Yang Membantunya Dan Kak Wina Yang Ramah Dan Baik.
Sesampai Di Rumah,Mia Menceritakan Hal Yang Di Alaminya Pada Abi.Abi Menjuluki Mia,'Si Pemberani'.
Selesai