Ming Jiajia seorang pembuat obat kecantikan merasakan sakit di bagian lehernya seperti ada seseorang yang sedang mencekiknya. Ditempat lain dimasa lalu seorang permaisuri bernama Wangfei yang memiliki luka diwajahnya yang menyebabkan tdk disukai oleh Tuannya ( suami ), dan melakukan kesalahan sehingga membuat tuanya yg bernama Wangye marah hingga mencekiknya dan memuaskannya. ternyata Ming Jiajia dan Wangfei bagai Satu raga yg memiliki Dua tubuh.
~ * Kisah pun dimulai* ~
Wangfei pun merasa lelah ia pun berjalan menuju danau yang ada di kediamannya.
" Didalam hatimu sebenarnya aku termasuk apa" katanya dengan menangis tersedu-sedu sambil meminum air yg ada didalam gelas yg telah di tuangnya.
Dikehidupan Ming Jiajia ,ia sangat terkenal sebagai apoteker kecantikan sehingga banyak wartawan yang ingin mendapatkan informasi bagaimana kesuksesan nya. tapi ia tiba² jatuh pingsan dan ada kata ² yg
terlintas pada telinganya " kamu gantikan aku untuk hidup kembali ".
Berlanjut Dikehidupan masa lalu , telah tersebar luas jika Wangfei melompat kedanau dan telah berpindah pula Ming Jiajia ke dalam tubuh wangfei , yang saat ini telah menjadi Wangfei yg terlahir kembali.
Kata pelayan lama : " pelayan jing' er Tuan Putri apa yang kamu tangisi, matipun tidak pilih tempat, cepat bawa keluar dan kuburkan dia ".
Jing'er : " jangan jangan aku mohon padamu, tolong tuan putri belum mati" . teriak Jing'er sambil memohon dan menangis pada pelayan lama tersebut.
tak lama kemudian penjaga mo datang ,dan memeriksa keadaan Putri Wangfei, tapi ternyata putri Wangfei sudah tidak bernafas lagi , dgn menggelengkan kepalanya dan langsung bergegas melapor pada tuan Wangye
Beberapa saat kemudian Putri Wangfei sadar dan langsung bergegas mengajak kembali pulang bersama Jing' er . yang hampir membuat takut semua para pelayan yg ada di sekitarnya.
setelah sampai , tuan putri Wangfei merendam tubuh nya dan mulai menyadari bahwa ia telah menjelajahi waktu . ia pun mendapat ingatan dari Wangfei yang dulu ,dan mulai mengerti sedikit tentang situasi yang terjadi sebenarnya. kemudian ia berkata . " Lelaki ini sangat kejam , ternyata
menyiksa istrinya sendiri ".
memanggil " Jing' er " dan menyuruhnya pergi ambil cermin, setelah melihat wajahnya ia pun langsung syok dan ingin sekali muntah karena melihat wajahnya yg menjijikkan ini.
" jelek banget , pantas .... sudahlah. lebih
baik aku pikir kembali bagaimana
baiknya."
dgn memasang wajah yg cemberut ia berkata
dlm hati . " jika saja ini zaman modern pasti.
akan sangat bagus".
Wangfei pun memejamkan mata tiba² dia
berada disatu tempat dan menemukan
laboratorium kecantikannya , ternyata juga ikut
masuk menjelajahi waktu bersamanya, ia pun
sangat senang karna terdapat obat kecantikan
yang dibuatnya. sekarang ia tdk takut karna
wajahnya yg menjijikkan sebab ia sudah
mendapat penawarnya.
setelah berendam dan berganti baju Wangfei pun mulai memakai obat yg ia dapat dari laboratorium kecantikannya. berkata " ada kamu aku tidak takut
pada bekas luka, segeralah
pakai dan jadilah cantik" .
ia pun sangat gembira sambil mengoleskan obat pada kapas dan menempelkan kapas tersebut pada kulit wajah yang rusak itu, dan setelah itu tinggal menunggu selama semalam. serta ia juga memakai cadar putih.
Wangye datang tiba tiba mencari Wangfei datang dan langsung menerobos masuk , tapi dihadang oleh Jing'er agar tidak masuk dalam kamar tuan putri. Wangfei mendengar Wangye ribut dengan pelayannya ia " Jing'er beritahu wangye sudah
malam , Wangfei sudah lelah tidak
ingin menerima tamu ".
" heh, aku datang ingin memperingati kamu ,
besok aku menikahi Rou er bagusan kamu disini,
kalau aku tahu kamu sampai merusaknya aku
akan mengurusmu". kata Wangye.
"kamu tenang saja , ^_^ aku tidak ada
waktu untuk ikut campur". kata Wangfei
"apa yg kamu katakan " kata Wangye.
" Hem, Hem, Hem, Wangye tenang aku
pasti akan patuh , bekerja sama
denganmu untuk menikahi orang ketiga ".
tak lama kemudian Wangfei membuka kain
pintunya sedikit dan melihat wajah Wangye ,
wafei yang melihat wajah Wangye tak
menyangka ternyata wajah Wangye lumayan
tampan. Dalam hati Wangfei berkata
" wajahnya memang tampan , tapi
sangat disayangkan omongan buat
orang tidak nafsu makan." sambil
mengernyitkan dahi.
setelah itu Jing er masuk dan bertanya.
" nyonya bukankah kamu sangat mencintai
wangye kenapa tidak menahannya malah
dibiarkan pergi " . dgn ekspresi wajah bingung.
Wangfei menjawab dgn pasti
" itu dulu, semenjak aku jatuh dari danau
pikiranku menjadi terbuka. tidak ada lelaki
yang bisa diandalkan , bagusan aku
jalankan rencana ku" .dgn wajah serius.
setelah itu Wangfei langsung pergi tidur.
keesokan harinya Jing er dikejutkan oleh wajah tuan putri wangfei yang telah menjadi mulus dan cantik hanya dalam semalam.
karena Jing er penasaran bertanya bagaimana
caranya tuan Putri Wangfei menyembuhkan
luka di wajahnya.
Wangfei pun menjawab " Jing er jika nanti ada
orang yang bertanya bagaimana wajahku
sembuh jawab saja jika wajahku diolesi obat
dan langsung sembuh. tidak usah dijelaskan
lebih banyak lagi ".
" iya nyonya " Jing er menganggukkan
kepalanya
MOHON BERI LIKE, KOMEN ,DAN TERIMAKASIH 🙏 ATAS YANG SUDAH BERSEDIA MAMPIR UNTUK MEMBACA CERPEN SAYA (◕ᴗ◕✿)