Berlayar mengarungi luasnya lautan samudera. Sebuah kapal kecil dengan layar yang mengembang tengah berjalan di lautan yang sepi itu. Seorang pelayar bernama Sachia membawa kapalnya pergi ke suatu tempat tujuan yang amat jauh dari asalnya. Wanita itu mengemudikan kapal seorang diri tanpa adanya awak satu orang pun. Sebab dirinya sedang dalam masa pelarian.
"Sekarang aku berlayar ke tempat yang sangat jauh dan tiada satupun orang mengetahui bahwa aku telah pergi dari kota tersebut. Tetapi ini belum bisa dikatakan bebas sepenuhnya." ucap Sachia sembari memandang hamparan laut yang luas.
Pelayaran sudah berlangsung dua hari lamanya, dan kapal itu terus bergerak di laut yang tampak sedang tenang.
Sachia mengingat beberapa hal yang pernah terjadi di hidupnya. Segala kenangan dan derita bercampur menjadi satu dalam hati dan pikiran.
"Semoga diriku bisa hidup bebas tanpa adanya kekangan, derita, maupun hal-hal yang menyakiti lainnya. Aku hanya berharap akan hal itu saja."
memandang dengan mata yang sedikit sembab.
Hari sudah senja dan langit pun berubah warna. Perpaduan biru dan oranye, tampak begitu indah. Sachia tersenyum melihat latar waktu yang menurutnya menakjubkan itu.
Setelah memandang cukup lama, wanita itu pun mulai bergegas membersihkan diri di hamparan air lautan yang ada di sekelilingnya.
Menyeburkan diri ke dalam air dengan melompat.
Sachia menikmati sejuknya air lautan dari permukaan. Dan bersantai setelahnya.
"Laut ini begitu luas untuk seseorang sepertiku. Aku harap di kehidupan yang baru nanti, diriku bisa hidup bebas layaknya lautan yang luas."
Sachia menutup mata dan menikmati sisa waktu di sore itu sebelum kembali ke atas kapal.
-----SELESAI-----