HAPPY reading jangan lupa beri hati
..
Hai perkenalkan namaku Aleana davisya orang memanggilku ALEA. Aku tinggal bersama kakakku yang berprofesi sebagai mafia sedangkan aku sendiri adalah seorang dokter.
Kisahku dimulai ketika....
DRRTT
DRRTT
getaran ponselku mengejutkanku yang hampir terlelap
"halo kak?"tanyaku sambil menguap pelan
"AKKHH..dek!tolong kakak!mereka mendekat!" ucap kakak di seberang sana
"oke .. aku tahu kakak dimana tunggu 15menit aku sampai"ucapku panik memutus sambungan dan berlari menuju garasi
"Sial!sial!bagaimana mereka menemukannya"ucapku terus bergumam sial
skip
sampai di suatu tempat
Aku memandang sekeliling..mencari keberadaan kakak dan...
Emmhh emmhh
seseorang membekap mulutku..setelah itu GELAP
"Eugh" aku bangun dengan posisi terikat diruangan yang gelap dan sempit disini hanya ada satu lampu dan satu kursi yang kududuki
tap
tap
seseorang bertopeng masuk ke ruangan ini.
"s-siapa k-kau"tanyaku gugup tak berani membuka mata
"BUKA MATAMU BODOH!" teriakan itu..sepertinya aku mengenalnya
"ka..kak"ucapku lirih
"HAHAHA BAGAIMANA ADIKU?"tawanya sinis dan lantang
percaya tak percaya!kakakku melakukan ini?
"mengapa?"tanyaku pelan dan menahan air mata
"mengapa?kau tanya mengapa?AKU INGIN MENGUASAI HARTA MAMA DASAR BODOH!DIA SUDAH MERENCANAKAN WARISAN UNTUKMU DAN HARUSNYA SEMUA ITU UNTUKKU JADI JIKA KAU TAK ADA MAKA SEMUA ITU HANYA UNTUKKU HAHAHAHA" ternyata..kakak tega melakukan ini semua hanya karena harta? teganya dia padahal aku tulus menyayangi dia
"selamat tinggal adik"
DORR
Peluru itu menembus kepalaku rasanya aku sangat mengantuk lelah?ya kecewa?ya marah?tentu tidak aku tak bisa melakukan apapun.
akhirnya aku menutup mata berharap bertemu mama dan papa.
______________
Kubuka mataku, eh..dimana ini?ku pandang sekeliling hanya seperti sebuah kamar mewah dengan furnitur Eropa classical.
Cklekk
"woah little princess get up" ucap seorang perempuan memakai pakaian pelayan hitam putih
"Oekk oeek" apa ini?! aku ingin bertanya tapi dari mana suara bayi itu?
"oeek oeek" suatu hal yang tak bisa dicerna oleh seorang dokter sepertiku, mengapa jiwaku memasuki tubuh seorang bayi?!ah bisa gila aku..ini semua karena kakak bedebah itu! HUUH
"cup cup little princess please don't cry-
"YANG MULIA RAJA DAN RATU MEMASUKI RUANGAN" ucap seorang penjaga memotong ucapan pelayan itu,anggap saja namanya Nia
"waah ckck istriku!bagaimana buntalan ini bisa bertahan?lihatlah bahkan tubuhnya sangat lemah apakah dia bisa hidup lebih dari seminggu?"tanya Raja menoel pipi gembulku aa maksudku pipi gembul bayi ini
(hei!aku tahu aku ini bayi tapi aku takkan selemah itu!bahkan jika tanpa riwayat penyakit aku mungkin bisa bertahan hingga dewasa)batinku melirik sinis ke arahnya
"hahaha suamiku tersayang,jangan tunjukkan kebodohanmu itu pada putri kita!lihatlah tatapannya seperti hendak menelanmu" canda ratu mengingat sang raja dulu ketika anak pertama ia pergi berperang.
"hai cantik!kau lihat papamu ini begitu bodoh!jadi..tirulah mamamu dan kakak tampanmu"ucap ratu mengelus kepala botakku🙃
"waa awawa Hamama Kyaa xixixi" ocehku padahal Mah aku ingin berkata siapa aku?
