Haii namaku Adelia aku seorang pelajar di sekolah SMA Nusa Bangsa dan orangtua ku bekerja di salah satu perusahaan Industri yang mereka tau aku lah anak orang kaya disekolah yang Eksis disekolah dan banyak incaran teman cowokku dan mereka sahabatku (Nia, Ranty, Vania dan Balqis) aku berteman mereka sudah lama hanya saja temanku berbeda ketika aku sudah mulai berubah ketika orang tua ku tau jatuh bangun untuk membangkitkan perusahaannya dan ketika itu aku memberanikan diri berjualan disekolah yang meskipun sekolah itu terpandang Elite dan sekolah terfavorit bagi anak bangsa.
Esoknya ketika disekolah temanku berkata "ihh apaan sih loo kampungan banget sih" dalam hati "Ah sudahlah" lalu ada anak cowok yang menghampiri dan menyapa "Selamat pagi Adelia jualan apa nih boleh dong dibungkus" Adelia pun langsung membungkus pesanannya Dan cowok itu menitipkan Nomor Handpone yang bisa dihubungi ketika Ia Ada masalah. Adelia langsung mengiyakan dan lanjut berjualan lagi. Ketika jam sudah menunjukkan kelas masuk ia pun segera masuk dan mengikuti kegiatan belajar dan dagangan Adelia ia taruh di kursi kosong. Saat ia menulis dipapan dan mendengarkan gurunya. dan dibelakang Adelia yang bernama Ranty. Ranty sengaja mengambil gorengan dan berburu Buru keluar kelas dulu lewat belakang dan mengalihkan Adelia agar Ranty bisa leluasa menyembunyikan gorengan itu dan disusulah Vania untuk membantu Ranty.
Jam kelas sudah kelar dan Adelia ingin melanjutkan berjualan lagi disaat itu ia terus mencari dan berkata ke pada temanya "Apa kalian tau dimana kotak daganganku" semua teman Adelia Diam karna takut dengan sahabatnya Nia yang waktu itu sudah direncanakan. Ia pun terus mencari sampai ke kantin dan ketika ia syok tau sahabatnya Vania Dan Ranty membuang ke tempat sampah ia pun berlari menghampiri dan menangis yang bagaimana dagangan itu ialah milik oranglain yang ku dapatkan dari keuntungan berjualan. Adelia pun pasrah dan mengambil kotak dagangannya dan saat itu ia menjadi bahan bullying satu sekolah. ketika masuk ke kelas ia tak sengaja menabrak cowok yang didekatnya sambil bingung memikirkan dagangannya. Saat cowok itu tau kalau ia Adalah Adelia Dan Cowok itu Menghampiri dan memberikan sebotol minuman dan berkata "kok sedih ada apa" dan Adelie enggan menjawabnya. Cowok itu pelan-pelan pergi supaya Adelia tenang.
Adelia pulang kerumah dengan wajah murung dan saat pintu kamar terbuka orang tua Adelia masuk dan berkata "Kamu jangan seperti ini sudahi sedihmu sayang kita pasti bisa seperti dulu lagi kamu tenang ya sayang maafkan kami yang belum bisa memberikan kamu kenyaman" ungkap mamanya. Hal itu Adelia langsung tau apa yang harus ia lakukan. sore harinya sahabat Adelia menawarkan untuk bermain dan Adelia langsung pergi tanpa berfikir panjang sesampai ke taman adelia melihat ada beberapa teman cowok yang aku fikir itu kekasih sahabatnya. setelah itu Balqis langsung menyuruhku keluar dari mobil dan mengatakan "Ayo cepat ihh lama deh". di sana aku diajak mengobrol seperti biasa tanpa kusadari sahabatku menyiram air bekas yang isinya air cat.
Adelia "kok kalian tega yaampun ini bagaimana" Vania berkata "lo itu gak pantes sama kita lo teman yang bisa kita manfaatkan lo sekarang gak guna" Adelia pun menangis ia selama ini berteman disekelilingi teman munafik.
Tak lama ketika itu adelia bangkit dan mengingat untuk dibantu temanya ia langsung menelfon temannya.Tak lama kemudian teman cowoknya datang dan membawakan setelan pakaian Adelia pun langsung mengenakan dan berkata kepada temanya ingin membalas apa yang mereka lakukan.
ketika Adelia pulang diantar temannya. Saat Adelia masuk ia melihat ada beberapa orang bertamu Adelia pun mendengarkan bahwa perusahaan orang tuanya pulih dan kemarin perusahaan hanya krisis tenaga kerja. Adelia pun senang karna telah kembali seperti itu. Dan pada esoknya disekolah Adelia sengaja membawa supir pribadinya ke sekolah supaya sahabatnya iri dan bersahabat seperti dulu. Tetapi Adelia sudah merencanakan dengan temannya untuk memperlakukan sahabatnya disekolahan. Ketika sahabatnya datang dan meminta maaf perbuatannya Adelia pun mengiyakan dan mengikuti aturan Adelia.
Pada saat ditengah lapangan Adelia memberikan kejutan kepada sahabatnya untuk dilihat satu sekolah ia berkata "kita gak akan pernah kembali seperti dulu karna gue gak pengen pelihara Anjing (upss) " dan menyuruh temanya melempar benda yang ada disekelilingnya. Sahabatnya pun bingung atas prilaku adelia. temannya pun bersorak "dasar penghianat dasar cewek gak tau diri " sambil melemparnya.
Dan pada saat itu teman cowoknya lah yang menjadi sahabatnya karna itu ia nyaman dan tau cara melindungi saat keadaan Adelia berbahaya. Ia pun berjanji agar melindungi ketika ia jatuh bangun.