Tema : Percintaan
Genre : Romantis
Karya : indriayda
Ceritaku berawal dari setelah Aku lulus SMA,Aku bertekad untuk pergi merantau ke Jakarta.
Disana Aku bertemu dengan seseorang ibu Kos yang sangat angkuh,untuk saat ini Aku memang tinggal dikos-kosan itu.. tapi setelah Aku tidak bisa membayarnya.. Akhirnya Aku diusir oleh pemilik kos tersebut.
'Aku tidak tau harus kemana lagi..' batinku dengan menyusuri jalan.
Setelah dirasa tubuhku mulai lelah.. Aku memutuskan untuk duduk diatas trotoar jalanan ibu kota..
Saat sedang duduk memulihkan tenaga,tiba-tiba seorang perempuan yang turun dari sebuah mobil mewah datang menghampiriku,.
"Kamu tidak apa-apa?" Tanyanya
"Tidak?"jawabku dalam kebingungan..
"Oh iy perkenalkan saya Ratih.. kamu sedang apa disini sendirian?" Ucapnya sambil mengulurkan tangannya..
"Saya Ayu.. saya sedang bingung cari tempat tinggal dan pekerjaan.. karna saya baru saja diusir dari kosan.." jawabku dengan menerima uluran tangannya..
"Kebetulan saya sedang cari ART ,maaf bukannya bermaksut menyinggungmu.. tapi apakah kamu mau bekerja dirumah saya?"ucap Ratih menawarkan kerja untuk Ayu.
"Iya saya mau mbk.. terima kasih banyak loh mbk.."jawabku menerima dengan antusias
Dan sekarang Aku diajak Ratih pergi dan tinggal dirumahnya,Dalam perjalanan kami saling bertanya tentang asal tempat tinggalku..
"Kamu berasal dari mana Yu..?" Tanya Ratih
"Saya dari Yogjakarta mbak." Jawabku
"Jauh ya.." singkatnya..
Sesampainya dihalaman rumah Ratih,Aku langsung terpukau melihat kemegahan rumahnya..
Dalam benakku berpikir 'luarnya saja megah begini luas lagi,apalagi dalamnya..?'
Setelah turun dari mobil Ratih langsung mengajakku berkeliling agar Aku faham setiap isi ruangan yang ada didalam rumahnya.
Kemudian Ratih mengajakku ke kamarku untuk beristirahat,ya.. dia tau keadaanku yang sudah kelelahan..
Kehidupanku dirumah Ratih sudah dianggap seperti keluarga sendiri,meskipun aku hanya seorang pembantu.
keesokannya Aku memulai pekerjaanku,Ratih menyuruhku membantunya untuk membuat sarapan.
"Yu.. nanti kalo sudah selesai beberes kamar,tolong kedapur ya.. bantuin saya bikin sarapan..!" perintah Ratih pada Ayu
Setelah mendapat perintah dari Ratih,kemudian Ayu langsung bergegas menuju ke dapur.Saat sedang terburu buru ke dapur,tiba-tiba Ayu tidak sengaja menabrak tubuh seorang laki-laki yang baru saja keluar dari dalam kamar sebelahnya yang dia bersihkan tadi..
Laki-laki itu terlihat sangat tampan sekali,dia tinggi semampai,putih,dan berambut hitam kecoklatan.Perasaanku saat ini sangat malu,takut,salting, campur aduk,karna dia menatapku dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.Entah kenapa setelah dia menatapku begitu dia berlalu dari hadapanku begitu saja menuju dapur.
"kak..!"teriaknya menggelegar seisi ruangan
"Yang diatas itu siapa?"lanjutnya lagi
"iya.. oh.. itu ART kakak,namanya Ayu"ucap Ratih memperkenalkanku
setelah Aku sampai didapur..
"Yu.. sini dulu.. kenalin ini adik saya Yoga,dan yoga kenalin ini Ayu"ucap Ratih saling memperkenalkan kami..
setelah beberapa saat Aku dan Ratih menyiapkan sarapan,Ratih menyuruhku ikut makan dimeja makan bersama mereka.
"Kamu mau kemana Yu..?" tanyanya padaku
"saya mau kebelakang mbak.." jawabku
"Jangan! kamu disini saja ikut kami makan"perintah Ratih
"Tapi mbak.."ucapku hendak memberi alasan namun dibantah Ratih,dan akhirnya kita bertiga sarapan bersama.
