"Hari ini makan bareng kan? Aku tunggu loh…" Aku mengetik pesan singkat kepada dia yang ada disana setelah menyelesaikan kerjaanku yang lumayan.
Rasanya hatiku terbang menuju ke langit ke tujuh.
Bukan…
Lebih dari itu, malah.
Rasanya seperti melayang tak menentu di depan pintu surga.
Atau tempat menyenangkan lain yang bisa kamu bayangkan
Melayang tak menentu manakala aku dan ia sudah berjanji akan makan bersama setelah kerjaannya dan kerjaanku yang terus bertambah sehingga makan bersama seperti semacam kemewahan tersendiri.
"Ok. Nanti kenakanlah pakaian yang paling bagus ya..."
"Diusahakanlah kira-kira..." jawabnya dalam pesan singkat, seperti biasa, ia kurang berani untuk berjanji, hanya membawa pesan sedikit rahasia, dimana itu membuatku merasa melayang, meskipun terkesan klise.
"Di resto Mandito bukan?"
"Ya, disana aja" Jawabku sembari menyiapkan serta mengganti pakaian yang paling bagus. "Kamu tahu kan tempatnya dimana?"
"Di jalan Sarwanidah, seberangnya toko Idolmei dan Alpa, izin, sakit mart kan?"
"Iya. Kirain udah lupa dimana…"
"Tentu saja tidak dong. Dijemput kan tuan putri?"
"Keberatan?"
"Aku tanya kendaraanku dulu ya..." Setelah sekian lama ia menjawab "Aman tuh, dia siap-siap aja."
Aku menjawab dengan gambar emoji kesal.
"Kerjaan mu memang sudah selesai semua, say?"
"Harusnya sih sudah. Tinggal sedikit lagi kok. Cuma mengirimkan pesanan terakhir ke sekitar Daerah Bukit Permai Indah, lalu langsung ke lokasi."
"Ditunggu ya..."
Ah, indahnya hari ini karena ternyata dia cuma satu pesanan lagi untuk diantarkan. Aku berusaha untuk berpikir positif karena aku yakin tidak akan terjadi hal-hal lain yang tidak kuinginkan, seperti dia mendadak tersesat dan tak pernah kembali lagi, atau ditodong orang dengan senjata berbahaya hanya karena di luar sana sedang marak kasus-kasus tindakan kejahatan yang ada di televisi atau media sosial.
****
"Bagaimana dengan pantauan dari lokasi kejadian, Rita?"
"Baik Mita. Hujan yang cukup lebat di sekitaran Jalan Sarwanidah sehingga sungai yang berada di lokasi meluap cukup besar, maka belum bisa dipastikan akan ada korban jiwa ataupun tidak sampai saat ini. Karena baik tim SAR maupun beberapa relawan yang turut serta menyelematkan beberapa orang yang tampak terjebak di sekitar lokasi kejadian, terlihat cukup kewalahan sehingga jalur yang diperkirakan menuju Sarwanidah terpaksa dialihkan menuju jalur lain yang lebih aman. Demikian laporan dari Jalan Sarwanidah. Saya kembalikan lagi ke studio." Tutup reporter bernama Rita.
Tamat.