*Diangkat dari kisah nyata
Hai, namaku elina...
Aku adalah seorang pelajar kelas 9. Aku hanyalah pelajar sederhana.
Hidupku 2 tahun belakangan ini mulai hancur, diawali dengan kedatangan seseorang yang tak kuinginkan dalam hidupku, ia mulai menghancurkan ku sedikit demi sedikit.
Sejak 2 tahun belakangan ini, aku sering terkena fitnah, kebaikan ku seolah tak dianggap oleh 'nya'.
Selain itu, aku juga sering menjadi bahan hujatan dan bahan gibah oleh orang-orang sekitar.
Mereka sering menghujatku, namun mereka sendiri tak memperduli kan perilaku mereka.
Namun aku memang tak pernah melawan mereka, hanya saja aku menyindir lembut mereka. Tetapi hak itu sama sekali tidak berpengaruh.
Sslain di dunia nyata, di dunia sosial media juga sering menjadi bahan hujatan.
Namun aku tetap berusaha untuk tersenyum di siang hari, tetapi berbeda di malam hari.
Kini, aku tak memiliki siapa pun untuk menghibur ku, aku hanya menghibur diriku sendiri dengan bermain ponsel, aku juga memiliki kucing peliharaan dirumah. Bagiku, hal itu cukup untuk menjadi penghibur ku.
Lambat laun, sifatku mulai berubah. Dulu ketika 1 tahun awal dari masalah ku, aku hanya hidup tertunduk di depan orang-orang yang membenciku. Pada saat itu, aku hanya sering menangis.
Namun berbeda disaat ini, aku lebih dapat menghibur diriku. Aku lebih sering tertawa.
Tetapi ketika mengingat mereka yang menindasku, aku merasa ingin bunuh diri, atau membunuh mereka.
Sifatku saat ini di semakin menjadi-jadi, walaupun aku tak pernah melukai mereka, namun aku tetap ingin mereka jatuh dan malu dihadapanku.
Aku sering berniat menyusun rencana untuk membuat mereka terjatuh, tetapi aku selalu mengingat masa lalu ku bersama mereka disaat mereka masih sering mengasihiku. Sehingga aku malah lebih mengasihi mereka.
Tak jarang, aku juga dicaci maki dengan ucapan tak pantas, aku ingin melawan mereka namun aku selalu lemah, ketika aku melawan nya, mereka justru lebih menghardik ku.