Anidia Asyifa anak nakal yang suka dengan montor. Nida anak yang pandai di sekolahnya tapi dia nakal jika berada diluar ,dia sangat suka dengan yang namanya motor apalagi jika ada tawaran balapan dia selalu ambil kesempatan itu.
Keluarga nida adalah orang yang terpandang dan Semenjak adiknya lahir dia seperti anak yang kurang kasih sayang orang tua. Adiknya bernama 'Ania Asyifa' sudah dua kali nia menikungnya dengan menggoda kekasih nya. Itulah yang membuat nida senang bermotor karena menurutnya bermotor itu bisa mengurangi beban di hidup nya.
Sampai pada akhirnya dia tidak tahan dirumah karena orang tuanya selalu menyalahkannya walaupun itu salah nia.
Nia juga selalu menghasut orang tuanya agar membencinya.
Nida pun pergi dari rumah dan mendapat pencerahan dari seorang ustdaz muda yang tampan 'Zidan'
Sampai pada akhirnya nida memutuskan untuk berhijrah ,mengingat semua yang telah dia lakukan atau perbuat dia merasa sangat kecewa dengan dirinya sendiri.
Nida sekarang tinggal di pesantren milik ustadz zidan yang menolongnya itu.
Nida menghabiskan waktunya dengan beribadah dan membantu masak untuk para santri.
Nida menjadi lebih bahagia jika berada dilingkungan pesantren ini. Dia memiliki teman baru disana yang bernama 'Zila' dan 'Zulia' mereka kembar tak identik zila lebih lemah lembut dibanding dengan Zulia yang bisa ngegas kalo sudah kesal.
Karena nida sudah akrab dengan Zila dan Zulia dia menceritakan masalah yang sedang dia hadapi saat ini Zi dan Zu yang mendengarnya pun ikut sedih. Zi dan Zu tak bisa membayangkan jika salah satu dari mereka kekurangan kasih sayang orang tua pasti mereka juga sudah putus asa seperti Nida.
Zi dan Zu selalu menyemangati nida agar nida tetap semangat dan tidak putus asa. Setiap hari hari nida dihabiskan dengan mengaji bersama Mereka.
****
Jam 02.15
Nida bangun dari tidurnya untuk melaksanakan shalat tahajud. Sebelum shalat dia mandi.
Setelah shalatnya selesai dia sahur karena dia mau puasa sunnah. Selesai sahur dia mengambil wudhu dan memakai mukena dan shalat subuh setelah itu ,dia akan khataman sampai menjelang buka nanti baru akan diakhirinya.
Jam 18.00 adzan magrib sudah berkumandang Nida mengakhiri ngajinya dan meminum air putih tidak lupa membaca basmalah sebelumnya. Dilanjut dengan mengambil wudhu dan shalat magrib setelah itu dia makan sebagai tanda buka puasanya.
'Kebetulan Zi dan Zu juga berpuasa sunnah hari ini.'
Setelah berbuka nida melanjutkan khatamannya tadi. Setelah adzan isya berkumandang ,nida bergegas mengambil wudhu dan melaksanakan shalat isya bersama Zi dan Zu.
Setelah itu dia tadarus hingga jam 10.00 kebiasaan anak itu memang seperti itu.
***
Tak terasa sudah 2 tahun nida di pesantren ini dan sekarang dia akan melanjutkan kuliahnya di London. oh ya ,karena nida anak yang berpestrasi jadi dia bisa mendapatkan bea siswa dengan mudah.
Nida dan Ustadz zidan sudah taarufan tapi mereka harus LDR dulu.
Setelah 4 tahun akhirnya nida menyelesaikan kuliahnya dan kembali ke indonesia untuh meneruskan taarufnya dengan ustadz zidan.
Sesampainya di indonesia dia disambut oleh sebagian santri dari pesantren. Zi dan Zu yang melihat nida langsung berlari dan memeluknya dengan terisak.
3 hari setelah kepulangannya ke indonesia dia mengadakan akad nikah dengan zidan ,dia ingin pernikahan yang sederhana yang hanya dihadiri oleh orang orang terdekat saja. Tapi di pernikahan nida ini tidak ada orang tua yang mendampinginya tapi umi yang tidak lain adalah ibunya zidan selalu menguatkan Nida dan menganggap nida seperti anaknya sendiri.
Sementara Keluarga nida sedang mengalami masalah ,perusahaan ayahnya bangkrut dan ditutup ditambah lagi pengembalian saham kerugian yang harus ditanggung pak 'Doni' ayah nida itu. Karena tidak bisa mengembalikan saham saham yang dirugikan maka pak doni harus menjalani hukuman penjara selama 15 tahun lamanya.
Itulah kuasa Allah yang mampu membolak balikan takdir.
....
End📩