hai nama ku Toni aku akan mendapatkan keluarga baru karena ibuku menikah lagi dengan pria kaya. Dan aku takut jika ibuku meninggal ku demi pria lain. karena aku pernah mengalami ketika umurku 8th ayah ku meniggalkan ibu dan aku demi wanita lain dan karena itu aku takut di tinggal kan oleh ibu ku. Ibu berkata kepadaku "ibu tidak akan pernah meninggalkan Toni" dan itu yg ibuku katakan kepada ku. Dan akhirnya acara pernikahan ibuku di mulai saat umurku 10th dan aku mengingat yang ibu katakan "disana ada anak perempuan yang sangat baik" dan aku tidak mempercayai nya. dan saat sampai rumah ayah tiri ku berkata kepada perempuan itu "Nadia ini sekarang dia adalah kakak mu kamu perlakukan dia dengan baik ya" dan Nadia berkata"iya ayah" dan keesokan harinya nya dia mengajakku berbelanja di supermarket market terdekat dan dia mengajakku mengobrol di saat sampai di supermarket aku lupa bahwa uang ku tidak cukup dan melihatku panik Nadia berkata "kakak kenapa?" dan Nadia berkata lagi "kakak mau beli apa tadi aku di beri uang oleh ayah untuk uang jajan kita" dan aku mengambil es krim di saat sampai rumah ayah memberikan kamu uang dan aku bingung "bukan kah sudah di beri uang jajan" ayah berkata " bukankah kalian belum diberi uang jajan hari ini ?" aku melihat Nadia dan dia hanya tersenyum sambil berkata "hehe, oh ya aku di panggil ibu sebentar" dan saat itu aku percaya bahwa Nadia adalah orang yang baik
pada suatu pagi ayahku mengajak kami sekeluarga untuk ke pantai saat kamu di pantai aku hanya duduk sambil bermain pasir sendiri dan Nadia berkata kepadaku "kakak kamu kenapa" dan aku menjawab "aku tidak bisa berenang" dan tiba-tiba Nadia menarik ku dan berkata "kakak Nadia ajarkan berenang mau?" aku tercengang saat mendengar dan aku mengiyakan siang pun datang ayak dan ibu memangil kami untuk makan saat pulang kami bermain di lapangan bersama teman teman kami saat ku melihat Nadia tanpa di sengaja ternyata aku sudah jatuh cinta dengan nya dan aku ingin menikahi nya tapi kami kan saudara itu yang di pikiran ku keesokan hari nya aku dan Nadia bermain bersama teman-teman kami aku bermain bola bersama teman ku dan Nadia bermain lompat tali. dan tiba-tiba bola ku terjatuh ke jalan raya dan teman ku menyuruh ku mengambil ny dan tanpa ku ketahui ada mobil yang kehilangan kendali dan Nadia mendorongku dia berkata "awas kakak" sambil berteriak aku marah ku kira teman ku yang mendorong saat ku lihat kebelakang Nadia tergeletak di tanah dengan darah di sekitar tubuh ny aku gemetaran dan menangis dan aku berteriak "NADIA BANGUN" dan teman ku meminta tolong kepada warga terdekat dan tiba-tiba ayah dan ibu datang karena di panggil warga danmelihat Nadia tergeletak di tanah ayah langsung kaget dan berkata "cepat bawa Nadia ke rumah sakit" saat sampai rumah sakit dokter berkata "kondisi pasien sangat kritis dan kemungkinan kecil untuk selamat" saat 3 hari menjalankan operasi dan Nadia tidak bisa di selamat kan karena pendarahan nya cukup kuat dan Nadia mempunyai penyakit bawaan aku disana gemetaran dan sedih Nadia adik yang ku sayangi dan cinta pertama ku menghilang begitu saja aku ibu bertanya kepada ku "kenapa Nadia bisa seperti ini" dan aku menceritakan semua ke ibuku. setahun pun berlalu aku mengunjungi makam Nadia dan aku bilang "terima kasih Nadia Karena menyelamatkan kan ku dan menjadi cinta pertama ku aku tidak akan pernah melupakan dirimu dan suara mu yang sering memanggil ku kakak"
tamat