aku murid kelas 8 yang pendiam. namaku Lia, kegiatan sehari hari ku hnya dirumah dan ke sekolah.
bagiku sangat sulit bergaul dengan orang orang sebaya ku. untuk pertama kali nya aku menemukan seorang sahabat yg sangat peduli padaku.
ketika bersama nya kesepian ku pergi.
mulut ku tak bisa diam saat dia ajak bicara.
perasaan ini sangat luar biasa
pada awalnya aku sangat tidak percaya pada seseorang bahkan pada diriku sendiri.
namun saat bersama nya entah rahasia apapun ku bagi bersama nya.
begitu pun ia sebaliknya.
ketika aku akan disakiti dia akan angkat bicara.
dia paling istimewa di hidupku.
walaupun sifat aslinya terlalu mengerikan untuk aku hadapi tapi saat bersama nya adalah yg paling menyenangkan. * aku menuliskan kenangan ku.
nama sahabat ku ialah Ain.
kami telah mengetahui masalah hidup masing masing.
saat dikantin
"Lia kau pesan apa" tanya nya padaku sambil memilih milih.
"aku pesan seperti biasa" ucap aku dengan senyuman.
tak lama Ain beranjak dari tempat duduk nya.
"aku mau ke toilet dulu" ucap sambil pergi terburu buru.
disisi Ain, tak sengaja Ain mendengar pembicaraan teman sekelas yg lain.
yg Ain dengar adalah untuk menghancurkan persahabatan kami berdua. hal itu apakah mungkin akan membuat nya marah....?
waktu istirahat hampir berakhir dan Ain belum kembali setelah pergi. aku berniat untuk mendatangi nya di kelas.
saat di kelas yg aku lihat meja dan kursi berserakan.
dan Ain yg aku lihat sedang memaki Nami teman sekelas kami.
"Ain apa yg kau lakukan... " ucapku menghampiri sambil menenangkan.
"dia berbicara buruk tentang kita " kepal tangan dari Ain
"DENGAR SEMUA NYA SIAPAPUN YG BERANI BERBICARA BURUK DI BELAKANG MAJU LAWAN AKU" ucap Ain lantang.
"sudah Ain... " tarik ku menjauh
di lapangan matahari yg begitu terik menyinari dirinya. Ain mendapat hukuman karna kekacauan sebelumnya.
saat istirahat kedua aku datang menghampiri nya membawa kan sebotol air minum.
"minum dulu" serahkan minuman.
.....
"aku tau yg kau lakukan itu untuk kebaikan kita tapi... tidak seharusnya kau semarah itu... kita sudah biasa dibicarakan dari belakang"
"jadi aku salah membela mu? " ucap Ain dengan amarahnya.
"siapa bilang itu salah....hanya saja kau terlalu berlebihan" mencoba berbicara santai
"mereka sudah kelewatan membicarakan mu....aku membenci org seperti itu" ucap Ain melempar botol ke tanah.
"yah yah....sudahi pertengkaran ini aku akan kalah jika melawan bicara mu" ucapku menarik tangannya.
tak lupa saat di rumah masing masing
kami sering berbalas pesan untuk menceritakan kejadian kejadian yg dialami.
saat ini aku mengirimkan pesan padanya yg berisi
"Hai... tadi ada sebuah badai dan aku langsung kepikiran tentang mu. aku hnya punya firasat buruk"
begitu lama ku tunggu balasan darinya. baru di jawab setelah 2 jam setelah nya.
"oh yah? firasat apa itu? " balas Ain.
"sesuatu yg buruk saja entah apa itu, tapi kau jangan anggap serius kan ini cuma firasat" membalas.
"jujur saja aku di usir dari rumah" balasnya.
dah dah sampai disini berbalas pesannya tak akan aku lanjutkan karna privasi.
esok hari di sekolah
aku sangat menantikan wajah senyum nya Ain
hampir jam masuk kelas Ain tak kunjung datang.
setelah hampir 5 menit akhirnya ia datang.
dengan wajah masam menghampiri ku.
aku tau saat ini perasaan nya pasti kacau jadi tak aku tanyakan. namun aku terkejut dia mau berbagai cerita nya denganku.
hari hari yg kami jalani menurut ku begitu indah sampai tak akan aku lupakan. semoga saja tidak akan terlupakan.
aku harap bisa menyimpan semua kenangan bersama nya itu bahkan jika aku mati kenangan itu akan ikut bersama ku.
semua rasa sudah kami bagi bersama.
yang aku tahu saat ini Ain [dia] masih menyimpan rasa dendam dihati untuk org yang pernah berperilaku buruk padanya.
dia adalah pendendam dan senang mengenal bukan karna apapun tapi aku akan merasa tenang jika bersama nya.
jika aku teringat dengannya saat malam hari aku akan berdoa untuk nya. agar api dendam di hatinya akan hilang. karna itu akan berakibat buruk untuk masa depan nya.
dia org yg tidak mudah melupakan perlakukan buruk seseorang dan sebaliknya dia akan selalu mengingat org yg baik padanya.
itulah yg terbaik dari sisi gelapnya.
Terima kasih telah menjadi sahabat ku @
~selesai..... ❤❤❤❤