Kami bertiga menghabiskan makan dengan mengobrol,buka kami sih.. lebih tepatnya Ratih dan Yoga.Walaupun lebih dominan Ratih yang berbicara,karna Yoga lebih pendiam dan cuek.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
**Pagi ini Ayu melihat Ratih keluar kamar dengan membawa sebuah koper besar.
"Mbak Ayu mau kemana?"tanyaku yang penuh penasaran
"Saya mau keluar negeri Yu.. soalnya ada tugas dari kantor,oh iya yoga mana?" Jawab Ratih,sambil celingukan mencari Yoga
"Ada apa cari Yoga kak.. kakak mau pergi..?"ucap Yoga dengan cuek
"Iya"jawab Ratih
"Berapa lama mbak..?"timpalku lagi
"Kurang lebih 5 bulanan Yu.."jawabnya lagi
Saat Ratih hendak keluar,ratih berbalik lalu menatap Ayu..
"Yu.. selama saya pergi tolong jagain adik mbak ya.. mbak nitip dia"pintanya sebelum berlalu
"Iya mbak.."jawabku patuh,namun disela oleh Yoga
"Tidak perlu kuwatirin Yoga dan nitip-nitipin Yoga kak,kayak anak kecil saja"ucap Yoga datar tanpa ekspresi.Ratih hanya bisa menghela nafas akan perkataan adiknya
**
Setelah mengantar kepergian Ratih didepan rumah,tiba-tiba Yoga jatuh pingsan didepan Ayu.Ayu yangdalam keadaan panik langsung membawa Yoga masuk.
Berbagai cara Ayu membangunkan Yoga tapi tidak ada hasil sedikit pun.namun Ayu tidak patah semangat merawat Yoga setiap hari..
Ayu yang merawat Yoga dirumah dengan telaten,sabar,dan penuh perhatian sampai Yoga siuman.Dan setelah dirasa Yoga siuman dan mulai pulih,Yoga menatap Ayu dengan tatapan yang tidak bisa dibaca.
"Mas Yoga sudah sadar?apa..apa ada yang masih sakit mas..? Tanya Ayu penuh khawatir
"Tidak..! Terima kasih kamu sudah merawatku"ucap Yoga masih dengan nada cuek dan wajah datarnya
5 Bulan Kemudian
Hari-hari Ayu Dan Yoga berjalan seperti biasa,masih dengan Yoga yang cuek dan Ayu yang polos.Tapi saat Ayu sedang menyiram bunga,tiba-tiba Ratih sudah ada dibelakang Ayu..
"Hai Yu.." sapa Ratih mengagetkan Ayu
" Ya allah.. mbak Ratih.. bikin Ayu kaget saja.. loh mbak ratih sudah pulang? Kok Ayu tidak dengar suara mobil ya.?" Ucap Ayu kaget akan kedatangan Ratih yang tiba-tiba.
"Iya Yu.. kamunya aja yang terlalu fokus nyiram,sampek gak denger saya pulang!"cecar Ratih namun dengan nada lembut dan senyuman tulus.
Setelah berbincang bincang sedikit dengan Ratih,akhirnya mereka memutuskan untuk masuk kedalam rumah.
Setibanya didalam.. Ratih celingak celinguk seperti mencari seseorang.
"Yu.. ngomong-ngomong Yoga mana?"tanya Ratih
"Mas Yoga masih tidur mbak.. kemarin baru saja sembuh mbak.." jawab Ayu
"Loh Yoga sakit?"tanya Ratih yang kemudian langsung menuju ke kamar Yoga.
Sesampainya didalam kamar Yoga,Ratih nampak sangat khawatir dengan keadaan Yoga langsung memeluk adik kesayangannya.
**
Setelah dirasa Yoga sudah sembuh total,ratih dan Yoga mulai beraktifitas dengan berolah raga joging.
"Kak.. Ayu sebenarnya dari mana?"ucao Yoga membuka obrolan
Ratih yang mendapat pertanyaan langka dari mulut adiknya yg super cuek pun menoleh.Ratih sangat terkejut yang biasanya Yoga tidak banyak bicara sekarang memulai obrolan lebih dulu..
