Di pagi hari aku melihat mentari kini bersinar untuk memberikan kehidupan, Aku terus mengagumi ya yang selalu bersinar untuk semua orang tanpa peduli tentang mereka yang selalu bergumam tentang betapa panasnya cahaya matahari.
lalu ketika malam aku mengagumi bintang dan bulan sebelum aku tertidur, lihatlah bertapa indahnya ciptaan tuhan ku. sinar yang menawan
ku terus mengagumi setiap perubahan dari malam ke pagi, pagi ke siang, siang ke sore dan sore ke malam. aku tidak bisa membayangkan betapa hebatnya dia bisa menciptakan keindahan seperti ini, menakjubkan!!
tapi kini..
aku hanya bisa mengagumi semua itu di saat mata ku bisa melihat, kini semua terasa gelap tanpa cahaya kehidupan. kini hidupku benar-benar sepi dan hampa.
selalu di selimuti gelap.
aku ingin keluar bermain dan melihat ketika mentari ku bersinar di atas kepala dan terus bergerak sampai bulan menggantikannya.
tapi apa mungkin aku bisa melihat itu semua? sekarang aku seolah hanya beban orang tua ku yang tidak bisa apa-apa, aku hanya bisa bergerak tanpa arah.
semua gelap!
apa ini kehidupan yang tanpa arah? kehidupan yang gelap dan suram.
masih ku ingat saat kecelakaan 3 tahun yang lalu dimana aku kehilangan kakak perempuan ku, aku masih di beri waktu untuk tetap hidup dan menikmati bagaimana rasa kehilangan dan hidup di dalam tempat yang gelap. aku sendirian
kini aku selalu diam di rumah karena takut akan bahaya di luar, ini benar-benar membuat ku gila!
karena takdir ini aku harus kehilangan masa depan dan arahku, kenapa ini semua harus terjadi?! dimana mataku yang dulu? yang selalu menunjukkan betapa luasnya dunia dan betapa indahnya sekitarku. kenapa aku harus menerima ini? apa ini adil? aku rasa tidak ada gunanya aku hidup jika seperti ini!
beberapa bulan lalu aku sempat hampir jatuh dari atas balkon rumah ku yang cukup tinggi tapi semua lenyap begitu saja aku berhasil tertolong sebelum jatuh. awalnya aku ketakutan dan terus mengurung diri tapi sampai aku sadar aku tidak bisa terus terpuruk seperti ini, terus menyalahkan takdir. aku harus bangkit. sudah ku putuskan aku akan berusaha menemui arahku tanpa cahaya lagi.