Bianca atau yang kerap dipanggil Caca ini adalah anak pertama dari keluarga yang biasa saja. Dia sangat tertutup bahkan dengan keluarganya...suatu hari semua terungkap
"Caca! keluarlah dari kamarmu itu!lihatlah Natasha dia sangat jenius" bentak mama karena aku tak pernah keluar
"HM"dehemku lalu menuju keluar
"why?"tanyaku pada mama
"setidaknya bantulah kami!jangan hanya menyusahkan!"bentak mama lagi tak membuatku sedih, ya aku sudah terbiasa dengan itu..bahkan di sekolah pun mungkin karena aura penyendiri dan kejahatan dalam diriku.🤷
"yeah" aku melangkah menuju dapur..saat hendak mencuci
DRRTT
DRRTT
getaran handphone berlogo apel digigit dalam saku bajuku menghentikan pekerjaanku
"hello?" tanyaku pada yang diseberang sana
"Sorry Miss this emergency!please come here" ucap orang itu dengan panik
"HM..wait for a few minutes" ucap gw santai lalu mengambil jaket kulit hitam dan masker juga liontin berbentuk pistol dengan taburan berlian kecil yang tentunya sangat fantastis
"Caca!mau kemana kamu?!"tanya mama dengan ketus
"i'll be gone for a bit"ucap gw tanpa menoleh
"cih kalau aja bukan karena dia cantik saya akan membuangnya"gumam mama yang masih ku dengar
skip
Aku sampai di sebuah gedung tua yang di penuhi mayat mayat
"Jack!where are you?!"teriakku mencari asistenku
"I'AM in here Miss!please help me" jawab Jack dengan masih sibuk bertarung
"HOHO ternyata ini pemimpinmu? cih LEMAH"ucapnya menekan kata lemah
dan...
DORR
tak segan ku tembak mulutnya itu,..peluru menembus hingga kerongkongannya
"woah good job Miss"ucap Jack bertepuk tangan
"haha of course"tawaku dengan lantang membuat siapapun yang mendengarnya akan merinding
"HAHAHAHAHA" tawa seseorang yang muncul dari balik dinding sambil membawa keluargaku
aku sebenarnya sudah merasakan kehadirannya..tapi ah sudahlah aku mengacuhkannya mungkin dia hanya mata mata tapi tak kupikir!bagaimana ini?dia menjadikan keluargaku sebagai tameng kehancuran ku...ayolah Bianca berpikirlah! *batinku panik
"so?bagaimana Miss B?bagus bukan kejutanku?"
"cih you punk mr.boo"ejekku
"kau"tukasnya menodongkan pisau ke leher adikku Natasha
"kakak!maafkan aku..hiks kumohon selamatkan kami hiks hiks huwaa" tangis Natasha kala pisau itu sudah menggoreng leher putih adikku
"cih.. let's play this game,Boo"smirk andalanku
Gangster mana yang tak mengenal gaya ku? semua pasti tahu ketika aku mengeluarkan smirk itu pasti korbanku tak akan selamat
Dengan cekatan ku tarik mama dan Natasha lalu ku lempar pada Jack juga para bawahan ku.
Melihat Mr boo lengah,tak tanggung aku langsung memotong kedua kakinya dengan samurai yang dilempar oleh salah satu bawahan ku
"AAKKHH DASAR GILA" teriak Mr boo kesakitan dengan darah mengucur deras dari kakinya
"oups your blood is so rotten Mr boo"ejekku sambil menutup hidung
Lalu ku penggal kepalanya melihat kondisi keluargaku seharusnya sih aku bermain dulu
"n..nak k..kau?" ucap mama lirih gemetar hebat
"maaf ma hiks hiks sebenarnya nata tau profesi kakak sehingga dia hanya berdiam di kamarnya ta..tapi hiks hiks aku yang salah maa!aku egois!harusnya aku tak membiarkan kakak dihina hiks maaf kak hiks hiks" racau Natasha
"don't worry natasha..aku sudah memaafkan kalian,dan ketahuilah Natasha bahwa Stephen tunanganmu itu bukanlah orang baik,bahkan dia seorang pecinta sesama jenis..jadi terimalah cinta sahabatmu Joseph" ucapku pelan mengelus puncuk rambutnya
"hah?jadi Joseph..." tanya Natasha cengo
"yaa"jawabku menganggukkan kepala
"lebih baik kalian pulang dengan beberapa pengawalan" perintahku tak terbantah
setelah mereka pulang.....
"ekhm siapkan ruangannya"ucapku yang sedikit lancar berbahasa Indonesia
"okay Miss" balas Jack
skip
di sebuah ruangan
dengan penuh benda tajam...disana sudah ada seorang perempuan yaitu istri dari Mr boo
"hello ny.boo"sapaku dengan nada dingin
"emmhh emmh" dia seperti hendak mengucapkan sesuatu
"oups sorry saya tak sadar bahwa mulut kotormu di tutup" ejek ku
dan.. KRAKKK
kutarik dengan keras lakban di mulutnya
"ouch DASAR SINTING!GILA!BEDEBAH!SIALAN" pada akhirnya ny.boo mengeluarkan kata mutiaranya 🙃
"hahaha teruslah mengumpat nyonya karena waktumu akan habis.. let's play this game Boo"aku kembali mengucap kata keramat itu
tak
tak
tak
ku potong satu persatu jari jarinya itu
"hiks hiks SAKIT BODOH!"teriaknya dengan menangis
"shuutt diamlah dan nikmati permainanku" ucapku sinis tapi lebih ke nada lembut
aku kembali memotong tangan dan kakinya sedangkan dia hanya menangis histeris
seolah tangisnya menjadi canduku..aku memotong lidahnya dan menyobek bibirnya hingga sampai telinga sedangkan dia hanya bisa menangis pasrah
"hei hei maukah kau kubuat tak menangis lagi?"tanyaku dibalas gelengan kuat olehnya
"oke kuanggap itu setuju" ucapku tersenyum dan menusuk tepat bagian pupil kedua matanya. Darah segar muncrat hingga ke wajahku.
Haish apa ini?aku sudah bosan..jadi mari kita akhiri dengan aku memotong kedua buah dadanya yaang kuanggap menggangu dan kusobeh dadanya yang sudah bersimbah darah, lalu ku ambil jantungnya dan kuremas
ya inilah akhir dari siapapun yang menggangguku
good bye
beri suka dan komentar 😉