"oh ya!mama hampir lupa namamu adalah Rein Aleeya Amatha dan sekarang umurmu sudah 2 Minggu loh maaf ya mama baru bisa memberimu nama"sesal ratu
"dan..nama mama adalah Ayyara dan dia papamu yang tidak pintar itu bernama Derren sedangkan kakak tampanmu bernama REIN DERICK AMATHA" ucap mama Ara menunjuk papa ren
udahlah skip
ALEA umur 3 tahun
"tatak ayo macak mie"ajakku cadel pada kak Rick
"hmm makanan apa itu bunny?"tanya Rick 7 th penasaran
"itu makanan Dali tepung dan adonan yang dipotong kecil-kecil tak tak dan dilebus"ucapku dengan nada cadel
"hmm baiklah mari kita pergi pada bibi Ami"ajak kak Rick dan kami menuju dapur istana
"bibi bibi tolong macakkan kami adonan pangcit yang belum di pipihkan" pintaku pada bibi Ami sang kepala koki dengan menarik ujung seragam pelayan miliknya.
"hmm..saya tak tahu apa yang akan anda lakukan putri,tapi saya akan membuatnya"ucap bibi Ami menghela nafas lelah
Hmm aku kembali mengingat ketika usiaku yang ke 2 aku pergi diam diam ke dapur dan mencoba menyalakan tungku, tapi karena aku yang masih kecil ini tungku pun jadi dengan seluruh dapur hampir gosong..untung saja kakak menyelamatkanku dan aku berakhir dihukum tak boleh makan coklat selama sebulan. Tentu saja aku jera dan tak pernah mencoba menyentuh barang dapur tanpa pengawasan takut nyawaku melayang......
"tak..tenapa tatak pucat dan beltelinat?" bingungku melihat kak Rick yang pucat dan berkeringat dingin
"kakak hanya flu bunny jangan khawatir" jawab kak Rick memaksakan senyum
"humm..bibi Nia! tolong buatan tatak jahe lebus di caling dan ailnya di campul madu dan pelacan ail jeluk Janan lupa beli cedikit Galam" ucapku cadel memerintah bibi Nia pelayanku yang terlihat semakin lucu
"okay little princess" ucap Nia yang cenderung lebih sering berbahasa Inggris
setelah semua jadi..kakak pun mulai segar setelah minum air jahe dan aku yang kecil mungil berlemak ini😌 masih sibuk dengan adonan yang kubentuk menyerupai mie panjang
"oh ya bibi Ami tolong buatan atu cauh tomat dicampul denan ilisan dading tecil jua Tuah coup"perintahku dengan masih memandang pekerjaanku
"baik putri oh ya!apakah saya harus menambahkan bubuk merica?"tanya bi Ami
"hu'um ceditit aja atu pedeh" jawabku
skip
Aku merebus mie dengan air yang banyak dan kutambah sedikit garam juga kaldu sapi agar rasanya enak. owh ya aku juga menambahkan beberapa sawi hijau yang kurebus bersama mie ku setelah mie ku angkat bibi Ami mulai memanggang pangsit dan sedikit potongan daging ayam.
Aku menaruh saus tomat di atas mie juga sawiku lalu ayam dari Bi Ami ku taruh juga diatasnya dan kusiram dengan kuah soup dengan kaldu jamur. Jadilah karya mie ayamku hehe
"humm harum sekali bunny" ucap kak Rick
"tentu Don tak Lea "ucapku menepuk dada dengan bangga
"talian!coba lacatan ena tida?" perintahku pada mereka semua
"hemm ini enak sekali putri"
"ya ini bahkan akan menjadi trend food di benua ini
"yeah princess is so good tasty and yummy"
"adik you is the best"
Aku bahkan sekarang berterima kasih pada kakakku, Anne Avantie yang membuatku merasakan indahnya keluarga
"ya talian haluh mendual ini di pacal denan alga teljantau" ucapku
"PUTRI/BUNNYA ANDA MEMBAWA CAHAYA UNTUK KAMI" seru mereka yang hanya ku tanggapi dengan senyuman...
aku-ini bukanlah akhirku melainkan awak yang harus ku bangun dengan pengetahuan duniaku
I'm ah this so very happy ending ....maybe
Mungkin masih banyak yang harus aku pelajari tapi-tapi aku yakin ini akan berakhir bahagia untuk kami😊
~the end~
makasih telah membaca dan maaf sekiranya ada kesalahan/kesamaan karya ini tidak bergantung pada suatu cerita pun
sampai jumpa
see you all🏃🏼♀️🏃🏼♀️