"Oh.. Ayu berasal dari yogja katanya.. kenapa.? Tumben kamu tanya tentang orang lain" ucap Ratih dengan tatapan menyelidiki Yoga..
Yoga yang sadar dengan tatapan kakaknya pun mengalihkan pandanganya kesembarang arah,namun semua itu kalah cepat dengan tebakan Ratih..
"Kamu suka Ayu ya dek..?"ucap Ratih menebak
"... Nggak" jawab Yoga
"Alah.. gak usah bohong.. kakak tau kok kamu mulai suka sama Ayu kan?" Cecar Ratih menyakinkan perasaan Yoga
Yoga yang kepalang basah oleh Ratih,mau tidak mau pun mengakuinya..
"Kalaupun Yoga memiliki perasaan sama dia,apa dia juga punya rasa yang sama kak?"ucap Yoga menimbang-nimbang
"Hmmm kayaknya kakak harus bantu turun tangan nih jadi mak comblang" ucap Ratih dengan melirik Adiknya..
"..." Yoga hanya bisa tersenyum melihat kakaknya.
Setelah cukup lama Yoga menceritakan perasaanya pada Ratih,kemudian timbul sebuah ide dibenak Ratih,mereka memikirkan sebuah rencana buat memancing Ayu..
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Bonus visualnya Yoga..
Yang cuek**..

**Setelah menentukan rencana yang dibuatnya,Yoga langsung bergegas bersiap-siap sedangkan Ratih memanggil Ayu untuk menyuruhnya siap-siap juga.
Ayu yang merasa bingung dengan perintah Ratih pun hanya bisa menuruti,Ayu berdandan dengan polesan yang natural,dia berfikir hanya untuk sekedar menemani majikannya yaitu Ratih.
"Mbak Ratih saya sudah siap" kata Ayu setelah sampai di ruang tengah
"Kamu cantik banget Yu.."puji Ratih
"Makasih mbk.. tapi lebih cantik mbak Ratih."tungkas Ayu yang merasa tidak enak..
"Yu.. saya ada perlu sebentar sama temen,kamu bisa pergi dulu kan ke restonya.. nanti kamu langsung masuk aja gak pa-pa,kamu yau kan mejanya nomer berapa? Nanti saya nyusul secepatnya kok"ucap Ratih untuk menjebak Ayu masuk perangkap rencanannya
***
Yoga yang sudah menunggu diresto cukup lama,dia merasa deg-degan menunggu kedatangan Ayu.
Ayu yang sudah siap pun berlalu pergi ketempat yang dimaksud Ratih.
Setelah beberapa menit perjalanan Ayu sampai .Sebelum masuk Ayu dicegat oleh seorang pelayan.
"Mbak Ayu ya?"tanya seorang pelayan
"Iya mbak saya"jawab Ayu
"Mari mbak saya antar kemeja"tawar pelayan tersebut
Dan Ayu pun menuju kesebuah meja,dia sudah melihat sosok Yoga duduk disana.Tidak ada rasa curiga sedikit pun kalau dia sedang dijebak..
"Mas Yoga juga ikut?"tanya polos Ayu memiringkan kepalanya
"... Iya Yu.. kamu duduk dulu"ucap Yoga salting
Setelah Ayu duduk kemudian Yoga memanggil seorang pelayan.
Tampak seorang pelayan datang dengan membawa sesuatu dinampan.pelayan itu menaruhnya didepan Ayu..
"Makasih mbak.."ucap Ayu.namun Ayu merasa bingung,kenapa hanya dia sendiri yang menerima makanan dan kenapa Yoga tidak..
"Mas Yoga tidak makan?,ini buat mas saja"ucap Ayu merasa tidak enak
"Tidak usah,itu buat kamu Yu"ucap Yoga menolak namun dengan senyum yang tersungging dibibirnya membuat Ayu melototkan mata keheranan.
"Kamu kenapa?"ucapnya lagi
"He he he.. mas Yoga senyum..?"cengir Ayu dengan memberikan kedua jempol tangannya.
Yoga yang melihat kelakuan Ayu hanya bisa tambah tersenyum.
"Ya sudah sekarang kamu buka tutup sajinya dan nikmati makananya Yu"titahnya.
Kemudian Ayu menuruti perintah Yoga,Ayu membuka tutup sajinya dan alangkah terkejutnya ketika dia melihat isinya.
Bukan karna isinya sebuah cake namun ada huruf yang membuat Ayu membelalakan kedua matanya ketika dia mengejanya.
"I ♥️ U" gumamnya
Yoga yang melihat ekspresi Ayu pun hanya tersenyum.Dan Ayu yang seketika melihat Yoga tersenyum merekah juga merasa bingung dan aneh.
"He he.. ini.. maksutnya apa ya mas?"tanya Ayu canggung
"Ya.. seperti yang kamu baca Yu"ucap Yoga yang semakin membuat Ayu kebinggungan.
"Maksutnya gimana mas? Saya tidak mengerti.. apa ini buat kekasih mas Yoga?"tanya Ayu kembali
Dari kejauhan Ratih yang mengintai keduanya merasa geram akan tingkah adiknya yang tidak to the point.
'Ahh dasar anak itu.. cepat katakan.. jangan bertele-tele..' gumam Ratih
Yoga yang merasa tidak bisa menahan perasaanya pun mengungkapkannya.Yoga lantas berdiri dan berlutut didepan Ayu yang masih terduduk dan bingung.
"Yu.. I LOVE U,maukah kamu menjadi pilihan terakhirku"ungkap Yoga dengan tulus
"Saya bingung mas"balas Ayu dengan menunduk.
"Kenapa?"tanyanya kembali dengan mengerutkan dahi.
"Saya tidak pantas mas.. saya hanya seorang pembantu dan mas adalah adik dari majikan saya"jelas Ayu..
Fira yang mendengar ucapan Ayu merasa gregetan langsung nyelonong ke tempat keduanya.
"Cukup Yu..!"sela Ratih yang membuat keduanya kaget.
"Mbak Ratih maafkan saya mbak.. saya sadar diri tidak pantas bersama mas Yoga"ucap Ayu yang sudah ketakutan
"Yu.. dengerin saya dulu.. kamu trima ya perasaan Yoga.. saya setuju kok jika kalian bersama.."jelas Ratih yang tersenyum
"Tapi mbak.. tadi mbak ngelabrak saya.."ucap Ayu dengan merendahkan nada suaranya..
"Hahaha jadi kamu fikir tadi saya melabrak? Yu.. tadi saya cuma gregetan melihat dia nggak to the point,jadi saya yang turun tangan kesini"jelasnya lagi melihat Yoga yang sudah melototkan matanya.
"Huftt kakak apaan sih ganggu aja.. gagal nih rencananya!"kesal Yoga.
"Maksutnya rencana apa mas?"tanya Ayu..
Fira dan Yoga kebingungan menjawab pertanyaan Ayu.lalu Ratih mengalihkan Ayu agar tidak membahasnya lagi.
"Hmm Yu.. jadi gimana ditrima gak adik mbak..?"tanya Ratih pada ayu..
Ayu yang melihat Yoga berharap padanya membuatnya menerimanya.Dalam hati Ayu juga sebenarnya memikili rasa suka terhadap Yoga,namun karna dia menyadari posisinya menjadikannya memupus perasaanya.
"Iya mas.. saya mau"ucap Ayu malu-malu
Dan akhirnya Yoga bisa mengungkapkan perasaanya.Ya.. walaupun dengan bantuan kakaknya Ratih..
Beberapa bulan kemudian
Begitulah cinta mereka,sampai sekarang rasa itu semakin dipupuk dan semakin bertambah.
Yoga yang dulunya terkesan cuek dan datar sekarang berubah banyak bicara setelah bersama dengan Ayu**..
...

...
**Ya..
Cinta memang buta
Cinta memang bisa merubah segalanya
Namun cinta juga bisa jadi anugerah terindah bagi setiap insan 🥰
TAMAT
Hay Readers.. 👋🏻
Akhirnya selesai juga cerpenya Anak kampung.. 😁
Maaf jika ada salah penulisan kata/ceritanya kurang bagus.. 🙏🏻
Mohon like and votenya ya..
Selalu mampir dikarya saya.. 😁
Author selalu mengingatkan terus..
Jangan lupa kasih koment juga,karna koment dari kalian adalah motivasi Author dalam menulis karya.. 🙏🏻😁